Pembersihan Material Longsor Jalur Nasional Ponorogo-Trenggalek Tunggu Pemetaan, Rawan Longsor Susulan
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 13
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Trenggalek – Musibah tanah longsor yang membawa material batu berukuran raksasa menutup total jalur nasional penghubung Ponorogo–Trenggalek. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Longsor dipicu intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari. Tebing batu di sisi jalan tiba-tiba runtuh dan bongkahan batu besar menggelinding hingga menutup seluruh badan jalan nasional.
Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas. Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan kendaraan.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmojo, mengatakan hingga Rabu pagi arus lalu lintas di jalur tersebut masih lumpuh total. Petugas BPBD bersama TNI dan Polri masih menunggu observasi serta kajian teknis guna memastikan kondisi tebing benar-benar aman sebelum proses evakuasi material dilakukan.

“Kami masih mengantisipasi potensi longsor susulan karena kondisi tebing dinilai masih labil. Untuk sementara jalur belum bisa dilalui,” ujarnya.
Sejumlah truk bermuatan penuh memilih menunggu di sekitar lokasi. Namun, beberapa kendaraan kecil dan truk tanpa muatan nekat memutar melalui jalur alternatif yang cukup ekstrem dengan kemiringan mencapai 60 derajat.
Salah seorang warga, Sugianto, berharap proses pembersihan material longsor dapat segera dilakukan agar akses utama Ponorogo–Trenggalek kembali normal. Jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas warga antarwilayah.
“Ya semoga secepatnya bisa dibersihkan material longsornya. Inikan jalur utama ya. Jadi akses perekonomian warga bisa kembali normal,” pintanya.
BPBD Trenggalek menyatakan masih menunggu hasil kajian resmi terkait keamanan sebelum alat berat diterjunkan untuk mengevakuasi bongkahan batu dan material longsor lainnya. (ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez

