
Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan kendaraan bermotor mengikuti uji emisi di kawasan pusat pemerintahan Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (29/04/2025). Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjaga kualitas udara sekaligus mengurangi polusi dari gas buang kendaraan.
Dalam uji emisi tersebut, petugas memeriksa kadar karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida (NOx) untuk memastikan kendaraan memenuhi standar lingkungan yang ditetapkan.
Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, menegaskan bahwa uji emisi menjadi bagian dari komitmen Pemkab dalam Kampanye Langit Biru.
“Ini bentuk sumbangsih kami untuk generasi mendatang. Karena kendaraan bermotor adalah salah satu penyumbang pemanasan global,” ujarnya.
Mantan Direktur RSUD Dolopo itu juga mengingatkan dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan masyarakat. Emisi kendaraan, kata dia, berkontribusi terhadap berbagai penyakit serius.

“Pemilik kendaraan sebaiknya rutin servis berkala. Emisi berlebih bisa menyebabkan gangguan jantung, paru-paru, bahkan meningkatkan risiko kanker otak, terutama pada anak-anak dan orang tua,” imbuh Purnomo.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, menambahkan, uji emisi tidak hanya menyasar kendaraan milik warga, tapi juga kendaraan dinas dan pribadi milik ASN.
“Target kami ada 150 kendaraan yang diuji mulai hari ini hingga besok, 30 April,” jelas Zahrowi.
Lebih lanjut, Zahrowi mengatakan uji emisi ini juga untuk menghitung Indeks Kualitas Udara (IKU) di Kabupaten Madiun. “Dua tahun terakhir, kualitas udara kita sudah masuk kategori sangat baik. Ini capaian yang patut kita jaga,” pungkasnya.
Tova Pradana – Sinergia