MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Senin, 14 Jul 2025
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Kota Madiun resmi dimulai pada Senin (14/07/2025). Kegiatan MPLS 2025 ini akan berlangsung selama lima hari.
Kepala SMAN 2 Kota Madiun, Anim Hadisusanto, menyampaikan bahwa tahun ini siswa diwajibkan membawa sejumlah perlengkapan simbolis, seperti name tag, jurnal putih, foto keluarga orang tua memeluk dan mencium anak, bendera merah putih, serta poster bertema penolakan terhadap pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi.
“Ini adalah bentuk pendidikan karakter dan pemahaman sosial. Harapannya anak-anak belajar berempati, berteman dengan baik, tahu cara berbicara yang sopan, dan tidak ada lagi bullying,” ujarnya.
Kegiatan MPLS tahun ini diikuti oleh ratusan siswa baru dari berbagai SMP dan MTs di Kota Madiun dan sekitarnya. Anim mengungkapkan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi bahkan sejak persiapan pada hari Sabtu sebelumnya.
“Anak-anak luar biasa. Kita lihat dari gerak-geriknya, mereka mulai beranjak dewasa. Dengan diberi ruang, mereka menunjukkan sikap yang positif,” tambahnya.
Selain pengenalan sekolah, materi MPLS juga mencakup wawasan kebangsaan, tata tertib sekolah, serta edukasi mengenai etika berkendara. Tujuannya, agar siswa mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan SMA dan siap mengikuti proses pembelajaran selama tiga tahun ke depan di SMAN 2 Kota Madiun.
“Harapan kami, dari MPLS ini anak-anak bisa mulai meniti proses kedewasaan. Kami benar-benar kawal agar proses adaptasi berjalan lancar dan bebas dari praktik perundungan,” pungkas Anim.
Surya – Sinergia
- Penulis: Kriswanto


