Berita Terkini
Trending Tags

Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Foto: Kusunanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta pertolongan.

Menurut penuturan Irengga, salah satu saksi mata, peristiwa itu terjadi saat ia sedang membantu memasukkan tabung gas ke toko milik korban. “Ketika itu saya melihat asap muncul dari lantai atas. Tak lama kemudian, Bu Nunuk berteriak karena api di atas mulai membesar,” ujarnya.

Mendengar teriakan tersebut, Rawat Subagyo yang saat itu tengah membuat akuarium di lantai bawah segera bergegas naik ke lantai dua bersama beberapa warga. Namun, upaya mereka sia-sia karena api sudah terlanjur menjalar ke sejumlah ruangan. Warga pun berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (PMK) dan Polsek Magetan.

Sekitar 15 menit kemudian, tiga unit mobil pemadam tiba di lokasi. Petugas PMK bersama anggota kepolisian dan warga berjibaku menjinakkan api agar tidak merembet ke rumah lain. Setelah berjuang hampir 45 menit, tepat pukul 11.15 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. “Benar, telah terjadi kebakaran di Kelurahan Magetan. Petugas bersama warga langsung bergerak cepat agar api tidak menyebar. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Meski tidak menimbulkan korban manusia, namun sejumlah barang rumah tangga seperti kasur, televisi, pakaian, dan sebagian dinding rumah hangus terbakar.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api muncul akibat korsleting listrik di lantai dua rumah tersebut.

Kusunanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 yang jatuh pada Selasa (22/10/2025), siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Madiun menggelar apel peringatan di halaman MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Bongkar dan Sita Gerobak PKL di Jalan Suromenggolo

    Satpol PP Ponorogo Bongkar dan Sita Gerobak PKL di Jalan Suromenggolo

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo menindak tegas pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Suromenggolo Bangunsari Kecamatan Ponorogo. Pasalnya, sejumlah PKL masih membandel dengan meninggalkan gerobak mereka. Tidak hanya itu, petugas juga menertibkan bangunan semi permanen milik PKL di sepanjang Jalan Suromenggolo. Penertiban ini dilakukan berdasarkan keputusan Dinas […]

    Bagikan
  • Waspada! Sarang ‘Tawon Ndas’ Sembunyi di Atap Rumah Warga Madiun, Begini Proses Evakuasinya

    Waspada! Sarang ‘Tawon Ndas’ Sembunyi di Atap Rumah Warga Madiun, Begini Proses Evakuasinya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali menerima laporan keberadaan sarang tawon vespa di rumah warga. Kali ini, laporan datang dari Putut Eko Yulianto warga Jalan Setya Yasa, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman pada Senin (02/03/2026) sekira pukul 19.30 WIB. 1 tim personil BPBD Kota Madiun diterjunkan untuk melakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • 337 Jemaah Haji Kloter 51 Tiba di Magetan, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci

    337 Jemaah Haji Kloter 51 Tiba di Magetan, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Jumat (27/06/2025) sore, saat ratusan jemaah haji kloter 51 asal Magetan tiba kembali di tanah air. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran Forkopimda, keluarga, serta kerabat yang telah menanti sejak siang hari. Sebanyak 337 jemaah haji tiba menggunakan delapan armada […]

    Bagikan
  • Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

    Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung padat sejak pagi hingga petang. Setelah rapat maraton Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Magetan, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda utama penyampaian Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum delapan fraksi DPRD. Dalam sidang yang dipimpin Wakil […]

    Bagikan
  • KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – KPU Kabupaten Magetan kini berpacu dengan waktu untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pasalnya, KPU hanya punya waktu sampai tanggal 26 Maret, semenjak amar putusan Pemungutan Suara Ulang yang dibacakan Mahkamah Konstitusi pada Senin (24/2/2025). “Sejak putusan MK, Kami punya waktu hingga 30 hari. Sekarang ini Tengah mempersiapkan kebutuhan untuk […]

    Bagikan
expand_less