Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Tegaskan Tak Ada Perayaan Euforia Saat Malam Pergantian Tahun

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto : Pendopo Surya Graha Kab Magetan

Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengambil langkah tegas dengan memastikan seluruh jajaran instansi pemerintah tidak menggelar perayaan Tahun Baru yang bernuansa euforia. Kebijakan ini diberlakukan menyeluruh, mulai dari perangkat daerah hingga pemerintahan desa.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjaga ketertiban dan memastikan aktivitas masyarakat tetap kondusif. Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak akan memfasilitasi bentuk hiburan apa pun yang berpotensi menimbulkan kerumunan besar.

Menurut Suyatni, pemerintah daerah telah sepakat untuk tidak menyelenggarakan pesta kembang api maupun hiburan musik.

“Dari unsur pemerintah, memang tidak ada rencana menggelar perayaan, baik kembang api maupun live musik,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

Meski demikian, Pemkab Magetan tidak serta-merta menutup ruang bagi masyarakat untuk menyambut pergantian tahun. Pemerintah justru mendorong bentuk perayaan yang lebih tenang dan memiliki nilai spiritual. Suyatni menyebut bahwa kegiatan religius masih dapat dilakukan sepanjang tidak berlebihan.

Image Not Found
Foto : Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro

“Kalau masyarakat ingin melaksanakan doa bersama, sholawatan, atau syukuran kecil seperti tradisi desa-desa, silakan saja. Yang penting tidak melampaui batas dan tetap menjaga kesederhanaan,” tuturnya.

Suyatni juga menjelaskan bahwa larangan pesta kembang api hanya diberlakukan pada institusi pemerintah. Sementara untuk pihak swasta, Pemkab Magetan hanya memiliki ruang sebatas imbauan. 

“Kalau swasta mengadakan acara, tentu pemerintah tidak bisa mengontrol penuh. Kami hanya bisa mengimbau agar tidak berlebihan,” katanya.

Terkait kegiatan yang melibatkan banyak orang, Pemkab mengingatkan bahwa seluruh perizinan tetap harus mengikuti mekanisme resmi.

“Kegiatan yang mengundang keramaian tetap harus mengajukan izin ke kepolisian. Apakah nanti diizinkan atau tidak, itu sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian,” jelasnya.

Pemkab Magetan berharap langkah ini dapat menciptakan suasana pergantian tahun yang lebih tertib, aman, dan tetap membawa makna positif bagi masyarakat. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Selantang Dorong Kemandirian dan Harapan Hidup Lebih Tinggi, Ratusan Lansia di Magetan Diwisuda

    Program Selantang Dorong Kemandirian dan Harapan Hidup Lebih Tinggi, Ratusan Lansia di Magetan Diwisuda

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia melalui program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Sebanyak 451 wisudawan dan wisudawati dari dua kecamatan resmi diwisuda langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, di Pendopo Surya Graha. Para peserta berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Ngariboyo dan Kecamatan Magetan. […]

    Bagikan
  • Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

    Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polsek, dan Koramil menggelar razia terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL) di wilayah Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Razia ini digelar sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait maraknya truk tambang yang melintas dengan muatan berlebih dan berpotensi merusak jalan. […]

    Bagikan
  • Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo sejak awal April 2026 memicu puluhan kejadian bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam kurun waktu 1 hingga 5 April 2026. Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyampaikan dari total kejadian tersebut, sebanyak 25 merupakan tanah […]

    Bagikan
  • Puluhan Anak-Anak Seru-seruan “Sinau Tani” dan Panen Semangka

    Puluhan Anak-Anak Seru-seruan “Sinau Tani” dan Panen Semangka

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di tengah panas matahari pagi, tawa puluhan anak-anak riuh terdengar dari lahan pertanian seluas seratus meter persegi di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Dengan tangan kecil yang berlumur tanah, mereka belajar menanam cabai, membuat pupuk organik, hingga memetik buah semangka matang langsung dari kebun. Kegiatan ini bukan sekedar bermain […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengapresiasi kesadaran warga dalam membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak merupakan bagian penting dari kontribusi terhadap pembangunan daerah. “Orang Kota Madiun taat bayar pajak, khususnya kendaraan, karena uang pajak itu untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar […]

    Bagikan
  • Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hingga semester pertama 2025 berakhir, Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada di bawah 50 persen. Data per 30 Juni menunjukkan, pendapatan daerah baru mencapai 49,39 persen, sementara realisasi belanja tercatat 40,03 persen. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, […]

    Bagikan
expand_less