Berita Terkini
Trending Tags

Ini Jeritan Keluarga Korban Kecelakaan KA Malioboro Ekspres

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 87
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana duka menyelimuti acara penyerahan santunan korban kecelakaan kereta api Malioboro Ekspres, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Suasana duka menyelimuti acara penyerahan santunan korban kecelakaan kereta api Malioboro Ekspres oleh Jasa Raharja di Pendapa Surya Graha, Kabupaten Magetan, Selasa (20/05/2025). Namun, suasana tersebut mendadak berubah menjadi hening dan emosional ketika salah satu keluarga korban menyampaikan kekecewaannya terhadap PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Jupri, ayah dari almarhumah Resyka Nadya Maharani Putri (23), secara terbuka menyampaikan bahwa pihak PT KAI tidak menunjukkan empati terhadap keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya. Ia menyebut tidak ada ucapan duka maupun kunjungan dari pihak KAI, hanya kiriman karangan bunga.

“Tidak ada respon sama sekali, ucapan berduka juga tidak ada, cuma karangan bunga saja,” ujar Jupri dengan suara bergetar, menahan air mata.

Resyka merupakan salah satu dari empat korban tewas dalam kecelakaan tragis yang melibatkan KA Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor di perlintasan sebidang JPL 08, Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, pada Senin (19/05/2025).

Kritik serupa juga datang dari keluarga korban lainnya. Suwarno, kakek dari Rama Zainul Fatkhur Rahman (23), korban meninggal asal Desa Panggung, Kecamatan Barat, mengungkapkan kesedihannya saat menaburkan bunga di lokasi kejadian. Rama, yang baru menikah empat bulan, meninggal dalam insiden tersebut.

“Adiknya masih SD. Istrinya nangis terus sejak tahu kabar duka itu. Kami hanya bisa pasrah,” tutur Suwarno dengan nada lirih.

Menanggapi keluhan keluarga korban, Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rochmad Makin Zainul, mengatakan pihaknya sebenarnya memiliki itikad baik untuk mengunjungi semua korban. Ia juga menyebut bahwa keluhan telah disampaikan langsung oleh keluarga dalam pertemuan tertutup sebelumnya.

“Kami turut prihatin. Sejak awal kami beritikad mengunjungi semua korban,” ujarnya.

Rochmad menambahkan, keluarga korban tidak menuntut materi, tetapi lebih mengharapkan perhatian dan empati dari PT KAI.

“Intinya mereka meminta perhatian, bukan soal materi,” tegasnya.

Terkait lambatnya komunikasi dan penanganan pasca kejadian, Rochmad beralasan bahwa semua langkah yang diambil mengacu pada arahan dari pihak kepolisian.

“Kami mengikuti arahan aparat kepolisian,” pungkasnya.

Hingga kini, kecelakaan yang merenggut empat nyawa itu masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, yang berharap PT KAI lebih responsif dan manusiawi dalam menangani kasus serupa di masa mendatang.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Hari Raya, Sejumlah Bumbu Dapur Terus Alami Kenaikan Harga

    Jelang Hari Raya, Sejumlah Bumbu Dapur Terus Alami Kenaikan Harga

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan ini dirasakan langsung oleh pembeli maupun pedagang yang harus menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Pantauan di Pasar Legi, Rabu (26/3), menunjukkan cabai rawit yang sebelumnya seharga Rp 50 ribu per kilogram kini melonjak […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Gratis untuk 34 Kelompok Tani

    Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Gratis untuk 34 Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mulai menyalurkan 146,15 ton pupuk NPK kepada 34 kelompok tani dari total 38 kelompok tani yang ada di wilayah Kota Madiun. Sebanyak empat kelompok tani lainnya belum bisa menerima bantuan lantaran belum berbadan hukum Indonesia. Dalam arahanya, Wali Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Memanah Sambil Berkuda, 81 Atlet Dari 3 Provinsi Unjuk Ketangkasa

    Memanah Sambil Berkuda, 81 Atlet Dari 3 Provinsi Unjuk Ketangkasa

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebanyak 81 atlet dari Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Timur unjuk ketangkasan dalam kompetisi panahan berkuda yang digelar di Lapangan Nongkodono, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Senin (21/07/2025). Ajang bertajuk Grebeg Tutup Suro Bantarangin 2025 ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga pertaruhan konsentrasi, keseimbangan, dan pengendalian diri. Para peserta harus […]

    Bagikan
  • DPC PKB Magetan Usulkan PAW, Jamaludin Malik Disiapkan Isi Kursi Nur Wahid

    DPC PKB Magetan Usulkan PAW, Jamaludin Malik Disiapkan Isi Kursi Nur Wahid

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konstelasi politik di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan kembali bergerak. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB resmi mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap salah satu kadernya di DPRD Kabupaten Magetan, Nur Wahid. Posisi tersebut rencananya akan diisi oleh Jamaludin Malik. Langkah politik ini tertuang dalam surat bernomor 2947/DPC-25.20/01/X/2025, tertanggal 7 Oktober […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

    Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021-2023 memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan perkara tersebut telah resmi naik ke tahap penyidikan, menyusul ditemukannya indikasi peristiwa pidana dalam proses penyelidikan sebelumnya. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Magetan, Dwi Romadona, menjelaskan […]

    Bagikan
  • CCTV Rekam Aksi Pencurian di Minimarket Ngawi, Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

    CCTV Rekam Aksi Pencurian di Minimarket Ngawi, Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Aksi pencurian di sebuah minimarket di Kabupaten Ngawi terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 18 detik itu, seorang perempuan terlihat menyembunyikan barang curian dengan modus menjepitnya di antara kedua kaki, lalu menutupinya menggunakan gamis. Peristiwa tersebut terjadi di Kharisma Minimarket, Dusun Pucanganom, Desa Kendal, Kecamatan […]

    Bagikan
expand_less