Berita Terkini
Trending Tags

Ini Jeritan Keluarga Korban Kecelakaan KA Malioboro Ekspres

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana duka menyelimuti acara penyerahan santunan korban kecelakaan kereta api Malioboro Ekspres, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Suasana duka menyelimuti acara penyerahan santunan korban kecelakaan kereta api Malioboro Ekspres oleh Jasa Raharja di Pendapa Surya Graha, Kabupaten Magetan, Selasa (20/05/2025). Namun, suasana tersebut mendadak berubah menjadi hening dan emosional ketika salah satu keluarga korban menyampaikan kekecewaannya terhadap PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Jupri, ayah dari almarhumah Resyka Nadya Maharani Putri (23), secara terbuka menyampaikan bahwa pihak PT KAI tidak menunjukkan empati terhadap keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya. Ia menyebut tidak ada ucapan duka maupun kunjungan dari pihak KAI, hanya kiriman karangan bunga.

“Tidak ada respon sama sekali, ucapan berduka juga tidak ada, cuma karangan bunga saja,” ujar Jupri dengan suara bergetar, menahan air mata.

Resyka merupakan salah satu dari empat korban tewas dalam kecelakaan tragis yang melibatkan KA Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor di perlintasan sebidang JPL 08, Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, pada Senin (19/05/2025).

Kritik serupa juga datang dari keluarga korban lainnya. Suwarno, kakek dari Rama Zainul Fatkhur Rahman (23), korban meninggal asal Desa Panggung, Kecamatan Barat, mengungkapkan kesedihannya saat menaburkan bunga di lokasi kejadian. Rama, yang baru menikah empat bulan, meninggal dalam insiden tersebut.

“Adiknya masih SD. Istrinya nangis terus sejak tahu kabar duka itu. Kami hanya bisa pasrah,” tutur Suwarno dengan nada lirih.

Menanggapi keluhan keluarga korban, Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rochmad Makin Zainul, mengatakan pihaknya sebenarnya memiliki itikad baik untuk mengunjungi semua korban. Ia juga menyebut bahwa keluhan telah disampaikan langsung oleh keluarga dalam pertemuan tertutup sebelumnya.

“Kami turut prihatin. Sejak awal kami beritikad mengunjungi semua korban,” ujarnya.

Rochmad menambahkan, keluarga korban tidak menuntut materi, tetapi lebih mengharapkan perhatian dan empati dari PT KAI.

“Intinya mereka meminta perhatian, bukan soal materi,” tegasnya.

Terkait lambatnya komunikasi dan penanganan pasca kejadian, Rochmad beralasan bahwa semua langkah yang diambil mengacu pada arahan dari pihak kepolisian.

“Kami mengikuti arahan aparat kepolisian,” pungkasnya.

Hingga kini, kecelakaan yang merenggut empat nyawa itu masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, yang berharap PT KAI lebih responsif dan manusiawi dalam menangani kasus serupa di masa mendatang.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Arus Kedatangan Nataru di Daop 7 Madiun Tembus 13.015 Penumpang

    Puncak Arus Kedatangan Nataru di Daop 7 Madiun Tembus 13.015 Penumpang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puncak arus kedatangan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun tercatat mencapai 13.015 penumpang. Angka tertinggi terjadi pada Rabu (24/12/2025) atau bertepatan dengan malam Natal. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan volume penumpang […]

    Bagikan
  • Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya enam rumah terdampak, kini jumlahnya meningkat menjadi delapan rumah. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Mendak dan Morosowo membentuk pola menyerupai huruf U. […]

    Bagikan
  • Maling Burung Ngawi Panik! CCTV Rekam Aksi, Sudah 3 Kali Beraksi

    Maling Burung Ngawi Panik! CCTV Rekam Aksi, Sudah 3 Kali Beraksi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian burung kembali terjadi di Dusun Nglarangan, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Seorang pemuda terekam CCTV saat mengambil burung peliharaan milik Kadek Astawe pada dua hari lalu. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku memanjat pagar rumah sebelum mengambil burung yang berada di halaman. Pelaku yang terlihat menggunakan kaus hitam […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad

    KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas yang digelar KPU Kota Madiun pada 29–30 September 2025 menghasilkan temuan menarik. Tercatat, sejumlah warga yang usianya sudah melampaui satu abad. Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menjelaskan bahwa pihaknya menerima 28 data pemilih tidak valid dari KPU RI untuk diverifikasi. Dalam data itu, sejumlah […]

    Bagikan
  • Ratusan KKS Belum Terbagi, Dinsos Ponorogo Pacu Penyelesaian Penyaluran

    Ratusan KKS Belum Terbagi, Dinsos Ponorogo Pacu Penyelesaian Penyaluran

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Ponorogo terus berprogres. Namun masih menyisakan sejumlah kendala di lapangan. Hingga pertengahan Oktober ini, dari total 8.214 kartu tahap pertama, sebanyak 6.919 KKS telah dibagikan kepada penerima manfaat. Sementara 1.295 kartu dilaporkan belum terdistribusi. Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo menyebutkan berbagai faktor menjadi penyebab […]

    Bagikan
  • Bentrokan Pecah di Saradan, 4 Orang Terluka dan 3 Sepeda Motor Rusak

    Bentrokan Pecah di Saradan, 4 Orang Terluka dan 3 Sepeda Motor Rusak

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bentrokan antara rombongan pesilat dan warga terjadi di Dusun Bandungan, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu malam (9/7/2025). Insiden ini mengakibatkan empat warga mengalami luka-luka, dua rumah rusak, dan tiga sepeda motor hancur. Kericuhan dipicu saat rombongan pesilat melintas di kawasan tersebut usai menghadiri acara tasyakuran di wilayah Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less