
Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan pelatihan peningkatan kapasitas bagi ratusan pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (3/11/2025) ini mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”.
Pelatihan dilaksanakan secara bertahap selama 15 hari dan dibagi menjadi lima angkatan. Setiap angkatan diikuti oleh 100 peserta yang merupakan dua perwakilan dari masing-masing 50 koperasi desa dan kelurahan, dengan durasi pelatihan tiga hari berturut-turut. Total peserta mencapai 500 orang dari 235 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Magetan.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pengurus koperasi, mengingat sebagian besar koperasi Merah Putih baru terbentuk dan membutuhkan pendampingan.
“Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas SDM pengurus Koperasi Merah Putih. Karena pembentukannya masih baru, jadi perlu pelatihan. Alhamdulillah, pelatihan ini langsung dipandu oleh narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM,” ujar Bupati Nanik.
Menurut Nanik, Pemkab Magetan berkomitmen memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu langkahnya adalah dengan rencana pembangunan gerai usaha koperasi di berbagai wilayah yang menjual beragam kebutuhan pokok warga.
“Nantinya akan dibangun gerai-gerai yang menjual berbagai produk, mulai dari LPG, apotek, hingga layanan klinik. Harapannya, koperasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Bupati Nanik juga menjelaskan bahwa pengembangan Koperasi Merah Putih dilakukan secara terpadu dengan melibatkan tujuh kementerian dan sejumlah BUMN. “Ada tujuh kementerian yang berkolaborasi dalam pengembangan Koperasi Merah Putih ini. Harapannya, koperasi di setiap desa bisa berjalan sesuai dengan arah kebijakan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Magetan, Sukartini, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pembinaan terpadu dari pemerintah daerah, provinsi, hingga kementerian.
“Kami menghadirkan dua pengurus dari tiap koperasi. Pelatihan ini difasilitasi pemerintah pusat melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Materinya mencakup pengembangan usaha, pembiayaan, hingga penguatan kelembagaan, dan beberapa lainnya,” jelas Sukartini.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI serta pihak perbankan seperti BNI dan BSI, yang memberikan materi terkait akses pembiayaan koperasi. “Kami juga dorong agar koperasi bersinergi dengan BUMDes dan pelaku usaha lokal, agar ekonomi desa bisa tumbuh bersama,” pungkas Sukartini.
Melalui program pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap seluruh pengurus koperasi dapat meningkatkan kemampuan manajerial, memperkuat kelembagaan, serta berperan aktif dalam mewujudkan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. (Nanto/Krs)