Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Siapkan Langkah Cepat Atasi Banjir, Normalisasi Saluran Hingga Sudetan Air Jadi Prioritas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhtar Wakid mengungkapkan, normalisasi saluran dilakukan untuk atasi banjir. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani persoalan banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah. Berbagai langkah strategis mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang telah disiapkan untuk mengurangi risiko banjir berulang.

Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Bupati telah meninjau langsung sejumlah titik terdampak banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, termasuk saat malam takbiran dan awal April.

Ia menjelaskan, sebelum peninjauan lapangan dilakukan, tim PUPR terlebih dahulu melakukan pemetaan menyeluruh menggunakan drone, mulai dari wilayah hulu hingga hilir, yakni dari Terung hingga Sukomoro. Data tersebut kemudian dianalisis bersama lintas bidang di internal PUPR, seperti Bina Marga, Sumber Daya Air (SDA), dan Cipta Karya.

“Setelah data terkumpul, kami lakukan pembahasan dan memaparkan hasilnya kepada Bupati, Wakil Bupati, serta OPD terkait. Dari situ dirumuskan solusi jangka pendek, menengah, hingga panjang,” ujar Muhtar.

Untuk penanganan jangka pendek, Pemkab Magetan kini fokus pada normalisasi saluran air yang dinilai menjadi penyebab utama meluapnya air di kawasan Kebaran hingga Samsat.

Menurut Muhtar, sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan saluran menjadi faktor utama banjir kembali terjadi, setelah sebelumnya kawasan tersebut sempat bebas banjir selama beberapa tahun usai penanganan tanggul.

“Saluran mengalami pendangkalan sehingga air meluap kembali ke area Samsat. Saat ini sudah kami mulai pengerukan dan penguatan tanggul di kiri-kanan saluran agar tidak meluber lagi,” jelasnya.

Proses normalisasi sepanjang sekitar 1,5 kilometer tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu, dengan catatan kondisi cuaca mendukung dan koordinasi dengan warga berjalan lancar.

Selain normalisasi, langkah lain yang ditempuh adalah mengurangi volume air dari wilayah hulu melalui pembangunan sudetan atau pengalihan aliran air.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Srogo, di mana air yang melimpah selama hujan deras akan dialihkan menuju Kali Sadon.

“Sebagian sudetan sudah ada dan berfungsi, namun masih ada limpasan air di sisi utara yang akan kami arahkan kembali ke Kali Sadon agar tidak menambah beban saluran di bawah,” imbuhnya.

Image Not Found
Penanganan jangka pendek, Pemkab Magetan kini fokus pada normalisasi saluran air. Foto : Kus-Sinergia

Untuk jangka menengah, PUPR berencana menambah sejumlah sudetan baru. Namun, langkah ini membutuhkan anggaran besar sehingga perlu perencanaan matang.

Sementara itu, terkait banjir di jalur provinsi seperti kawasan Sarangan, Muhtar menyebut penyebab utamanya adalah dimensi saluran yang tidak memadai menampung debit air dari hulu.

“Saluran yang ada sekarang tidak cukup menampung air. Ini harus dibongkar dan disesuaikan dimensinya. Karena menyangkut jalan provinsi, kami harus berkoordinasi dengan pihak provinsi,” tegasnya.

Muhtar juga menyoroti tingginya curah hujan sebagai faktor signifikan penyebab banjir. Ia menyebut, curah hujan yang terjadi mencapai 145 milimeter per hari, yang masuk kategori sangat tinggi.

Ia menjelaskan secara sederhana, dalam kondisi tersebut setiap satu meter persegi wilayah menerima sekitar 145 liter air. Jika dikalikan dengan luas daerah tangkapan air, volume air yang turun bisa mencapai ribuan meter kubik.

“Volume air sebesar itu setara satu embung yang jebol. Jadi wajar jika dampaknya cukup besar,” ungkapnya.

Pemkab Magetan menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan percepatan penanganan agar bencana banjir tidak terus berulang, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Magetan Gelar Pembekalan Calon Jemaah Haji, Teknis Pemberangkatan Berubah

    Kemenag Magetan Gelar Pembekalan Calon Jemaah Haji, Teknis Pemberangkatan Berubah

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar kegiatan pembekalan bagi 429 calon jemaah haji pada Sabtu (10/5/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas perubahan teknis pemberangkatan jemaah haji akibat kebijakan terbaru dari Pemerintah Arab Saudi.  Calon jemaah yang sebelumnya terbagi dalam 9 rombongan dan 1 rombongan tambahan, semula dijadwalkan berangkat […]

    Bagikan
  • Berkedok Warung Kopi, Satpol PP Kab Madiun Amankan Satu Wanita PSK Senior

    Berkedok Warung Kopi, Satpol PP Kab Madiun Amankan Satu Wanita PSK Senior

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ndor/kris
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun kembali menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Kamis (12/2/2026). Hasilnya petugas mengamankan seorang perempuan diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) di kawasan warung Sangen, Kecamatan Geger. Operasi Pekat ini merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Atap Lapuk, Dua Ruang Kelas SDN 2 Singgahan Rawan Roboh

    Atap Lapuk, Dua Ruang Kelas SDN 2 Singgahan Rawan Roboh

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kerusakan parah terjadi pada dua ruang kelas di SDN 2 Singgahan, Desa Singgahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Atap kedua ruang kelas tersebut lapuk dan sebagian kayu penyangganya sudah terputus, sehingga berpotensi roboh sewaktu-waktu. Kondisi ini membuat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dipindahkan ke mushola sekolah sejak akhir pekan lalu. Pantauan di […]

    Bagikan
  • Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah. Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui […]

    Bagikan
  • EJSC, Layanan Publik Yang Unggul dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

    EJSC, Layanan Publik Yang Unggul dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – East Java Super Corridor (EJSC) Bakorwil Kota Madiun merupakan co-working space yang dapat dikunjungi oleh masyarakat. EJSC menjadi tempat nyaman untuk bekerja dan belajar. Berlokasi di jantung kota, tepatnya di Jalan Jawa membuat EJSC mudah untuk dijangkau oleh para pengunjung. Layanan publik ini dapat diakses oleh semua kalangan terutama pelajar […]

    Bagikan
  • Kemenko Pangan RI Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Madiun

    Kemenko Pangan RI Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung di Ruang GCIO Dinas Kominfo Kota Madiun itu dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari wilayah Pawitandirogo, termasuk tambahan peserta dari Kabupaten Trenggalek. Agenda utama pertemuan ini adalah koordinasi dan konsolidasi antara Satgas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih […]

    Bagikan
expand_less