Pemkot Madiun dan TNI-Polri Gelar Kurve Bersihkan Sungai dan Pangkas Pohon Rawan Roboh
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 28
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama jajaran TNI-Polri menggelar aksi kerja bakti (kurve) di sejumlah titik pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah terkait penguatan kepedulian terhadap lingkungan.
Aksi kurve dipusatkan di wilayah Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Sejumlah pejabat turut terjun langsung, di antaranya Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Dandim 0803 Madiun, Sekretaris Daerah, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan relawan.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Indonesia Asri yang menekankan aspek Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
“Pak Presiden memiliki program Asri, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Seluruh daerah diminta menggalakkan kerja bakti atau kurve untuk menjaga lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Bagus kepada wartawan di sela kegiatan.

Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pembersihan sedimen di aliran sungai kawasan Jalan Setia Budi, Kota Madiun. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi menghadapi intensitas curah hujan yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
“Curah hujan saat ini cukup tinggi. Kemarin sempat terjadi peningkatan debit air di wilayah ini. Karena itu, kami melakukan pengecekan dan pembersihan di sejumlah sungai yang dinilai perlu penanganan,” jelasnya.
Selain di bantaran sungai, kerja bakti juga menyasar lingkungan perkantoran Pemkot Madiun dan instansi terkait. Masing-masing OPD diminta melakukan pembersihan di area sekitar kantor dengan radius kurang lebih 100 meter.
“OPD melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin sambil memetakan titik-titik yang membutuhkan penanganan,” tegas Bagus.
Tak hanya membersihkan saluran air, petugas juga melakukan pemangkasan pohon yang dinilai rawan tumbang. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi bencana di tengah potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang.
Kegiatan kurve ini juga melibatkan hingga unsur kelurahan dan masyarakat setempat. Pemerintah berharap partisipasi aktif warga dapat meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.(Krs).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung


