Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 215
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun mengikuti upacara Peringatan Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Rabu (01/10/2025). Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan lokasi pembantaian para tokoh masyarakat, kiai, serta anggota TNI-Polri pada tragedi Madiun 1948.

Dalam upacara tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya meluruskan stigma sejarah. Ia menekankan bahwa Madiun bukanlah sarang Partai Komunis Indonesia (PKI), melainkan daerah yang justru menjadi korban dari pemberontakan yang dipimpin Muso.

“Madiun adalah korban, bukan cikal bakal PKI. Peristiwa 18 September 1948 harus dipahami sebagai tragedi pemberontakan yang menelan banyak korban jiwa,” ujar Hari Wuryanto.

Tragedi Madiun 1948 berlangsung selama kurang lebih 18 hari, ketika kelompok PKI di bawah pimpinan Muso menguasai wilayah Madiun. Saat pasukan Siliwangi mulai mendesak, Muso dan pengikutnya menculik sedikitnya 17 tokoh masyarakat, termasuk ulama, wartawan, serta anggota TNI-Polri.

Para sandera kemudian dibawa ke sebuah rumah tua di lereng Gunung Wilis. Mereka dibunuh secara kejam, lalu jasadnya dimasukkan ke dalam sumur tua. Dari tragedi itu, lokasi pembantaian akhirnya dijadikan Monumen Kresek sebagai pengingat generasi penerus bangsa tentang pentingnya mempertahankan Pancasila dan NKRI.

Pembangunan Monumen Kresek bertujuan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melupakan sejarah kelam pemberontakan PKI. Monumen ini juga menjadi simbol perjuangan rakyat dan aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan negara serta ideologi Pancasila.

“Peristiwa di Madiun harus menjadi pelajaran sejarah. Generasi muda perlu memahami bahwa Pancasila terbukti menjadi benteng ideologi yang mampu menyatukan bangsa,” lanjut Bupati Hari.

Muso sendiri akhirnya melarikan diri ke Ponorogo usai tragedi tersebut, sebelum akhirnya tertangkap oleh pasukan pemerintah.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pemeliharaan Jalan di Kota Madiun Dikebut, Seluruh Paket Pekerjaan Lampaui Target

    Proyek Pemeliharaan Jalan di Kota Madiun Dikebut, Seluruh Paket Pekerjaan Lampaui Target

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun mempercepat pelaksanaan proyek pemeliharaan berkala jalan di sejumlah titik. Hingga pekan kelima pelaksanaan, seluruh paket pekerjaan mencatatkan deviasi positif atau progres yang melampaui target perencanaan. Percepatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memastikan sejumlah ruas jalan strategis siap digunakan menjelang […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengkaji rencana relokasi Pasar Hewan Parang yang saat ini berada di sisi area Sirkuit Parang. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, bersama dinas terkait, melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (03/06/2025) untuk menentukan lokasi baru yang paling tepat dan strategis. “Kenapa perlu dipindah? Karena lokasinya saat ini berada […]

    Bagikan
  • Seleksi JPTP Pemkab Madiun Masuki Tahap Uji Kompetensi di UNS Solo

    Seleksi JPTP Pemkab Madiun Masuki Tahap Uji Kompetensi di UNS Solo

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Sebanyak 15 peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Madiun menjalani uji kompetensi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo sejak Senin (08/09/2025). Tahap ini berlangsung dua hari, dilanjutkan wawancara oleh panitia seleksi pada Rabu (10/09/2025). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan seluruh peserta […]

    Bagikan
  • 10 Pelamar Lolos Seleksi JPTP Pemkot Madiun, Formasi Kepala DPUPR Diperpanjang

    10 Pelamar Lolos Seleksi JPTP Pemkot Madiun, Formasi Kepala DPUPR Diperpanjang

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Persaingan untuk duduk di kursi empat jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Madiun mulai terang benderang. Dari 32 dokumen lamaran yang masuk dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) 2026, hanya 10 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Satu formasi bahkan harus diperpanjang yakni jabatan kepala […]

    Bagikan
  • Vulcan Flow Hadirkan Pengalaman Nongkrong Baru dengan Konsep Industrial Raw

    Vulcan Flow Hadirkan Pengalaman Nongkrong Baru dengan Konsep Industrial Raw

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Persaingan bisnis kafe yang semakin ketat tak membuat Vulcan Flow ragu untuk menghadirkan konsep berbeda. Mengusung desain industrial raw, kafe yang berada di jalan urip sumoharjo,ponorogo ini menawarkan suasana yang modern namun tetap nyaman, dipadukan dengan harga menu yang ramah di kantong. Manager Vulcan Flow, Iwan Setiawan, mengatakan pihaknya ingin memberikan […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila milik pembudidaya di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali ditemukan mati mengapung pada Rabu pagi (09/07/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kematian massal ikan ini diduga kuat disebabkan oleh naiknya kandungan gas belerang dari dasar telaga akibat cuaca ekstrem yang tak menentu dan suhu udara yang sangat dingin dalam […]

    Bagikan
expand_less