Berita Terkini
Trending Tags

Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pesilat dari berbagai perguruan silat mendeklarasikan diri sebagai pemersatu bangsa, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pesilat dari berbagai perguruan silat yang tergabung dalam paguyuban kampung pesilat di Kabupaten Madiun mendeklarasikan diri sebagai pemersatu bangsa. Deklarasi yang berlangsung di Gedung Padepokan Kampung Pesilat Caruban pada Selasa (09/09/2025) itu dihadiri Bupati Madiun, Hari Wuryanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan perguruan silat.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyebut deklarasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat keamanan, ketertiban, dan kerukunan di wilayahnya.

“Seluruh komponen masyarakat, termasuk pesilat, sudah berperan aktif menjaga kondusivitas. Ini yang harus kita rawat agar daerah tetap aman dan rukun,” ujar Hari Wuryanto.

Menurutnya, pasca deklarasi setiap perguruan silat diharapkan saling mendukung dalam kegiatan lintas organisasi. Ia mencontohkan, saat bulan Muharram (Suro) yang dahulu identik dengan potensi konflik kini justru lebih kondusif.

“Sekarang masyarakat bisa beraktivitas tenang, UMKM berani buka usaha. Itu bukti perubahan pola pikir dan hasil kebersamaan,” tambahnya.

Bupati yang akrab disapa Hari Wur itu menegaskan langkah berikutnya adalah memperkuat kolaborasi antarpaguyuban silat. 

“Contohnya waktu kemarin kegiatan di perguruan IKS, Korlap dari perguruan Winongo, SH Terate dan Pagar Nusa bisa ikut menjaga kegiatan perguruan lain, begitu pula sebaliknya. Kabupaten Madiun ini milik kita semua, bukan hanya milik Bupati atau Kapolres,” tegasnya.

Kapolres Madiun AKBP, Kemas Indra Natanegara, turut mengapresiasi deklarasi tersebut. Ia menilai peran pesilat selama ini cukup signifikan menjaga keamanan daerah. Namun, ia mengingatkan potensi gangguan bisa muncul dari pihak luar.

“Kondusivitas Madiun terjaga berkat kerja sama semua pihak. Tapi kita tetap perlu waspada agar provokator dari luar tidak memengaruhi situasi,” katanya.

Deklarasi Pesilat Pemersatu Bangsa ini diharapkan menjadi tonggak baru persatuan antar perguruan silat di Kabupaten Madiun, sekaligus menghapus stigma konflik yang kerap mewarnai peringatan bulan Suro di masa lalu.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajari Magetan Dezi Setiapurnama Dicopot, Ditarik ke Kejagung Setelah Pemeriksaan Internal

    Kajari Magetan Dezi Setiapurnama Dicopot, Ditarik ke Kejagung Setelah Pemeriksaan Internal

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Magetan kembali berganti. Dezi Setiapurnama, yang belum genap tiga bulan memimpin institusi tersebut, dikabarkan ditarik ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan oleh tim internal. Perubahan pucuk pimpinan ini menambah panjang dinamika di lingkungan Kejaksaan Negeri Magetan.  Dimana, sebelumnya Kejari Magetan dipimpin Yuana Nurshiyam sebelum […]

    Bagikan
  • Arus Balik, Volume Kendaraan di Ruas Jalan Tol Ngawi – Kertosono Meningkat

    Arus Balik, Volume Kendaraan di Ruas Jalan Tol Ngawi – Kertosono Meningkat

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Volume kendaraan di seluruh gerbang tol PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri mengalami peningkatan. Pada Jumat (04/04/2025) tercatat mencapai 54.994 kendaraan atau meningkat sebesar 283,45% dari lalu lintas normal sebanyak 14.342 kendaraan. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto mengatakan peningkatan volume kendaraan di ruas JNK dapat dilayani dengan optimal, salah […]

    Bagikan
  • Tiyas Maulana, Perajin Barongan dari Magetan yang Tekun Merawat Warisan Budaya

    Tiyas Maulana, Perajin Barongan dari Magetan yang Tekun Merawat Warisan Budaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di sudut Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, suara ketukan halus dari pahat kayu terdengar nyaris setiap hari. Dari rumah sederhana itulah Tiyas Maulana (22) menyalurkan ketekunan dan kecintaannya pada seni tradisi. Membuat singa barong, topeng besar ikonik kesenian Reog. Tidak pernah terlintas dalam benaknya bahwa keisengan masa remaja akan berubah […]

    Bagikan
  • Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan di kawasan Telaga Sarangan masih menunjukkan kepadatan menjelang berakhirnya masa liburan. Di tengah derasnya mobilitas masyarakat, Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tetap siap siaga menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pengendara di tanjakan ekstrem pertigaan depan Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Ini menjadi salah satu titik […]

    Bagikan
  • Jelang Masa Angkutan Lebaran, Pegawai KAI Daop 7 Madiun Dibekali Keterampilan Medis 

    Jelang Masa Angkutan Lebaran, Pegawai KAI Daop 7 Madiun Dibekali Keterampilan Medis 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masa Angkutan Lebaran 2025 menjadi atensi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Hal itu tidak lepas dari tingginya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna moda transportasi kereta api untuk melakukan perjalanan mudik atau balik lebaran. Untuk itu, KAI Daop 7 Madiun pun memberikan pembekalan kepada para pegawai dengan keterampilan […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Dwi Rizaldi Hatmoko terus bergulir di meja penyidik Polres Madiun Kota. Bahkan, kepolisian resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 5 Juni 2025 dengan nomor B/83/SP2HP-5/II/RES.1.6/2025/Satreskrim. “Sudah […]

    Bagikan
expand_less