Berita Terkini
Trending Tags

Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pedagang makanan di alun – alun Magetan tengah memasang gas LPG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Suasana parkir timur Alun-Alun Magetan yang biasanya dipenuhi aroma makanan kaki lima mendadak sepi dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena minim pembeli, tapi karena para pedagang tak lagi bisa berjualan akibat kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Bahkan, harga tabung gas melon pun melonjak Rp. 26ribu hingga Rp. 28 ribu, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Dapat satu tabung saja harus berebut. Padahal saya butuh tiga tabung untuk jualan,” ujar Eko, penjual batagor, Selasa (24/06/2025).

Kelangkaan sudah berlangsung sejak sepekan terakhir, namun dampak terparah dirasakan dalam tiga hari terakhir. Di sejumlah titik, termasuk dalam kota, hampir seluruh pangkalan kehabisan stok. Sejumlah pelaku usaha kecil di sektor kuliner terpaksa mematikan kompor dan mengurangi jam operasional karena keterbatasan pasokan gas.

Purnomo (25), pedagang seblak, mengaku mematikan salah satu kompor karena hanya memiliki satu tabung tersisa.

“Katanya karena banyak acara hajatan, tapi kami yang kena imbas. Sulit cari nafkah kalau begini terus,” ucapnya.

Senada, Ratin (50), penjual mie ayam, memilih tutup lebih awal setiap hari untuk menghindari risiko kehabisan gas saat melayani pelanggan.

“Takutnya pas masak malah gas habis. Pelanggan kecewa, bisa-bisa nggak balik lagi,” ujarnya.

Di wilayah Pasar Parang, Damiati (45) bahkan menutup warung kopinya karena tak mendapatkan gas.

“Kalau nggak ada gas ya tutup. Saya nggak bisa pakai kayu bakar, tempat saya sempit,” katanya.

Kelangkaan gas subsidi tidak hanya menghantam pedagang, tapi juga warga rumah tangga. Sulis, seorang ibu rumah tangga, mengaku harus berkeliling ke banyak tempat namun tetap tak menemukan tabung gas.

“Alasannya macam-macam, libur panjang, hajatan. Tapi ujungnya ya kami yang susah,” keluhnya.

Ia mendesak pemerintah untuk membenahi sistem distribusi dan memastikan subsidi tepat sasaran. Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pemangku kebijakan lainnya.

“Ada 19 agen dan 826 pangkalan dengan alokasi harian rata-rata 23.277 tabung. Data dari Pertamina menyatakan penyaluran dalam kondisi normal,” jelasnya.

Namun, sebagai bentuk antisipasi, Disperindag menyebutkan akan ada tambahan distribusi sebanyak 19.040 tabung gas elpiji mulai Rabu hingga Sabtu pekan ini, menyambut momen 1 Muharram. Sucipto juga menekankan bahwa elpiji bersubsidi 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro, bukan untuk restoran, hotel, hajatan, maupun peternakan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Karambol 3 Kendaraan di Ngawi, 1 Korban Tewas

    Kecelakaan Karambol 3 Kendaraan di Ngawi, 1 Korban Tewas

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ngawi-Solo, tepatnya di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi pada Sabtu (18/1/2025). Tiga kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut, mengakibatkan satu orang tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka parah. Korban yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Widodo untuk mendapatkan perawatan intensif. Kecelakaan bermula ketika mobil […]

    Bagikan
  • Waduh !! Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Diduga Keracunan MBG

    Waduh !! Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di SMK Negeri 1 Sine Kabupaten Ngawi pada Rabu (01/10/2025). 51 siswa dirujuk ke Puskesmas Sine dan Ngrambe usai menyantap MBG. Gejala yang dialami para siswa mulai dari pusing, mual hingga diare. Dari pantauan di lokasi, pasien harus ditangani di […]

    Bagikan
  • Gapeka 2025 Diberlakukan, Daop 7 Operasikan 68 Perjalanan KA Penumpang

    Gapeka 2025 Diberlakukan, Daop 7 Operasikan 68 Perjalanan KA Penumpang

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Per 1 Februari 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Hal itu berdampak pada peningkatan frekuensi perjalanan KA di wilayah Daop 7 Madiun. Termasuk hadirnya KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasar Senen PP. “Dengan diberlakukannya Gapeka 2025, Daop 7 Madiun mengoperasikan 68 […]

    Bagikan
  • Fery Ketuk Palu, Pasangan Bupati dan Wabup Madiun Terpilih Diusulkan Pengangkatan

    Fery Ketuk Palu, Pasangan Bupati dan Wabup Madiun Terpilih Diusulkan Pengangkatan

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Madiun menggelar rapat paripurna, dalam rangka Pengumuman Usulan Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kab Madiun, Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi, Rabu (15/01/2025). Rapat paripurna dewan digelar di ruang paripurna DPRD dipimpin oleh Ketua DPRD, Fery Sudarsono. Dalam rapat paripurna ini juga […]

    Bagikan
  • KPK Bawa Dua Koper Diduga Berisi Barang Bukti dari Rumah Direktur RSUD Harjono Ponorogo

    KPK Bawa Dua Koper Diduga Berisi Barang Bukti dari Rumah Direktur RSUD Harjono Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membawa sejumlah barang bukti tambahan usai melakukan penggeledahan di rumah Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Yunus Mahatma, Kamis (13/11/2025) malam. Dari lokasi di Jalan Sumatra Nomor 17, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tim penyidik tampak keluar membawa dua koper berwarna hitam dan […]

    Bagikan
  • Progres Pengerjaan Baru 10 persen, Gedung Sekolah Rakyat terus Dikebut

    Progres Pengerjaan Baru 10 persen, Gedung Sekolah Rakyat terus Dikebut

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo– Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ponorogo terus dikebut. Meski baru dimulai beberapa hari lalu, proses renovasi gedung bekas Sentra Industri di Jalan Trunojoyo itu ditargetkan selesai pada akhir Juli 2025. Hingga Senin (7/7/2025), progres pembangunan baru mencapai sekitar 10 persen. Belum terlihat adanya sekat untuk ruang kelas maupun asrama siswa. Selain itu, […]

    Bagikan
expand_less