Berita Terkini
Trending Tags

Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pedagang makanan di alun – alun Magetan tengah memasang gas LPG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Suasana parkir timur Alun-Alun Magetan yang biasanya dipenuhi aroma makanan kaki lima mendadak sepi dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena minim pembeli, tapi karena para pedagang tak lagi bisa berjualan akibat kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Bahkan, harga tabung gas melon pun melonjak Rp. 26ribu hingga Rp. 28 ribu, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Dapat satu tabung saja harus berebut. Padahal saya butuh tiga tabung untuk jualan,” ujar Eko, penjual batagor, Selasa (24/06/2025).

Kelangkaan sudah berlangsung sejak sepekan terakhir, namun dampak terparah dirasakan dalam tiga hari terakhir. Di sejumlah titik, termasuk dalam kota, hampir seluruh pangkalan kehabisan stok. Sejumlah pelaku usaha kecil di sektor kuliner terpaksa mematikan kompor dan mengurangi jam operasional karena keterbatasan pasokan gas.

Purnomo (25), pedagang seblak, mengaku mematikan salah satu kompor karena hanya memiliki satu tabung tersisa.

“Katanya karena banyak acara hajatan, tapi kami yang kena imbas. Sulit cari nafkah kalau begini terus,” ucapnya.

Senada, Ratin (50), penjual mie ayam, memilih tutup lebih awal setiap hari untuk menghindari risiko kehabisan gas saat melayani pelanggan.

“Takutnya pas masak malah gas habis. Pelanggan kecewa, bisa-bisa nggak balik lagi,” ujarnya.

Di wilayah Pasar Parang, Damiati (45) bahkan menutup warung kopinya karena tak mendapatkan gas.

“Kalau nggak ada gas ya tutup. Saya nggak bisa pakai kayu bakar, tempat saya sempit,” katanya.

Kelangkaan gas subsidi tidak hanya menghantam pedagang, tapi juga warga rumah tangga. Sulis, seorang ibu rumah tangga, mengaku harus berkeliling ke banyak tempat namun tetap tak menemukan tabung gas.

“Alasannya macam-macam, libur panjang, hajatan. Tapi ujungnya ya kami yang susah,” keluhnya.

Ia mendesak pemerintah untuk membenahi sistem distribusi dan memastikan subsidi tepat sasaran. Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pemangku kebijakan lainnya.

“Ada 19 agen dan 826 pangkalan dengan alokasi harian rata-rata 23.277 tabung. Data dari Pertamina menyatakan penyaluran dalam kondisi normal,” jelasnya.

Namun, sebagai bentuk antisipasi, Disperindag menyebutkan akan ada tambahan distribusi sebanyak 19.040 tabung gas elpiji mulai Rabu hingga Sabtu pekan ini, menyambut momen 1 Muharram. Sucipto juga menekankan bahwa elpiji bersubsidi 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro, bukan untuk restoran, hotel, hajatan, maupun peternakan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Magetan Catat 1.997 Kasus Gangguan Pendengaran, Perkuat Deteksi Dini

    Dinkes Magetan Catat 1.997 Kasus Gangguan Pendengaran, Perkuat Deteksi Dini

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus gangguan pendengaran di Kabupaten Magetan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, tercatat hampir 2.000 kasus terjadi sepanjang tahun 2025 ini. Kondisi ini mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan pendengaran. Dari total 1.997 kasus yang tercatat, gangguan terbanyak […]

    Bagikan
  • Pemuda Ponorogo Diringkus Usai Ketahuan Jual Kambing Curian, Sempat Kabur Dikejar Warga

    Pemuda Ponorogo Diringkus Usai Ketahuan Jual Kambing Curian, Sempat Kabur Dikejar Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pemuda asal Kecamatan Babadan, Ponorogo, nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap basah menjual kambing hasil curian. Aksi nekat ini terjadi pada Rabu malam, (18/06/2025), sekitar pukul 22.00 WIB. Pemuda berinisial RA (19), warga Desa Japan, sempat diamankan warga di rumah seorang pedagang kambing bernama Kadimin (50), yang juga merupakan […]

    Bagikan
  • Puluhan Pasangan Nikah Siri di Ponorogo Disahkan Lewat Sidang Isbat

    Puluhan Pasangan Nikah Siri di Ponorogo Disahkan Lewat Sidang Isbat

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan pasangan yang sebelumnya menikah siri atau hanya secara agama akhirnya mendapatkan pengesahan melalui Sidang Isbat Nikah Massal yang digelar di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (25/08/2025) pukul 10.00 WIB. Sebanyak 28 pasangan resmi mengajukan pengesahan pernikahan mereka ke Pengadilan Agama. Dari jumlah itu, terdapat pasangan lanjut usia yang sudah menikah siri […]

    Bagikan
  • Seorang Warga Sirnoboyo Pacitan Hanyut di Sungai saat Cari Ikan

    Seorang Warga Sirnoboyo Pacitan Hanyut di Sungai saat Cari Ikan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Jaka Suci warga Desa Sirnoboyo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan Jawa Timur dilaporkan dilaporkan hilang sejak Senin (12/05/2025). Korban diketahui mencari ikan di Sungai Sirnoboyo. Namu hingga siang hari, korban tidak kunjung pulang dan hanya ditemukan sandal dan pakaian masih berada di tepi sungai. Kepala Desa Sirnoboyo, Eko Haryono mengatakan warga telah […]

    Bagikan
  • Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 Untuk Petani Madiun Capai 48 Ribu Ton

    Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 Untuk Petani Madiun Capai 48 Ribu Ton

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani pada tahun anggaran 2026. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, total alokasi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun ini mencapai lebih dari 48 ribu ton dan sudah dapat ditebus petani sejak awal Januari 2026. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

    Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Aksi gerombolan pemuda misterius dibongkar Tim buser dari Polres Magetan. Hasilnya, para pelaku pengeroyokan terhadap dua pemuda, ditetapkan tersangka bahkan ada yang masih dibawah umur. Kapolres Magetan AKBP Satria Permana menuturkan, peristiwa pertama terjadi pada Jumat malam (20/12/2024) sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Raya Lembeyan Kawedanan, masuk Desa Lembeyan Kulon. Dalam […]

    Bagikan
expand_less