Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Camat se-Madiun Lurug Kejari, Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rp. 1,5 Miliar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seluruh camat se-Kabupaten Madiun mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Madiun — Seluruh camat se-Kabupaten Madiun bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, Jumat (2/1/2025). Hal itu untuk memberikan klarifikasi terkait isu dugaan pungutan liar (Pungli) yang menyeret aparatur desa dan kejaksaan.

Langkah tersebut dilakukan menyusul beredarnya pemberitaan mengenai dugaan penggalangan dana hingga Rp. 1,5 miliar serta kabar temuan uang puluhan juta rupiah yang disebut melibatkan sejumlah kepala desa. Isu itu sebelumnya memicu klarifikasi berjenjang hingga Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Kepala Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Jaenuri, membantah adanya penggalangan dana sebagaimana diberitakan. Ia menegaskan pemeriksaan yang dilakukan kejaksaan hanya sebatas klarifikasi.

“Tidak ada penggalangan dana Rp. 1,5 miliar. Klarifikasi hanya berupa wawancara singkat di kantor. Setelah itu kami beraktivitas seperti biasa,” kata Jaenuri usai bertemu Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun setempat.

Ia juga membantah informasi terkait temuan uang Rp. 24 juta. Menurutnya, uang tersebut berasal dari kegiatan rutin antar kepala desa dan bersifat pribadi. “Itu kegiatan anjangsana antar kepala desa. Ada arisan bulanan sekitar Rp. 500 ribu dan uang konsumsi. Itu uang pribadi, bukan dana desa dan bukan perintah siapa pun,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Camat Balerejo, Suci Wuryani. Ia memastikan tidak pernah ada perintah dari kecamatan maupun DPMD untuk melakukan pengumpulan dana. “Klarifikasi hanya menanyakan apakah pemberitaan itu benar atau tidak. Saya sampaikan tidak ada,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Madiun, Supriadi, menjelaskan kegiatan yang dipersoalkan merupakan bagian dari pembinaan hukum. Ia menegaskan tidak ada instruksi, kewajiban, maupun permintaan pengumpulan dana dalam bentuk apa pun.

“Tidak ada permintaan, tidak ada perintah, tidak ada nominal, termasuk isu pemotongan dua persen atau angka lain. Itu tidak benar,” kata Supriadi.

Supriadi menyebut pihaknya telah menjalani klarifikasi di Kejari Madiun maupun Kejati Jawa Timur. Dari hasil klarifikasi tersebut, tidak ditemukan adanya perintah atau permohonan pengumpulan dana dari kejaksaan kepada kepala desa.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, menegaskan hingga saat ini belum menerima laporan resmi dari camat atau kepala desa terkait dugaan permintaan uang oleh oknum kejaksaan. “Berdasarkan klarifikasi yang ada, termasuk dari Kepala Dinas, tidak ditemukan adanya permintaan uang,” ujar Achmad.

Meski demikian, ia menegaskan institusinya tidak akan mentoleransi praktik pungli jika di kemudian hari terbukti dilakukan oleh oknum kejaksaan. “Jika ada laporan dan terbukti, siapa pun pelakunya, termasuk anggota saya sendiri, akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Sebelumnya, Kejati Jawa Timur membenarkan adanya klarifikasi terhadap seorang staf Kejari Kabupaten Madiun terkait dugaan pungli. Kepala Kejati Jawa Timur, Agus Sahat, mengatakan klarifikasi tersebut masih bersifat awal.

“Kami sedang menilai kebenarannya, benar atau tidak laporan itu. Ini merupakan bentuk respons cepat kami,” ujar Agus Sahat dalam konferensi pers virtual, Rabu (31/12/2025). Hingga kini, proses klarifikasi masih berlangsung dan belum ada penetapan status hukum terhadap pihak mana pun. Pemerintah daerah dan kejaksaan menyatakan komitmen untuk membuka proses secara transparan.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

    Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan internasional di kawasan Timur Tengah. Belasan jemaah umroh asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, sempat tertahan di Bandara Jeddah akibat pengaturan ulang jadwal penerbangan dan faktor keamanan. Konflik yang memanas membuat sejumlah jalur udara di kawasan tersebut ditutup sementara. […]

    Bagikan
  • Razia Gabungan di Kota Madiun, Banyak Kendaraan Kena Tilang karena Pajak Mati

    Razia Gabungan di Kota Madiun, Banyak Kendaraan Kena Tilang karena Pajak Mati

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas gabungan dari Satlantas Polres Madiun Kota bersama Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Kota Madiun dan Badan Pendapatan Daerah Kota Madiun menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan Jawa, Kota Madiun, Kamis (21/5/2026). Petugas tampak memeriksa kelengkapan kendaraan yang melintas. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat diarahkan ke tepi jalan untuk […]

    Bagikan
  • Kebakaran Pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Gudang Penyimpanan Ludes

    Kebakaran Pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Gudang Penyimpanan Ludes

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu PT. Dwi Prima Sentosa yang berada di Desa Karangtengah Prandon, Kec/Kabupaten Ngawi pada Minggu (06/07/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Kobaran api melahap bagian gudang penyimpanan sepatu dan sandal. Diduga api berasal dari korsleting listrik pada Air Conditioner (AC). Riki Hidayat, petugas keamanan pabrik saat dikonfirmasi mengaku sempat […]

    Bagikan
  • BGN Ancam Suspend Dapur MBG yang Tak Libatkan Minimal 15 Supplier Lokal

    BGN Ancam Suspend Dapur MBG yang Tak Libatkan Minimal 15 Supplier Lokal

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan akan menindak tegas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak melibatkan sedikitnya 15 supplier lokal dalam penyediaan bahan pangan. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, saat menghadiri kegiatan Sinergi Ekonomi Kerakyatan Strategi Pemberdayaan Peternakan dan Usaha Mikro dalam Mendukung Program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Masjid Agung Baitul Hakim, hingga titik wisata pendukung lainnya. Langkah ini dirancang untuk menghidupkan pusat kota secara merata dan mengurangi ketergantungan pada keramaian PSC sebagai satu-satunya magnet wisata. Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengirim 15 personel dalam tim SAR gabungan untuk membantu pencarian seorang pendaki yang hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Pencarian ditempuh melalui jalur Bukit Jobolarangan via Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol. Plt Kalaksa BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
expand_less