Berita Terkini
Trending Tags

Proyek Rekonstruksi Jalan Menuju TPA Botok Disorot, Talud  Baru Disebut Mudah Ambrol

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Talud baru proyek Jalan Sidowayah–Botok disorot warga. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pekerjaan rekonstruksi Jalan Sidowayah–Botok yang menjadi salah satu akses menuju rencana pembangunan tempat pemrosesan akhir (TPA) baru di Kabupaten Magetan mendapat sorotan warga. Pasalnya, bangunan talud yang masih dalam tahap pengerjaan disebut memiliki kualitas yang kurang baik dan mudah rusak.

Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp 711.525.000 dengan masa pelaksanaan mulai 23 Juni hingga 20 Oktober 2026. Salah satu bagian pekerjaan berupa pembangunan talud di sepanjang akses jalan tersebut.

Sorotan muncul setelah warga menemukan bagian talud yang masih relatif baru namun mudah mengalami kerusakan. Bahkan, menurut warga, material pada bagian tertentu dapat terlepas hanya dengan sentuhan tangan.

Simun, warga setempat, mengatakan bangunan talud tersebut baru dikerjakan sekitar tiga minggu. Ia menilai kondisi konstruksi belum menunjukkan kualitas yang baik meski pekerjaan masih berlangsung.

“Ini baru sekitar tiga minggu. Kalau kualitasnya seperti ini, saya kira kurang bagus. Kemungkinan semennya kurang dan pasir yang digunakan juga harus bagus supaya bangunan kuat,” ujar Simun.

Menurutnya, kondisi tersebut patut menjadi perhatian karena talud nantinya akan berfungsi sebagai bagian pendukung infrastruktur jalan. Jika konstruksi tidak cukup kuat, kerusakan dikhawatirkan semakin parah ketika terkena hujan.

“Kalau terkena hujan nanti bisa larut dan ambrol. Kalau sekarang saja sudah seperti ini, kalau sudah berbulan-bulan bisa lebih parah,” katanya.

Di sisi lain, pekerja proyek memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan tanpa kendala berarti dan dikerjakan sesuai rencana teknis.

Panji, salah seorang pekerja, menjelaskan pekerjaan yang tengah dilakukan mencakup pembangunan akses jalan berupa rabat beton, talud, sekaligus bagian taper pada persimpangan. Jalan tersebut memiliki lebar sekitar tiga meter, sementara taper direncanakan berukuran dua meter kali 20 meter.

Image Not Found
Proyek jalan menuju rencana TPA Botok senilai Rp711 juta. Foto : Kus-Sinergia

“Ini akses jalan dari Sidowayah menuju Botok. Total pekerjaan jalan sekitar 800 meter. Untuk jalannya lebarnya tiga meter, sedangkan taper untuk persimpangan dua meter kali 20 meter,” jelas Panji.

Mengenai kualitas pekerjaan, Panji menyebut pelaksanaan proyek sejauh ini berjalan sesuai rencana anggaran dan biaya (RAB).

“Kalau pekerjaan di sini insyaallah aman semua. Tidak ada kendala. Untuk kualitas juga insyaallah aman dan sesuai RAB,” ujarnya.

Sorotan warga terhadap talud tersebut menjadi penting mengingat pekerjaan masih berlangsung dan masa kontrak proyek baru berakhir pada 20 Oktober 2026. Kondisi bangunan yang dinilai mudah rusak di tengah proses pengerjaan diharapkan dapat segera mendapat perhatian dari pelaksana maupun pihak terkait.

Pemeriksaan terhadap kesesuaian hasil pekerjaan dengan spesifikasi teknis menjadi hal penting untuk memastikan infrastruktur yang dibangun tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memiliki daya tahan sesuai peruntukannya.

Terlebih, Jalan Sidowayah–Botok diproyeksikan menjadi akses penting menuju kawasan Botok dan rencana pembangunan TPA baru. Dengan nilai proyek mencapai lebih dari Rp700 juta, masyarakat berharap setiap bagian pekerjaan dikerjakan secara optimal dan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun dan TNI-Polri Gelar Kurve Bersihkan Sungai dan Pangkas Pohon Rawan Roboh

    Pemkot Madiun dan TNI-Polri Gelar Kurve Bersihkan Sungai dan Pangkas Pohon Rawan Roboh

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama jajaran TNI-Polri menggelar aksi kerja bakti (kurve) di sejumlah titik pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah terkait penguatan kepedulian terhadap lingkungan. Aksi kurve dipusatkan di wilayah Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota […]

    Bagikan
  • IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

    IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persoalan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun kembali menjadi sorotan. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menemukan fasilitas IPAL di SPPG Ngegong masih belum memenuhi standar saat inspeksi mendadak (sidak), Kamis (7/5/2026). Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut hasil […]

    Bagikan
  • Geledah Balai Kota Madiun, KPK Periksa Ruang Kerja Wali Kota Nonaktif Maidi Play Button

    Geledah Balai Kota Madiun, KPK Periksa Ruang Kerja Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Kali ini, giliran Balai Kota Madiun yang menjadi sasaran penggeledahan oleh lembaga antirasuah itu pada Kamis (29/01/2026). Tim penyidik KPK tiba di Balai Kota sekira pukul 09.30 WIB dengan 8 mobil Toyota Innova. Dalam penggeledahan ini, […]

    Bagikan
  • Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KAB.MADIUN – Pembangunan Masjid Quba milik Pemerintah Kabupaten Madiun masih menyisakan polemik tukar guling aset. Hingga Kini belum ada kejelasan atas tanah pengganti aset milik Desa yang sah tersebut. “Ini dimulai surat dari Kabupaten Madiun Tahun 2016. Jadi waktu itu ada tim dari Kabupaten datang untuk memproses mulai pemakaian tanah bengkok untuk dijadikan lahan Masjid […]

    Bagikan
  • Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan

    Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sosok dr Yunus Mahatma rupanya bukan nama baru di dunia kesehatan publik Jawa Timur. Sebelum menjabat sebagai Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, ia pernah memimpin RSUD dr Sayidiman Magetan. Jejak kepemimpinannya pun masih tercatat dalam laman resmi rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Magetan tersebut. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

    Bagikan
expand_less