Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 44
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Musyawarah Desa untuk koperasi merah putih, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mempercepat proses pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM).

Sekretaris Disperdagkop UM Kabupaten Madiun, Agus Sujudi, mengatakan bahwa hingga akhir Mei 2025, proses musyawarah desa khusus (musdesus) sebagai tahap awal pembentukan koperasi telah mencapai hampir 50 persen.

“Musdesus sudah berjalan di hampir separuh dari 206 desa dan kelurahan. Kami targetkan seluruhnya rampung sebelum 31 Mei. Tim kami diterjunkan maksimal untuk mendampingi proses tersebut,” ujar Agus, Kamis (29/05/2025).

Dalam setiap musdessus, pihaknya juga menghadirkan notaris agar pembentukan koperasi bisa langsung ditindaklanjuti dengan pembuatan akta pendirian.

“Kalau musdesus sudah selesai dan ada berita acaranya, akta koperasi bisa langsung diproses oleh notaris,” jelasnya.

Agus menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan keleluasaan kepada desa untuk memilih notaris, selama notaris tersebut memiliki kewenangan menerbitkan akta koperasi.

“Tidak semua notaris punya sertifikat penerbitan akta koperasi. Tapi kami beri kebebasan, yang penting notaris tersebut memang berwenang,” tambahnya.

Terkait pembiayaan, Agus memastikan seluruh biaya pembuatan akta notaris akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Madiun untuk seluruh desa dan kelurahan di 15 kecamatan.

“Kemarin memang ada beberapa desa yang sempat mau dibiayai provinsi, tapi agar tidak menimbulkan kesenjangan, akhirnya semua ditanggung Pemda,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa peran Disperdagkop UM akan menjadi lebih intens setelah koperasi terbentuk.

“Setelah akta jadi dan koperasi berdiri, kami yang akan melakukan pembinaan dan pendampingan. Termasuk pelatihan SDM dan penguatan kelembagaan koperasi,” terangnya.

Ia juga menekankan bahwa koperasi Merah Putih berbeda dari koperasi pada umumnya. Jika biasanya keanggotaan koperasi bersifat terbuka lintas wilayah, koperasi Merah Putih hanya diperuntukkan bagi warga desa setempat.

“Anggotanya harus warga desa itu sendiri. Tidak boleh dari desa lain. Ini penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa,” tegas Agus.

Disperdagkop UM menargetkan seluruh koperasi Merah Putih telah memiliki badan hukum pada akhir Juni 2025. Setelah itu, kewajiban-kewajiban koperasi seperti Rapat Anggota Tahunan (RAT) akan menjadi perhatian utama dalam pembinaan lanjutan.

“Kalau nanti koperasi tidak berjalan, tugas kami mencarikan solusi. Karena pengembangannya adalah tanggung jawab kami,” tutup Agus.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Beri Bantuan dan Pelatihan Kerja Bagi Korban Dugaan Human Trafficking di Guinea

    Pemkab Madiun Beri Bantuan dan Pelatihan Kerja Bagi Korban Dugaan Human Trafficking di Guinea

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun merespons cepat kasus enam warganya yang diduga menjadi korban perdagangan manusia saat bekerja di Guinea Ekuatorial, Afrika. Para korban tiba di kampung halaman pada Rabu (03/09/2025) dan langsung mendapat bantuan sosial berupa paket bahan pangan. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menyambut kepulangan mereka di Kantor […]

    Bagikan
  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
  • Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan pelajar di SMK Yosonegoro Magetan antusias dalam mengikuti sesi sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Rabu (15/10/2025). Ruang aula sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, berubah menjadi tempat diskusi hangat tentang demokrasi dan pemilu. Meski dilakukan bukan pada momen Pemilu ataupun Pilkada, kegiatan digelar […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Geledah Dinsos PPPA, Dugaan Korupsi Bansos Menguat

    Kejari Ponorogo Geledah Dinsos PPPA, Dugaan Korupsi Bansos Menguat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan penggeledahan di kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Ponorogo, Selasa(16/12/2025). Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos). Penggeledahan berlangsung secara tertutup dan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Tim kejaksaan menyasar sejumlah ruangan strategis, di antaranya ruang Bidang […]

    Bagikan
  • Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

    Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana parkir timur Alun-Alun Magetan yang biasanya dipenuhi aroma makanan kaki lima mendadak sepi dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena minim pembeli, tapi karena para pedagang tak lagi bisa berjualan akibat kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Bahkan, harga tabung gas melon pun melonjak Rp. 26ribu hingga Rp. 28 ribu, jauh […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Masih Tinggi, Tembus Rp. 90 Ribu Per Kg

    Harga Cabai Masih Tinggi, Tembus Rp. 90 Ribu Per Kg

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga cabai rawit di pasar tradisional Ponorogo masih tinggi. Seperti di Pasar Legi, harga cabai mencapai sekitar Rp. 85.000 ribu hingga Rp. 90.000 ribu per kilogram. Hingga kini, harga komoditi tersebut fluktuatif. “Cabai itu kan dulu hanya Rp. 40.000 ribu per kilogram, kini Rp. 88.000 ribu per kilogram. Tidak setinggi […]

    Bagikan
expand_less