Berita Terkini
Trending Tags

Dana Desa 2026 Kabupaten Madiun Capai Rp165 Miliar, Pemanfaatan 70 Persen Tunggu Program Mandatori Pusat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun, Hari Wuryanto saat acara BIMTEK, Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 untuk 198 desa di wilayahnya tetap disalurkan. Namun, sebagian besar penggunaannya masih menunggu kejelasan kebijakan mandatori dari pemerintah pusat. Total anggaran Dana Desa 2026 yang diterima Kabupaten Madiun mencapai sekitar Rp165 miliar.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran serta adanya program wajib (mandatori) dari pemerintah pusat menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan penggunaan Dana Desa tahun ini.

“Anggarannya terbatas, dan sesuai informasi yang kami terima, Dana Desa saat ini diturunkan secara reguler sekitar 30 persen. Sementara 70 persennya menunggu program mandatori dari pusat,” ujar Hari Wuryanto Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan, pemerintah daerah masih menyesuaikan dengan regulasi yang akan ditetapkan pemerintah pusat. Apabila nantinya terdapat perubahan kebijakan, Pemkab Madiun siap melakukan penyesuaian melalui mekanisme perubahan anggaran.

“Kalau nanti tidak ada program mandatori tertentu, tentu akan ada perubahan dan kita sesuaikan. Yang jelas, anggaran Dana Desa tetap akan diturunkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun, Supriyadi, menyampaikan bahwa hingga saat ini regulasi teknis berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait Dana Desa 2026 memang belum diterbitkan. Meski demikian, informasi awal mengenai besaran anggaran sudah diterima pemerintah daerah.

“Untuk Dana Desa 2026, informasinya sudah kami terima meskipun PMK-nya belum terbit. Informasi awal ini sudah kami sampaikan kepada pemerintah desa,” jelas Supriyadi.

Image Not Found
Acara BIMTEk bersama PPKD se-kecamatan wungu, Foto :Tova-Sinergia

Menurutnya, Dana Desa 2026 terbagi menjadi alokasi reguler dan non-reguler. Untuk alokasi reguler, Kabupaten Madiun diperkirakan menerima anggaran sekitar Rp165 miliar, dengan perbedaan kecil dari angka total yang telah diinformasikan sebelumnya.

“Penggunaan Dana Desa sudah diatur dalam PMK dan Permendes. Secara umum hampir sama dengan tahun sebelumnya, meskipun ada beberapa penyesuaian,” katanya.

Supriyadi menambahkan, berdasarkan informasi awal, sekitar 30 persen Dana Desa dapat digunakan secara fleksibel oleh desa sesuai ketentuan, sedangkan 70 persen lainnya masih menunggu kejelasan program mandatori dari pemerintah pusat.

“Terkait program mandatori seperti koperasi desa atau program nasional lainnya, itu nanti akan diatur dalam PMK. Sampai saat ini, yang kami terima baru informasi besaran dana reguler. Untuk non-reguler atau non-alokasi, belum ada informasi lanjutan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Madiun berharap regulasi resmi dari pemerintah pusat segera diterbitkan agar pemerintah desa dapat menyusun perencanaan dan pelaksanaan anggaran Dana Desa 2026 secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan perundang-undangan. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di saat banyak anak muda bermimpi bekerja di kota besar dengan penghasilan tinggi, dua pemuda asal Desa Becok, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, justru memilih jalan berbeda. Mereka menekuni dunia pertanian dan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan. Adalah Yusril Anwar (24), lulusan salah satu universitas di Ponorogo, dan […]

    Bagikan
  • Kayu Lapuk, Atap Rumah Warga Di Kota Madiun Roboh, Ini Langkah Pemkot

    Kayu Lapuk, Atap Rumah Warga Di Kota Madiun Roboh, Ini Langkah Pemkot

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Atap rumah milik Wahyu Zu’ari di Jalan Sultan Trenggono RT 17, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun dilaporkan ambruk pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerusakan pada bagian atap dan rangka bangunan tergolong signifikan. Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan dari BPBD Kota […]

    Bagikan
  • Atap Rumah Joglo Rusak Parah Akibat Angin Kencang dan Petir

    Atap Rumah Joglo Rusak Parah Akibat Angin Kencang dan Petir

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah rumah bergaya joglo milik Agus Santoso di Desa Kutu Wetan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, rusak parah pada bagian atapnya setelah diterjang angin kencang disertai sambaran petir. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (28/10) sore, bersamaan dengan hujan ringan yang melanda wilayah tersebut. Genteng rumah Agus berhamburan akibat terjangan angin dan getaran […]

    Bagikan
  • Tersangka Kericuhan Demo di DPRD Kota Madiun bertambah

    Tersangka Kericuhan Demo di DPRD Kota Madiun bertambah

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus kericuhan dan perusakan di Kantor DPRD Kota Madiun pada 30 Agustus 2025 terus berlanjut. Hingga kini, jumlah tersangka yang ditetapkan polisi bertambah menjadi sepuluh orang. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, mengungkapkan bahwa satu tersangka baru berinisial W.R resmi ditetapkan pekan lalu. “Satu minggu yang lalu kita […]

    Bagikan
  • Tebing 10 Meter Longsor di Lereng Gunung Wilis, Tembok Rumah Warga Madiun Roboh

    Tebing 10 Meter Longsor di Lereng Gunung Wilis, Tembok Rumah Warga Madiun Roboh

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu malam (28/3/2026). Longsor dari tebing setinggi sekitar 10 meter menimpa bagian rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pada bangunan. Material tanah dan batu menghantam tembok rumah milik Murtini, warga Dusun Sempu, Desa Padas. Akibatnya, dinding […]

    Bagikan
  • Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SInergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun mencatat jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung di wilayahnya tinggal tiga orang setelah dilakukan verifikasi dan validasi data terbaru tahun 2026. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, menjelaskan, pemutakhiran data tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Sosial Provinsi […]

    Bagikan
expand_less