Berita Terkini
Trending Tags

Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 310
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suhananto dan Majid dua ODGJ asal Desa Sendang, Jambon, Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Evakuasi Suhananto (45) dan Majid (42), dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (3/2/2026), menjadi sorotan tajam berakhirnya praktik pemasungan di Bumi Reog. Selama belasan tahun, keduanya hidup terkurung di rumah keluarga  tanpa akses layanan kesehatan jiwa yang layak  sebelum akhirnya dibebaskan dan dibawa untuk perawatan intensif. 

Dua kasus di Jambon itu kini menjadi titik balik penting dan mendasari klaim zero pasung (bebas pemasungan) di Ponorogo. Namun, ketika sejarah kemanusiaan mulai diperbaiki, catatan pahit lain yang baru saja terungkap menunjukkan bahwa praktik serupa justru terjadi jauh lebih lama dan lebih tragis.

Beberapa hari sebelumnya, publik dikejutkan oleh viralnya video seorang pria berusia 60 tahun bernama Sukirno alias Kirno di Desa Temon, Kecamatan Sawoo, yang dipasung dan dikurung dalam kurungan besi sempit selama hampir 20 tahun oleh keluarganya sendiri. Kasus ini memicu gelombang kecaman karena kondisi kurungan itu sangat tidak manusiawi, sekaligus membuka fakta bahwa pemasungan terjadi jauh sebelum dua kasus terbaru di Jambon. 

Sukirno dipasung sejak sekitar tahun 2006 di dalam kurungan besi berukuran tidak lebih dari satu meter, terisolasi dari dunia luar, sampai akhirnya videonya tersebar viral di media sosial dan mengundang perhatian warga serta aparat. Menurut laporan keluarga dan tetangga, pemasungan itu dilakukan karena dianggap membahayakan keselamatan anggota keluarga lainnya. 

Kondisi pemasungan Sukirno bukan sekadar dibelenggu tali atau dikurung di ruangan terbatas: tubuhnya yang renta selama puluhan tahun meringkuk di dalam kandang besi yang sangat kecil, sebuah gambaran nyata praktik pemasungan ekstrem yang berlangsung bertahun-tahun meskipun undang-undang dan peraturan sudah melarang keras tindakan tersebut. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Ponorogo, Anik Setyorini, mengakui bahwa meskipun jumlah ODGJ kategori berat di Ponorogo pada 2025 masih mencapai 2.118 orang, dua kasus di Jambon menjadi yang terakhir secara administratif dan dianggap menandai zero pasung.

“Dua ODGJ yang kemarin dievakuasi itu menjadi yang terakhir. Artinya, saat ini Ponorogo sudah zero pasung,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis (5/2/2026). 

Meski Dinkes menyelenggarakan fasilitas rehabilitasi dan instruksikan puskesmas untuk pemantauan rutin, fakta Sukirno menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah terlalu lambat menjangkau kasus yang berlangsung puluhan tahun. Sebuah zero pasung tanpa rekonsiliasi terhadap kasus-kasus lama seperti Sukirno adalah deklarasi semata, bukan refleksi perubahan sistemik yang menjamin manusia tidak lagi dilucuti haknya. 

Saat ini Suhananto dan Majid tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya selama sekitar tiga bulan, dan akan dilanjutkan dengan rehabilitasi sosial setelah kondisi mereka stabil. Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga menyediakan layanan rehabilitasi sosial ODGJ secara gratis di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan sebagai tahap awal pemulihan. 

Namun, dengan ribuan ODGJ kategori berat yang masih terdata, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah kebijakan kesehatan jiwa dan jaminan layanan sudah cukup mencegah kembalinya praktik pemasungan ?.

Tanpa sistem pemantauan yang kuat, tanpa akses layanan yang cepat dan tanpa kesadaran keluarga serta masyarakat yang meningkat, cerita pilu seperti kasus Sukirno bisa saja terulang tersembunyi di balik dinding rumah warga, jauh dari perhatian publik sampai suatu hari menjadi viral lagi.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditinggal Keluar, Dua Rumah Di Balong Ponorogo Ludes Terbakar

    Ditinggal Keluar, Dua Rumah Di Balong Ponorogo Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua rumah di Desa Sedarat, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ludes terbakar saat pemiliknya tengah menonton pertandingan sepak bola di pos kamling, Jumat (29/08/2025) malam. Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur. Kedua rumah tersebut milik Tukijo (60) dan Tukimun (65) yang letaknya berdampingan. Kebakaran terjadi sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Curi Perhatian Delegasi Uni Eropa dan Preferred by Nature

    Kota Madiun Curi Perhatian Delegasi Uni Eropa dan Preferred by Nature

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali mencuri perhatian dunia internasional. Kali ini, belasan perwakilan kedutaan besar negara-negara Uni Eropa bersama organisasi global Preferred by Nature dibuat takjub saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka program SWITCH-Asia Low Carbon Rice. Kesan positif itu disampaikan langsung oleh Executive Director Preferred by Nature, Peter Feilberg, saat menghadiri […]

    Bagikan
  • PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juni 2026 tercatat telah mencapai lebih dari Rp8 miliar. Meski masih berada di bawah target yang ditetapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan tetap optimistis mampu mengejar target PAD pariwisata tahun ini yang dipatok sebesar Rp23,4 miliar. Target tersebut meningkat […]

    Bagikan
  • Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

    Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan mulai menata kabel optik yang selama ini semrawut di sejumlah ruas kota. Penertiban melibatkan delapan provider dan difokuskan pada kawasan Alun-Alun serta beberapa titik utama lainnya. Kepala Diskominfo Magetan, Cahaya Wijaya, mengatakan langkah ini dipercepat agar kondisi kabel tidak semakin semrawut. “Penataan sudah dimulai. Delapan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siapkan Lahan 6 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Tunggu Persetujuan Kemensos RI

    Pemkot Madiun Siapkan Lahan 6 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Tunggu Persetujuan Kemensos RI

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengusulkan lahan seluas sekitar 6 hektare di kawasan Jalan Tirta Raya Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo sebagai lokasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat. Usulan tersebut disampaikan setelah dua lokasi yang sebelumnya diajukan dinilai belum memenuhi persyaratan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir Bandang Ratusan Rumah Terendam Lumpur, Jembatan Putus 10 KK Terisolir

    Diterjang Banjir Bandang Ratusan Rumah Terendam Lumpur, Jembatan Putus 10 KK Terisolir

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bencana banjir bandang menerjang Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Selasa Petang (28/01/2025). Terlihat sebuah video amatir warga menunjukan luapan air sungai yang merendam ratusan rumah warga.  Berbagai perabotan rumah tangga terbawa arus banjir. Termasuk dokumen bahkan seekor sapi milik salah satu warga turut hanyut terkena terjangan banjir.  […]

    Bagikan
expand_less