Berita Terkini
Trending Tags

Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • visibility 97
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswi dari sekolah SMP/MTS sedang melakukan daftar ulang di SMAN 2 Mejayan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Komite SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya buka suara menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dikenakan kepada wali murid. Ketua Komite, Atik Prihartatik, menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam penarikan dana yang dimaksud.

Menurut Atik, sumbangan yang diminta bersifat sukarela dan digunakan untuk mendukung pembiayaan guru tidak tetap (GTT), pegawai tidak tetap (PTT), serta pembangunan fasilitas keagamaan seperti masjid di lingkungan sekolah.

“Tidak ada patokan nominal. Sumbangan ini murni sukarela. Bahkan siswa yatim atau wali murid yang tidak mampu pun dibebaskan dari kewajiban ini,” kata Atik saat dikonfirmasi, Selasa (03/06/2025).

Isu muncul setelah sejumlah orang tua siswa mengeluhkan adanya tarif iuran yang disebut memberatkan, mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta tergantung jenjang kelas. Mereka juga menyebut adanya intimidasi terhadap siswa yang belum melunasi iuran, berupa ancaman tidak diberikan nomor ujian untuk Ulangan Akhir Semester (UAS).

Menanggapi hal ini, Atik membantah adanya tekanan atau intimidasi dari pihak sekolah. Ia menduga, persoalan tersebut timbul akibat kesalahpahaman dalam komunikasi antara pihak sekolah dan wali murid.

“Kami sudah klarifikasi ke sekolah, dan dipastikan semua siswa tetap mengikuti ujian. Tidak ada intimidasi ataupun penahanan nomor ujian,” ujarnya.

Image Not Found
Ketua Komite, Atik Prihartatik, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Ia menjelaskan bahwa penentuan kebutuhan anggaran disusun oleh pihak sekolah, sementara komite hanya menyampaikan dan menfasilitasi kesepakatan dengan wali murid. Karena sifatnya sumbangan, komite pun tidak mengeluarkan kuitansi pembayaran.

“Ini murni kesepakatan bersama. Kami hanya memfasilitasi. Sejak tahun ajaran 2023, skema ini sudah berjalan dan sejauh ini tidak ada kendala besar. Namun ke depan, kami berharap komunikasi antara pihak sekolah, komite, dan wali murid bisa lebih baik,” tambah Atik.

Ia juga menekankan bahwa dana yang dihimpun diprioritaskan untuk kepentingan langsung siswa, seperti honor tenaga pendidik yang tidak tercover dana BOS dan pembangunan masjid karena musala yang ada saat ini sudah tidak layak pakai.

“Kami sadar, transparansi dan komunikasi menjadi kunci agar tidak terjadi miskomunikasi seperti ini lagi. Harapannya, semua pihak bisa saling mendukung demi kelancaran proses belajar-mengajar,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 2 Mejayan, Teofilus Bani Dwi Sulestiyanta, secara terpisah juga membantah tudingan intimidasi terhadap siswa.

“Tidak ada perlakuan diskriminatif atau syarat khusus bagi siswa untuk mengikuti ujian. Semua berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Teofilus.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

    Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo belum mencapai kuota maksimal meski kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dimulai. Dari total target 125 siswa, baru 119 anak yang tercatat aktif mengikuti MPLS hari pertama, Jumat (01/08/2025). Menurut Kepala SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, beberapa siswa dari jenjang SD dan SMP […]

    Bagikan
  • Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus jual beli kayu jati ilegal berhasil digagalkan Polres Ponorogo. Sebanyak 40 gelondongan kayu jati diamankan petugas saat diangkut menggunakan sebuah truk di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri, Kecamatan Badegan, Jumat (08/08/2025) lalu. Kayu bernilai puluhan juta rupiah itu diduga hasil pembalakan liar di kawasan hutan Perhutani. Dua orang pelaku turut diamankan dalam […]

    Bagikan
  • Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus meninggalnya bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di rumah salah satu warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan pada Sabtu (26/4/2025) terkuak fakta mengejutkan. Wanita berinisial L.D.P selaku ibu bayi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Magetan. Kepolisian telah melakukan rekontruksi dan otopsi terhadap korban atas perbuatan keji […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, saat puluhan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Insan Berseri Sukomoro diajak berbelanja kebutuhan Lebaran. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berbagi yang digelar Polres Magetan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan bertajuk […]

    Bagikan
  • 1.823 Honorer Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

    1.823 Honorer Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harapan ribuan tenaga honorer di Ponorogo akhirnya terwujud. Sebanyak 1.823 orang dipastikan segera berubah status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Jumlah tersebut sudah diverifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) setelah diusulkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo. Dengan begitu, para honorer yang sebelumnya gagal […]

    Bagikan
  • Kemiskinan di Ngawi Turun Tipis, Pemkab Perkuat Program “Gerbang Sejahtera”

    Kemiskinan di Ngawi Turun Tipis, Pemkab Perkuat Program “Gerbang Sejahtera”

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Angka kemiskinan di Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan tren penurunan pada 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi mencatat, persentase penduduk miskin turun dari 13,81 persen pada 2024 menjadi 13,62 persen di tahun ini. Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyebut penurunan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan pemerintah daerah mulai […]

    Bagikan
expand_less