Berita Terkini
Trending Tags

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun mengikuti upacara Peringatan Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Rabu (01/10/2025). Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan lokasi pembantaian para tokoh masyarakat, kiai, serta anggota TNI-Polri pada tragedi Madiun 1948.

Dalam upacara tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya meluruskan stigma sejarah. Ia menekankan bahwa Madiun bukanlah sarang Partai Komunis Indonesia (PKI), melainkan daerah yang justru menjadi korban dari pemberontakan yang dipimpin Muso.

“Madiun adalah korban, bukan cikal bakal PKI. Peristiwa 18 September 1948 harus dipahami sebagai tragedi pemberontakan yang menelan banyak korban jiwa,” ujar Hari Wuryanto.

Tragedi Madiun 1948 berlangsung selama kurang lebih 18 hari, ketika kelompok PKI di bawah pimpinan Muso menguasai wilayah Madiun. Saat pasukan Siliwangi mulai mendesak, Muso dan pengikutnya menculik sedikitnya 17 tokoh masyarakat, termasuk ulama, wartawan, serta anggota TNI-Polri.

Para sandera kemudian dibawa ke sebuah rumah tua di lereng Gunung Wilis. Mereka dibunuh secara kejam, lalu jasadnya dimasukkan ke dalam sumur tua. Dari tragedi itu, lokasi pembantaian akhirnya dijadikan Monumen Kresek sebagai pengingat generasi penerus bangsa tentang pentingnya mempertahankan Pancasila dan NKRI.

Pembangunan Monumen Kresek bertujuan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melupakan sejarah kelam pemberontakan PKI. Monumen ini juga menjadi simbol perjuangan rakyat dan aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan negara serta ideologi Pancasila.

“Peristiwa di Madiun harus menjadi pelajaran sejarah. Generasi muda perlu memahami bahwa Pancasila terbukti menjadi benteng ideologi yang mampu menyatukan bangsa,” lanjut Bupati Hari.

Muso sendiri akhirnya melarikan diri ke Ponorogo usai tragedi tersebut, sebelum akhirnya tertangkap oleh pasukan pemerintah.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan Berkedok Tagihan Snack di Ponorogo, Uang Rp5 Juta Raib Digondol Pelaku

    Penipuan Berkedok Tagihan Snack di Ponorogo, Uang Rp5 Juta Raib Digondol Pelaku

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi penipuan dengan modus tagihan snack acara warga terjadi di sebuah konter pulsa di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV). Pelaku datang seorang diri dan mengaku sebagai utusan rukun warga (RW) setempat untuk menagih pembayaran snack kegiatan warga. […]

    Bagikan
  • Talud Jembatan Selorejo Longsor, BPBD Magetan Pasang Terpal dan Rambu Peringatan

    Talud Jembatan Selorejo Longsor, BPBD Magetan Pasang Terpal dan Rambu Peringatan

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Kawedanan pada Minggu (15/06/2025) sore mengakibatkan talud sayap Jembatan Selorejo di Dukuh Ponggok, Desa Selorejo, longsor. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan menyebabkan kerusakan cukup signifikan. Kepala Seksi Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Eka Wahyudi, menyampaikan bahwa longsor […]

    Bagikan
  • Tinjau Langsung Tambang Sayutan, Anggota DPRD Jatim Soroti Mata Air hingga Berdekatan Permukiman

    Tinjau Langsung Tambang Sayutan, Anggota DPRD Jatim Soroti Mata Air hingga Berdekatan Permukiman

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa. Setelah beberapa kali menerima keluhan warga dalam forum audiensi dan hearing, ia memilih turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Menurut Diana, kunjungan tersebut penting […]

    Bagikan
  • PWI Jatim dan PWI Magetan Gelar OKK, Perkuat Kompetensi Wartawan di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

    PWI Jatim dan PWI Magetan Gelar OKK, Perkuat Kompetensi Wartawan di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magetan menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) sebagai upaya memperkuat kompetensi, etika, dan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan informasi digital yang semakin cepat. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan, Selasa (1/9/2026), tersebut diikuti 26 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Seperti dari […]

    Bagikan
  • Komplotan Pencuri Satroni Toko, Gasak 3 HP

    Komplotan Pencuri Satroni Toko, Gasak 3 HP

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian yang dilakukan tiga orang komplotan terekam kamera pengawas (CCTV) di dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Para pelaku terdiri dari dua pria dan satu wanita, beraksi dengan tenang sebelum menggondol sejumlah barang berharga milik karyawan dan pemilik toko. Rekaman CCTV berdurasi sekitar 27 detik yang beredar […]

    Bagikan
  • Takbir Keliling Idulfitri 1447 H di Kota Madiun Meriah, 43 Peserta Ramaikan Rute Ikonik Kota

    Takbir Keliling Idulfitri 1447 H di Kota Madiun Meriah, 43 Peserta Ramaikan Rute Ikonik Kota

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana malam kemenangan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Madiun terasa semakin semarak pada Jumat (20/3/2026). Dari depan Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun digelar takbir keliling yang diikuti puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Sebanyak 43 peserta yang terdiri dari lembaga pendidikan, pesantren, takmir masjid hingga stakeholder terkait turut […]

    Bagikan
expand_less