Berita Terkini
Trending Tags

Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dampak efisiensi oleh Pemerintah Pusat, pendapatan daerah pada rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun tahun anggaran 2025 diproyeksikan turun. Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (14/07/2025) dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Nota Keuangan tersebut dibacakan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Diketahui, untuk pendapatan daerah pada P-APBD 2025 diproyeksikan turun sebesar Rp. 33,9 miliar dari jumlah sebelum perubahan sebesar Rp. 1,1 Triliun menjadi sebesar 1,06 triliun atau berkurang sebesar 3,09 persen. Hal itu disebabkan sektor Pendapatan Transfer mengalami penurunan Rp. 45,6 miliar dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp. 814,7 miliar menjadi Rp. 769,1 miliar atau berkurang sebesar 5,60 persen. Namun disisi lain, sector Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 direncanakan naik sebesar Rp. 11,6 miliar dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp. 285,5 miliar menjadi sebesar Rp. 297,1 miliar atau bertambah sebesar 4,09 persen.

“Direncanakan Belanja Daerah pada APBD Tahun Anggaran 2025 mengalami perubahan anggaran semula sebesar 1 triliun 200 miliar 275 juta 72 ribu 209 rupiah, menjadi sebesar 1 triliun 179 miliar 560 juta 397 ribu 886 rupiah 31 sen, sehingga mengalami penurunan sebesar 20 miliar 714 juta 674 ribu 322 rupiah 69 sen atau berkurang sebesar 1,73 persen,” terang Wakil Wali Kota Madiun.

Wali Kota Madiun, Maidi mengungkapkan penurunan tersebut dampak dari efisiensi oleh Pemerintah Pusat. Meski begitu, untuk PAD Kota Madiun diproyeksi meningkat. Meski turun, optimalisasi kinerja terus ditingkatkan.

“Justru dengan efisiensi ini, optimalisasi kinerja terus naik. Efisiensi ini juga digunakan untuk program lain yang lebih prioritas. Insya Allah Kota Madiun sudah menjalankan program prioritas untk peningkatan ekonomi dan pelayanan public,” ujar Maidi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya mengatakan Nota Keuangan P-APBD 2025 ini akan dilakukan pembahasan lebih lanjut. Dirinya menilai P-APBD ini nantinya untuk menyempurnakan fungsi-fungsi yang belum ter-cover dalam APBD murni. Komisi DPRD Kota Madiun akan membahas Rencana dan Kerja Anggaran (RKA) dari Eksekutif.

“Kita nanti telaah ya dalam rapat dengan pendapat untuk membahas RKA. Rasional tidaknya nanti teman-teman dewan yang akan mengambil kesimpulan. Ada pengurangan atau penambahan itu nanti setelah ada pembahasan,” terang Armaya.

Menurutnya, lanjut Armaya, legislatif juga akan mempertanyakan soal Pendapatan Daerah yang turun pada P-APBD 2025. Hal itu butuh pembahasan lebih lanjut agar program kerja pemerintah daerah tidak terganggu.

”Mulai pendapatan pajak, retribusi dan lain sebagainya itu nanti akan kita akan kaji bersama. Tentunya itu akan melewati pembahasan-pembahasan,” pungkasnya.

Fraksi DPRD Kota Madiun akan memberikan pandangan umum terkait rencana perubahan APBD tahun anggaran 2025. Sejumlah sorotan akan disampaikan terhadap Nota Keuangan Wali Kota Madiun tersebut.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Madiun Usulkan 3 Raperda Inisiatif 2026, Fokus Perlindungan Tenaga Kependidikan dan Banpol

    DPRD Kota Madiun Usulkan 3 Raperda Inisiatif 2026, Fokus Perlindungan Tenaga Kependidikan dan Banpol

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD tahap I tahun 2026. Dalam Rapat Paripurna pada Jumat (27/02/2026) dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Nota Penjelasan 3 […]

    Bagikan
  • 54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan massal terjadi di Kabupaten Ngawi. Sedikitnya 54 siswa dari dua sekolah berbeda, yaitu SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah 4 Ngawi, dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Rabu (01/10/2025). Para pelajar tersebut mengalami gejala mulai dari mual, sakit perut, hingga kejang-kejang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

    Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kebakaran hebat yang melanda kandang ayam di Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jumat dini hari (04/07/2025), dipastikan dipicu oleh korsleting listrik. Temuan ini menepis dugaan awal bahwa sumber api berasal dari oven pemanas. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan arus pendek pada instalasi […]

    Bagikan
  • Intensitas Hujan Tinggi, Kandang Warga di Poncol Magetan Longsor

    Intensitas Hujan Tinggi, Kandang Warga di Poncol Magetan Longsor

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, kembali memicu bencana tanah longsor. Material tanah bergerak dan menimpa bagian belakang bangunan kandang milik Sarengat (65), warga Dusun Dagung, Desa Janggan, RT 07 RW 03. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, talud penahan tanah […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Gerakkan Penanaman Jagung Dukung Program Pangan Nasional

    Polres Madiun Kota Gerakkan Penanaman Jagung Dukung Program Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Polres Madiun Kota bersama Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar kegiatan penanaman jagung secara serentak, Rabu (09/07/2025). Kegiatan ini digelar di lahan seluas 1,42 hektare. Penanaman jagung turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Turun Tangan, Pasangan Lansia di Tepi Bantaran Akhirnya Direlokasi

    Wali Kota Madiun Turun Tangan, Pasangan Lansia di Tepi Bantaran Akhirnya Direlokasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia yang tinggal di sebuah gubuk reyot di tepian Bantaran Madiun akhirnya mau direlokasi. Meski awalnya menolak, keduanya akhirnya setuju untuk dipindahkan setelah dibujuk oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Mereka pun dipindahkan sementara ke shelter Dinsos PPPA Kota Madiun yang terletak di Jalan Srindit Kelurahan Nambangan Kidul.  Kisah pasangan […]

    Bagikan
expand_less