Berita Terkini
Trending Tags

Pengrajin Genteng Magetan Sambut Antusias Wacara Program Gentengisasi dari Presiden Prabowo

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Di tengah musim penghujan yang menekan kapasitas produksi, para pengrajin genteng di Kabupaten Magetan mendapat suntikan optimisme dari imbauan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai program gentengisasi. Wacana penggantian atap seng dengan genteng tersebut disambut hangat pelaku usaha rumahan. Kebijakan itu segera terealisasi dan mampu mengangkat harga jual sekaligus volume pesanan.

Di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, para perajin mengaku beberapa bulan terakhir produksi melambat akibat cuaca. Namun, rencana gentengisasi dinilai membuka peluang baru.

Tugiyo, salah seorang pengrajin setempat, berharap program tersebut benar-benar berlanjut. Menurutnya, jika pemerintah konsisten mendorong penggunaan genteng, dampaknya bisa langsung terasa bagi pengrajin kecil.

“Kalau programnya diteruskan, saya mendukung sekali. Harapannya harga bisa naik dan pesanan juga tambah banyak,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Karni, pengrajin di desa yang sama. Ia menilai gentengisasi berpotensi membuat perputaran usaha lebih lancar.

“Alhamdulillah kalau begitu, jualan bisa lebih lancar. Pesanan juga bisa tambah banyak,” katanya.

Meski demikian, Karni mengungkapkan hingga kini para pengrajin belum menerima sosialisasi resmi dari pemerintah terkait rencana tersebut. Ia berharap program itu tidak hanya berhenti sebagai wacana.

“Belum ada sosialisasi. Kalau bisa, cepat dilaksanakan lebih bagus,” ucapnya.

Meski menjual ke tingkat pengepul, Karni mengaku genteng miliknya serta perajin di desanya mampu tersalurkan tidak hanya di pasar wilayah Magetan tetapi juga ke luar kota. Menurutnya, jika permintaan meningkat seiring kebijakan nasional, jaringan distribusi sudah relatif siap.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menilai imbauan Presiden pada prinsipnya positif dan bisa menjadi pemicu kebangkitan industri genteng berbasis masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa persoalan di lapangan tidak sesederhana soal pasar.

Ia mengungkapkan, Magetan memiliki sentra produksi genteng rakyat, dan selama ini pengrajin relatif tidak kesulitan menjual produk mereka. Sedikitnya Industri Kecil Menengah (IKM) genteng di Magetan sebanyak 1.034 pengrajin, dengan  jumlah produksi sekitar 144.517.450 per tahun. Namun tantangan terbesar justru berada pada sisi hulu, yakni ketersediaan bahan baku tanah berlempung.

“Yang jadi masalah adalah sumber bahan bakunya. Ada regulasi yang masih berbenturan, terutama soal penggalian tanah. Selama ini ditafsirkan harus manual pakai cangkul, tidak boleh alat berat,” jelasnya.

Menurut Suyatni, pembatasan tersebut berpotensi menghambat produksi skala besar. Jika tidak dicarikan solusi, mata pencaharian warga bisa terancam.

“Kalau tidak ada jalan keluar, masyarakat bisa kehilangan sumber pendapatan. Mayoritas akhirnya hanya bisa beralih jadi buruh tani,” tambahnya.

Ia menilai gentengisasi dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi kebijakan yang ada, sekaligus menyelaraskan aspek ekonomi, lingkungan, dan regulasi.

“Tidak bisa langsung memerintahkan semua orang mengganti seng dengan genteng. Kita juga harus lihat, apakah secara ekonomi mereka mampu. Tapi sebenarnya, kalau mampu, kesadaran memakai genteng itu sudah ada. Ini harus dipelajari secara seksama,” katanya.

Bagi para pengrajin, gentengisasi bukan sekadar isu nasional, melainkan peluang nyata untuk menghidupkan kembali usaha yang sempat tersendat akibat cuaca dan keterbatasan produksi. Mereka berharap pemerintah pusat dan daerah segera menindaklanjuti imbauan Presiden dengan kebijakan konkret—mulai dari sosialisasi, dukungan produksi, hingga penataan regulasi bahan baku.

Jika terealisasi dengan perencanaan matang, program tersebut dinilai bukan hanya mempercantik permukiman, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal di sentra-sentra genteng seperti Magetan.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan anggaran sebesar Rp. 5,9 miliar untuk bantuan sosial (Bansos) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi masyarakat Kabupaten Madiun pada tahun 2025. Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar […]

    Bagikan
  • Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aston Madiun Hotel & Conference Center kembali menghadirkan program kuliner bertajuk Flavors in Motion – Cooking & Baking Class 2025, sebagai langkah inovatif dalam merespons minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap kegiatan memasak dan pengembangan usaha kuliner rumahan. Gelaran ini menyasar para pecinta baking, ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Cek Lahan Kantor Kemenhaj dan TPS 3R Terpadu

    Wali Kota Maidi Cek Lahan Kantor Kemenhaj dan TPS 3R Terpadu

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi melakukan peninjauan dan pemantauan sarana dan prasarana pelayanan Pemerintah Kota Madiun pada Selasa (06/01/2026). Salah satunya terkait rencana pembangunan kantor Kementerian Haji dan Umroh di Kota Madiun. Salah satu titik lahan yang disiapkan berada di seputaran Jalan Ring Road di Kelurahan Winongo Kecamata Manguharjo. “Itu tanahnya […]

    Bagikan
  • Nyaris Baku Hantam di Terminal Caruban, Dua Kru Bus yang Bersitegang Berebut Penumpang

    Nyaris Baku Hantam di Terminal Caruban, Dua Kru Bus yang Bersitegang Berebut Penumpang

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ketegangan sempat memuncak di Terminal Caruban, Kabupaten Madiun, usai dua kru bus nyaris terlibat baku hantam pada Sabtu pagi (19/07/2025). Insiden tersebut terekam dalam video amatir dan tersebar di media sosial, memicu reaksi beragam dari publik. Video berdurasi singkat itu memperlihatkan sejumlah orang berusaha melerai dua kelompok yang terlibat adu […]

    Bagikan
  • Disnakerin Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi Pelayanan

    Disnakerin Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya menjaring aspirasi dan masukan dari para pemangku kepentingan terkait kualitas layanan publik, Selasa (09/12/2025). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2017 yang mewajibkan setiap perangkat daerah penyelenggara layanan publik membuka […]

    Bagikan
  • Arus Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas di GT Madiun Melonjak 89 Persen

    Arus Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas di GT Madiun Melonjak 89 Persen

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Volume kendaraan yang melintas keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun selama periode mudik Idulfitri 1447 Hijriah mengalami lonjakan signifikan. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat total 100.451 kendaraan keluar dari GT Madiun sepanjang 13–22 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat 89,36 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka […]

    Bagikan
expand_less