
Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengambil langkah tegas dengan memastikan seluruh jajaran instansi pemerintah tidak menggelar perayaan Tahun Baru yang bernuansa euforia. Kebijakan ini diberlakukan menyeluruh, mulai dari perangkat daerah hingga pemerintahan desa.
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjaga ketertiban dan memastikan aktivitas masyarakat tetap kondusif. Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak akan memfasilitasi bentuk hiburan apa pun yang berpotensi menimbulkan kerumunan besar.
Menurut Suyatni, pemerintah daerah telah sepakat untuk tidak menyelenggarakan pesta kembang api maupun hiburan musik.
“Dari unsur pemerintah, memang tidak ada rencana menggelar perayaan, baik kembang api maupun live musik,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).
Meski demikian, Pemkab Magetan tidak serta-merta menutup ruang bagi masyarakat untuk menyambut pergantian tahun. Pemerintah justru mendorong bentuk perayaan yang lebih tenang dan memiliki nilai spiritual. Suyatni menyebut bahwa kegiatan religius masih dapat dilakukan sepanjang tidak berlebihan.

“Kalau masyarakat ingin melaksanakan doa bersama, sholawatan, atau syukuran kecil seperti tradisi desa-desa, silakan saja. Yang penting tidak melampaui batas dan tetap menjaga kesederhanaan,” tuturnya.
Suyatni juga menjelaskan bahwa larangan pesta kembang api hanya diberlakukan pada institusi pemerintah. Sementara untuk pihak swasta, Pemkab Magetan hanya memiliki ruang sebatas imbauan.
“Kalau swasta mengadakan acara, tentu pemerintah tidak bisa mengontrol penuh. Kami hanya bisa mengimbau agar tidak berlebihan,” katanya.
Terkait kegiatan yang melibatkan banyak orang, Pemkab mengingatkan bahwa seluruh perizinan tetap harus mengikuti mekanisme resmi.
“Kegiatan yang mengundang keramaian tetap harus mengajukan izin ke kepolisian. Apakah nanti diizinkan atau tidak, itu sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian,” jelasnya.
Pemkab Magetan berharap langkah ini dapat menciptakan suasana pergantian tahun yang lebih tertib, aman, dan tetap membawa makna positif bagi masyarakat. (Nan/Krs).