Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan ruang kelas sekolah di Jawa timur mengalami kerusakan infrastruktur, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan ruang kelas sekolah di Jawa timur mengalami kerusakan infrastruktur. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tengah memetakan dengan fokus pada bangunan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa pemetaan dilakukan guna mengklasifikasikan tingkat kerusakan sekolah, sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan.

“Saat ini kami turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi fisik sekolah, terutama yang mengalami kerusakan parah. Ini harus menjadi prioritas,” kata Aries saat ditemui di Madiun, Kamis (05/06/2025).

Ia menjelaskan, sekolah dengan kerusakan ringan masih dapat ditangani melalui anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, untuk kerusakan yang lebih parah, diperlukan intervensi pemerintah secara langsung.

“Kerusakan ringan bisa ditangani lewat BOS. Tapi untuk kategori sedang dan berat, harus ada langkah lanjutan dari pemerintah karena anggarannya lebih besar,” ujarnya.

Meski keterbatasan anggaran menjadi tantangan, Aries memastikan Pemprov Jawa Timur tetap berkomitmen menyelesaikan permasalahan infrastruktur pendidikan ini secara bertahap.

“Memang anggaran provinsi tidak bisa mencakup semua, tapi ini tetap kami jadikan perhatian utama. Secara bertahap akan kami tangani,” tegasnya.

Menurut data sementara Dinas Pendidikan, sebagian besar sekolah yang rusak merupakan bangunan lama, bahkan beberapa di antaranya sudah berdiri sejak masa penjajahan Belanda.

“Banyak sekolah yang dibangun pada era kolonial. Sekarang kami petakan kembali agar bisa ditentukan mana yang membutuhkan penanganan segera,” pungkas Aries.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

    Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di tengah maraknya isu peredaran beras premium oplosan, CV Martindo Rice Indonesia memutuskan menghentikan sementara produksi beras merek Bulan Emas, Palur, dan Palur Ping. Kebijakan ini berlaku sejak 4 Agustus 2025 dan belum ditentukan batas waktunya. Keputusan tersebut disampaikan manajemen melalui surat terbuka yang ditujukan kepada seluruh konsumen dan distributor. […]

    Bagikan
  • 54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan massal terjadi di Kabupaten Ngawi. Sedikitnya 54 siswa dari dua sekolah berbeda, yaitu SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah 4 Ngawi, dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Rabu (01/10/2025). Para pelajar tersebut mengalami gejala mulai dari mual, sakit perut, hingga kejang-kejang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Identitas Korban Pembunuhan di Ngawi Terungkap, Keluarga Datangi RSUD dr. Soeroto

    Identitas Korban Pembunuhan di Ngawi Terungkap, Keluarga Datangi RSUD dr. Soeroto

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jasad perempuan yang ditemukan di dalam koper di Desa Dadapan Kecamatan Kendal pada Kamis (23/01/2025) kemarin akhirnya terungkap. Pihak keluarga mendatangi RSUD dr. Soeroto Ngawi guna memastikan.  Perasaan sedih, kaget, hingga menahan isak tangis dirasakan Ana Yuliani (29) bersama Hendi Suprapto (42) ayah tiri korban saat mendatangi RSUD Dr Soeroto […]

    Bagikan
  • Menjelang Natal, Toko Parcel di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga 30 Persen

    Menjelang Natal, Toko Parcel di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga 30 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana hangat jelang Natal dan Tahun Baru mulai terasa di berbagai sudut Kabupaten Magetan. Di antara deretan toko penjual parcel, Toko Roti Imelda di Jalan Ahmad Yani tampil mencolok dengan geliat pesanan yang terus berdatangan. Sejak pertengahan November lalu, toko ini sudah bersiap menyambut momen istimewa, merakit ratusan paket hadiah yang […]

    Bagikan
  • Diana Sasa Resmi Pimpin DPC PDI Perjuangan Magetan 2025–2030, Ini Targetnya

    Diana Sasa Resmi Pimpin DPC PDI Perjuangan Magetan 2025–2030, Ini Targetnya

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi terbentuk. Dalam Konferensi Cabang (Konfercab) serentak se-Jawa Timur yang digelar pada 20–21 Desember 2025, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menetapkan Diana Amalia Verawati Ningsih, atau dikenal Diana Sasa, sebagai Ketua DPC periode 2025–2030. Sementara itu, posisi Sekretaris DPC dipercayakan […]

    Bagikan
  • Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingkat perilaku seks bebas di kalangan remaja Kabupaten Magetan masih terbilang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Magetan menerima sedikitnya 68 permohonan dispensasi kawin. Ironisnya hal itu dikarenakan kehamilan di luar nikah maupun tertangkap berhubungan badan oleh keluarga atau warga. Menurut Hakim Pengadilan Agama Magetan, Sunyoto dari 68 perkara yang […]

    Bagikan
expand_less