Berita Terkini
Trending Tags

Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 282
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suhananto dan Majid dua ODGJ asal Desa Sendang, Jambon, Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Evakuasi Suhananto (45) dan Majid (42), dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (3/2/2026), menjadi sorotan tajam berakhirnya praktik pemasungan di Bumi Reog. Selama belasan tahun, keduanya hidup terkurung di rumah keluarga  tanpa akses layanan kesehatan jiwa yang layak  sebelum akhirnya dibebaskan dan dibawa untuk perawatan intensif. 

Dua kasus di Jambon itu kini menjadi titik balik penting dan mendasari klaim zero pasung (bebas pemasungan) di Ponorogo. Namun, ketika sejarah kemanusiaan mulai diperbaiki, catatan pahit lain yang baru saja terungkap menunjukkan bahwa praktik serupa justru terjadi jauh lebih lama dan lebih tragis.

Beberapa hari sebelumnya, publik dikejutkan oleh viralnya video seorang pria berusia 60 tahun bernama Sukirno alias Kirno di Desa Temon, Kecamatan Sawoo, yang dipasung dan dikurung dalam kurungan besi sempit selama hampir 20 tahun oleh keluarganya sendiri. Kasus ini memicu gelombang kecaman karena kondisi kurungan itu sangat tidak manusiawi, sekaligus membuka fakta bahwa pemasungan terjadi jauh sebelum dua kasus terbaru di Jambon. 

Sukirno dipasung sejak sekitar tahun 2006 di dalam kurungan besi berukuran tidak lebih dari satu meter, terisolasi dari dunia luar, sampai akhirnya videonya tersebar viral di media sosial dan mengundang perhatian warga serta aparat. Menurut laporan keluarga dan tetangga, pemasungan itu dilakukan karena dianggap membahayakan keselamatan anggota keluarga lainnya. 

Kondisi pemasungan Sukirno bukan sekadar dibelenggu tali atau dikurung di ruangan terbatas: tubuhnya yang renta selama puluhan tahun meringkuk di dalam kandang besi yang sangat kecil, sebuah gambaran nyata praktik pemasungan ekstrem yang berlangsung bertahun-tahun meskipun undang-undang dan peraturan sudah melarang keras tindakan tersebut. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Ponorogo, Anik Setyorini, mengakui bahwa meskipun jumlah ODGJ kategori berat di Ponorogo pada 2025 masih mencapai 2.118 orang, dua kasus di Jambon menjadi yang terakhir secara administratif dan dianggap menandai zero pasung.

“Dua ODGJ yang kemarin dievakuasi itu menjadi yang terakhir. Artinya, saat ini Ponorogo sudah zero pasung,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis (5/2/2026). 

Meski Dinkes menyelenggarakan fasilitas rehabilitasi dan instruksikan puskesmas untuk pemantauan rutin, fakta Sukirno menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah terlalu lambat menjangkau kasus yang berlangsung puluhan tahun. Sebuah zero pasung tanpa rekonsiliasi terhadap kasus-kasus lama seperti Sukirno adalah deklarasi semata, bukan refleksi perubahan sistemik yang menjamin manusia tidak lagi dilucuti haknya. 

Saat ini Suhananto dan Majid tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya selama sekitar tiga bulan, dan akan dilanjutkan dengan rehabilitasi sosial setelah kondisi mereka stabil. Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga menyediakan layanan rehabilitasi sosial ODGJ secara gratis di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan sebagai tahap awal pemulihan. 

Namun, dengan ribuan ODGJ kategori berat yang masih terdata, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah kebijakan kesehatan jiwa dan jaminan layanan sudah cukup mencegah kembalinya praktik pemasungan ?.

Tanpa sistem pemantauan yang kuat, tanpa akses layanan yang cepat dan tanpa kesadaran keluarga serta masyarakat yang meningkat, cerita pilu seperti kasus Sukirno bisa saja terulang tersembunyi di balik dinding rumah warga, jauh dari perhatian publik sampai suatu hari menjadi viral lagi.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekonstruksi Pembunuhan di Goa Lowo, Suami Perankan 21 Adegan

    Rekonstruksi Pembunuhan di Goa Lowo, Suami Perankan 21 Adegan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan perempuan yang jasadnya ditemukan di kawasan hutan Goa Lowo, Kecamatan Sampung, Kamis (21/08/2025). Tersangka Hartono (38), yang tak lain adalah suami korban, memperagakan 21 adegan mulai dari penjemputan hingga eksekusi korban, Alip Rahayu Arianti (30). Rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi. Pertama, di pertigaan Somoroto, […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Ribuan Peziarah Kunjungi Makam Batoro Katong

    Jelang Ramadhan, Ribuan Peziarah Kunjungi Makam Batoro Katong

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, ribuan peziarah mendatangi Makam Batoro Katong yang terletak di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Ziarah ini merupakan tradisi tahunan bagi masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota, sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh penyebar Islam dan pendiri Kabupaten Ponorogo tersebut. Juru Kunci Makam Batoro Katong, Sunardi, mengungkapkan […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang triwulan pertama tahun ini, ditemukan 36 kasus ODHA baru. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, mengungkapkan untuk keseluruhan tahun berjalan, jumlah ODHA baru yang terdata sudah mencapai 160 orang. […]

    Bagikan
  • THR ASN Belum Cair, BKAD Masih Menunggu Perwali

    THR ASN Belum Cair, BKAD Masih Menunggu Perwali

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Realisasi Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran bagi ASN/PNS di Pemerintah Kota Madiun hingga kini belum cair. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun masih menunggu Peraturan Wali Kota Madiun (Perwal) tentang Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas. Pasalnya, saat ini Wali Kota Madiun, Maidi tengah menjalankan […]

    Bagikan
  • Nuansa Alam Gunung Kendil Genilangit Jadi Primadona Pendaki Pemula di Magetan

    Nuansa Alam Gunung Kendil Genilangit Jadi Primadona Pendaki Pemula di Magetan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kabupaten Magetan Jawa Timur selalu menyuguhkan keindahan alam yang memukau. Seperti destinasi baru yang mencuri perhatian para pencinta alam khususnya pendaki pemula. Gunung Kendil, yang berada di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, kini resmi dibuka untuk umum dan menawarkan pengalaman mendaki yang ramah serta pemandangan memukau. Dengan ketinggian 1.625 meter di […]

    Bagikan
  • Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis. Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL […]

    Bagikan
expand_less