
Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. Truk bernomor polisi B-9584-TXV yang dikemudikan Junaedi (45), warga Kabupaten Tasikmalaya, awalnya hendak menuju kawasan Plaosan. Namun, ia justru mengikuti petunjuk jalan alternatif dari aplikasi navigasi yang mengarahkan ke jalur lama. Jalur itu dikenal sempit dan memiliki tanjakan curam.
Menurut penuturan Sutomo, warga sekitar yang menjadi saksi mata, truk sempat berusaha menanjak tetapi kehilangan tenaga. “Waktu sudah hampir sampai atas, truknya tidak kuat. Akhirnya mundur pelan lalu terguling ke kiri. Mungkin mengira jalur ini bisa dilewati truk besar. Padahal tanjakannya ekstrem” ujarnya.
Ia juga menyebut, kejadian serupa bukan pertama kalinya terjadi di jalur lama Plaosan. Banyak pengemudi dari luar daerah yang tersesat karena terlalu mengandalkan aplikasi peta digital.
“Sudah sering ada kendaraan luar kota lewat sini karena diarahkan map. Kalau malam atau dini hari, risikonya besar. Untungnya kali ini sopirnya selamat,” tuturnya.
Tak lama setelah insiden, petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta pengaturan arus lalu lintas. Proses penarikan truk berlangsung cukup lama hingga kendaraan berhasil diamankan menggunakan mobil derek.
Meskipun tidak menimbulkan korban, peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pengemudi agar lebih waspada saat melintas di wilayah pegunungan. Kontur jalan di kawasan Plaosan yang menanjak dan berkelok tidak seluruhnya cocok untuk kendaraan besar.
“Teknologi memang sangat membantu, tapi pengguna tetap harus menyesuaikan dengan kondisi medan di lapangan,” imbuh Sutomo mengingatkan.
Kejadian ini menambah daftar insiden di kawasan lereng Gunung Lawu yang dipicu kesalahan petunjuk aplikasi navigasi. Para sopir diimbau selalu memeriksa ulang rute dan memastikan jalur yang dipilih aman, bukan hanya yang tercepat.
Tova Pradana – Sinergia