Berita Terkini
Trending Tags

Heri Lentho Dorong Magetan Kembangkan Event Wisata Nasional Berbasis Budaya Lokal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seniman dan budayawan Heri Prasetyo kembali mengingatkan besarnya peluang Magetan dalam panggung pariwisata nasional, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Seniman dan budayawan Heri Prasetyo, atau yang lebih dikenal sebagai Heri Lentho, kembali mengingatkan besarnya peluang Magetan untuk melangkah lebih jauh di panggung pariwisata nasional. Dalam paparannya pada kegiatan Bimtek Penyelenggaraan Event Nasional di Hotel Bukit Bintang Magetan, ia menilai bahwa daerah ini sebenarnya memiliki perpaduan unik antara kekuatan alam dan budaya yang seharusnya bisa diolah menjadi magnet wisata kelas nasional.

Heri menyebut Magetan memiliki lanskap alam yang sudah dikenal luas, sementara kekayaan seni tradisi seperti Bedoyo Dewi Sri justru belum ditempatkan sebagai unggulan. Menurutnya, kedua potensi itu bisa menjadi lokomotif pariwisata jika pemerintah daerah berani memberikan prioritas yang jelas dan konsisten.

“Kalau potensi budaya dipadukan dengan destinasi ikonik seperti Sarangan, peluang menjadi event nasional terbuka lebar. Tinggal pemerintah menentukan prioritasnya,” ujar Heri usai mengisi materi.

Ia juga menyoroti peluang Magetan menggelar event besar tanpa ketergantungan biaya artis. Tradisi masyarakat Jawa, termasuk upacara adat di kawasan Sarangan, dinilai sudah memiliki nilai daya tarik yang kuat. Dengan kemasan kreatif, konsep itu dapat menciptakan event serupa Eksotika Bromo, bahkan tanpa biaya artis apabila ada kerja sama yang saling menguntungkan.

“Potensinya besar. Sarangan sudah punya ritual adat, tinggal ditata kembali dan ditambah atraksi budaya. Artis pun bisa dihadirkan tanpa biaya besar kalau konsep kolaborasinya benar,” lanjutnya.

Heri memaparkan model kolaborasi yang bisa diterapkan, mulai dari kerja sama dengan hotel yang dapat menanggung akomodasi karena mereka juga mendapat manfaat ekonomi, hingga menggandeng bank daerah atau mitra lain untuk mendukung biaya operasional. Bahkan, ia mengusulkan agar event budaya dirancang lebih artistik, misalnya pertunjukan di atas air yang mengangkat legenda lokal, melibatkan masyarakat setempat serta figur publik sebagai daya pikat.

“Yang penting ada ikon yang membuat orang datang. Tidak harus artis besar, yang penting punya massa dan karisma panggung,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa potensi wisata Magetan bisa melesat jika pemerintah daerah berani menentukan satu event unggulan yang dikerjakan secara berkelanjutan. Telaga Sarangan dinilai sangat layak dijadikan pusat agenda berskala nasional, bahkan internasional, selama ada keberanian menetapkan arah dan fokus.

Kegiatan pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Dorongan untuk menggali kekayaan lokal, membangun event kreatif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor kini kembali menjadi tuntutan publik. Masyarakat menantikan bukti nyata event unggulan yang benar-benar dijalankan serius, tata kelola pariwisata yang lebih progresif, dan keberanian Magetan tampil di panggung wisata nasional maupun internasional. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Jenguk Pasien, 3 Pelaku Pencurian Mobil Diringkus Satreskrim Polres Madiun

    Modus Jenguk Pasien, 3 Pelaku Pencurian Mobil Diringkus Satreskrim Polres Madiun

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus pencurian berkedok jenguk pasien di sebuah Puskesmas di Kabupaten Madiun diungkap oleh jajaran Satreskrim Polres Madiun. Pelaku yakni Anang Jatmiko (39) warga Kelurahan Simokerto Surabaya bersama dua rekannya dan RS (46), warga Balongbendo, Sidoarjo, dan BS (37), warga Simokerto, Surabaya. Pelaku mengambil kunci dan STNK kendaraan korban yang lengah, […]

    Bagikan
  • Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027. […]

    Bagikan
  • Kerja Sama Perhutani dan Kejari Magetan, Harapan Baru untuk Kelestarian Hutan dan Kehidupan Warga

    Kerja Sama Perhutani dan Kejari Magetan, Harapan Baru untuk Kelestarian Hutan dan Kehidupan Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Rumah Makan Mbah Djoe Resort, Kecamatan Plaosan, Magetan, Senin (22/09/2025). Kerja sama ini tidak hanya sebatas urusan hukum antarinstansi. […]

    Bagikan
  • Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Berdasarkan aturan Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), sejumlah persyaratan harus dipenuhi bagi pejabat yang ingin menduduki jabatan Sekda di Pemkab Magetan. Dari ketiga calon yang sudah mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi administrasi, ada salah satu calon yang berpotensi melebihi batas maksimal umur jika nantinya […]

    Bagikan
  • Disnakerin Rapat Pleno Susun Usulan UMK Tahun 2026, Sepakati Naik 6,04 Persen

    Disnakerin Rapat Pleno Susun Usulan UMK Tahun 2026, Sepakati Naik 6,04 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 sebesar Rp2.545.300 atau naik 6,04 persen dibandingkan UMK tahun sebelumnya. Usulan tersebut dibahas dalam rapat pleno Dewan Pengupahan Kabupaten Madiun yang digelar di Kantor Disnakerin, Jumat (19/12/2025). Rapat pleno pengusulan UMK 2026 melibatkan berbagai unsur […]

    Bagikan
  • Peminat Masih Kurang, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Diperpanjang hingga 27 Februari

    Peminat Masih Kurang, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Diperpanjang hingga 27 Februari

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo resmi diperpanjang setelah jumlah pelamar dinilai belum memenuhi ketentuan minimal. Hingga penutupan pendaftaran tahap pertama pada Jumat (20/2/2026) pukul 13.00 WIB, jumlah peserta yang melakukan submit berkas masih belum mencukupi. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Suko Widodo, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less