Berita Terkini
Trending Tags

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun mengikuti upacara Peringatan Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Rabu (01/10/2025). Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan lokasi pembantaian para tokoh masyarakat, kiai, serta anggota TNI-Polri pada tragedi Madiun 1948.

Dalam upacara tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya meluruskan stigma sejarah. Ia menekankan bahwa Madiun bukanlah sarang Partai Komunis Indonesia (PKI), melainkan daerah yang justru menjadi korban dari pemberontakan yang dipimpin Muso.

“Madiun adalah korban, bukan cikal bakal PKI. Peristiwa 18 September 1948 harus dipahami sebagai tragedi pemberontakan yang menelan banyak korban jiwa,” ujar Hari Wuryanto.

Tragedi Madiun 1948 berlangsung selama kurang lebih 18 hari, ketika kelompok PKI di bawah pimpinan Muso menguasai wilayah Madiun. Saat pasukan Siliwangi mulai mendesak, Muso dan pengikutnya menculik sedikitnya 17 tokoh masyarakat, termasuk ulama, wartawan, serta anggota TNI-Polri.

Para sandera kemudian dibawa ke sebuah rumah tua di lereng Gunung Wilis. Mereka dibunuh secara kejam, lalu jasadnya dimasukkan ke dalam sumur tua. Dari tragedi itu, lokasi pembantaian akhirnya dijadikan Monumen Kresek sebagai pengingat generasi penerus bangsa tentang pentingnya mempertahankan Pancasila dan NKRI.

Pembangunan Monumen Kresek bertujuan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melupakan sejarah kelam pemberontakan PKI. Monumen ini juga menjadi simbol perjuangan rakyat dan aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan negara serta ideologi Pancasila.

“Peristiwa di Madiun harus menjadi pelajaran sejarah. Generasi muda perlu memahami bahwa Pancasila terbukti menjadi benteng ideologi yang mampu menyatukan bangsa,” lanjut Bupati Hari.

Muso sendiri akhirnya melarikan diri ke Ponorogo usai tragedi tersebut, sebelum akhirnya tertangkap oleh pasukan pemerintah.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Tanpa Identitas Meninggal Dunia Tertabrak KA Bangunkarta

    Pria Tanpa Identitas Meninggal Dunia Tertabrak KA Bangunkarta

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di perlintasan kereta api di km 167+3/4 petak jalan Madiun-Magetan, tepatnya di Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Korban tertemper KA 123 Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen sekitar pukul 06.42 WIB Sabtu (25/1/2025). Tim Inafis Polres Madiun Kota serta Polsek Manguharjo dan Polsuska Daop […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun menyita 127 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong selama Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar pada 14–27 Juli lalu. Selain penindakan pelanggaran lalu lintas, kepolisian juga mencatat penurunan angka kecelakaan dibanding periode yang sama tahun lalu. “Jumlah kecelakaan lalu lintas turun 13 kasus dibandingkan 2024,” kata Kapolres […]

    Bagikan
  • Bupati Sugiri Sampaikan LKPJ, DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Evaluasi

    Bupati Sugiri Sampaikan LKPJ, DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Evaluasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kinerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko selama setahun dievaluasi oleh DPRD setempat. Dalam sidang paripurna yang digelar di Kantor Bappeda Ponorogo, Senin (24/03/2025), Bupati Sugiri menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menegaskan bahwa bulan Maret ini merupakan batas akhir penyerahan LKPJ bupati. Setelah […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Madiun dan sejumlah Polsek meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini terjadi karena SKCK menjadi syarat wajib dalam pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kasat Intelkam Polres Madiun, AKP Nurkholis, mengatakan hingga […]

    Bagikan
  • Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

    Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur mencatat masih ada 252 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung di berbagai wilayah di provinsi tersebut. Dari jumlah itu, Kabupaten Madiun menempati posisi kedua tertinggi dengan 24 kasus, setelah Kabupaten Sampang yang mencatat 27 kasus. Sementara Kabupaten Probolinggo berada di posisi ketiga dengan 19 kasus. […]

    Bagikan
  • Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh di Tanggal 1 Maret 2025

    Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh di Tanggal 1 Maret 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Yogyakarta – PP Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1446 hijriah. Dikutip dari keterangan resmi yang disampaikan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti melalui konferensi pers dalam website resmi muhammadiyah.or.id Rabu (12/2/2025). Turut hadir pada acara tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir serta Ketua PP Muhammadiyah Syamsul Anwar dan Agung Danarto. “Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadan […]

    Bagikan
expand_less