Berita Terkini
Trending Tags

Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa, Foto : Ilustrasi/Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Kabupaten Magetan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat, hingga Juli 2025 terdapat sepuluh ODGJ yang dipasung oleh keluarganya karena dianggap membahayakan lingkungan sekitar.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan sepuluh ODGJ tersebut berada di enam kecamatan, yaitu Sukomoro, Nguntoronadi, Karangrejo, Lembeyan, Sidorejo, dan Ngariboyo.

“Jumlah ini sudah menurun dibanding sebelumnya yang mencapai 14 orang. Dua di antaranya sudah lepas pasung dan masuk kategori ODGJ berat, sedangkan dua lainnya dirujuk ke RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Malang pada Juni lalu,” ujarnya, Jumat (25/07/2025).

Menurut Suwantiyo, pemasungan biasanya dilakukan karena keluarga atau masyarakat merasa terancam oleh perilaku penderita. Para ODGJ tersebut berusia antara 31 hingga 58 tahun. Faktor ekonomi, sosial, dan keluarga disebut menjadi penyebab utama mereka mengalami gangguan jiwa.

Data Dinkes Magetan menunjukkan, sepanjang 2024 tercatat 1.531 orang ODGJ kategori berat, 1.132 orang dengan gangguan cemas, 750 orang depresi, serta 774 orang mengalami campuran depresi dan cemas.

Untuk mengurangi praktik pemasungan, Dinkes terus melakukan pendekatan kepada keluarga pasien. Setiap bulan, tim kesehatan turun langsung ke lapangan memberikan layanan pengobatan, penyuluhan, serta memantau perkembangan kondisi ODGJ.

“Pendekatan ini penting agar keluarga memahami penanganan ODGJ secara medis. Kami berharap dengan perawatan rutin, mereka bisa membaik bahkan sembuh,” tutup Suwantiyo.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKMP Banjarejo Resmi Beroperasi, Bagian Langkah Pemkot Madiun Tekan Inflasi Daerah

    KKMP Banjarejo Resmi Beroperasi, Bagian Langkah Pemkot Madiun Tekan Inflasi Daerah

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banjarejo resmi mulai beroperasi pada Minggu (07/12/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Kehadiran KKMP ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menekan angka inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wali Kota Maidi menegaskan bahwa KKMP berperan penting dalam menjaga stabilitas […]

    Bagikan
  • Kemenko Pangan RI Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Madiun

    Kemenko Pangan RI Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung di Ruang GCIO Dinas Kominfo Kota Madiun itu dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari wilayah Pawitandirogo, termasuk tambahan peserta dari Kabupaten Trenggalek. Agenda utama pertemuan ini adalah koordinasi dan konsolidasi antara Satgas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih […]

    Bagikan
  • Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan yang sebelumnya santer diberitakan, akhirnya tak muncul di lapangan. Massa yang diklaim mencapai ratusan orang tak terlihat dan memunculkan tanda tanya di publik. Batal, ditunda, atau justru hilang momentum. Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa absennya aksi […]

    Bagikan
  • 14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 mantan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Umbul Square Kabupaten Madiun menuntut pembayaran hak normatif mereka yang tertunggak selama enam bulan terakhir. Nilai tunggakan gaji, tunjangan dan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan mencapai Rp. 600 juta. Tuntutan disuarakan melalui Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dalam pertemuan bipartit, Selasa (26/8/2025). […]

    Bagikan
  • Parkir di Bahu Jalan, Mobil Panther Diseruduk Mobil Doubel Cabin, Sasak Toko Madura

    Parkir di Bahu Jalan, Mobil Panther Diseruduk Mobil Doubel Cabin, Sasak Toko Madura

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Selasa (23/12/2025) malam. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil double cabin yang dikemudikan Fardan Okta Sinawan warga Bantul Jogjakarta dengan mobil Izusu Panther milik Abi warga setempat. Personil Satlantas Polres Madiun Kota melakukan olah TKP dan […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Dua Desa di Madiun, Puluhan Rumah Warga Rusak

    Angin Kencang Terjang Dua Desa di Madiun, Puluhan Rumah Warga Rusak

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Geger dan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (06/11/2025) sore. Kejadian itu menyebabkan sejumlah rumah warga di dua desa mengalami kerusakan. Kerusakan paling banyak terjadi di Desa Ketandan dan Desa Sareng. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan […]

    Bagikan
expand_less