Berita Terkini
Trending Tags

Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta MPLS saat menata baju di kamar asrama, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Jumlah peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo belum mencapai kuota maksimal meski kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dimulai. Dari total target 125 siswa, baru 119 anak yang tercatat aktif mengikuti MPLS hari pertama, Jumat (01/08/2025).

Menurut Kepala SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, beberapa siswa dari jenjang SD dan SMP diketahui mengundurkan diri di hari-hari awal sebelum MPLS dimulai. Alasan utamanya adalah orang tua belum sepenuhnya siap melepas anak-anak mereka untuk tinggal di asrama.

“Saat ini jumlah siswa kami baru 119. Untuk jenjang SD masih kurang empat, dan SMP kurang dua. Beberapa siswa memang mundur karena pertimbangan keluarga, terutama dari pihak orang tua yang belum rela,” ujar Devit.

Sekolah Rakyat Ponorogo menampung peserta didik dari jenjang SD hingga SMA dengan sistem asrama dan pembelajaran gratis. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu yang sebelumnya kesulitan mengakses pendidikan formal karena kendala biaya.

Devit menambahkan, pihak sekolah masih membuka peluang bagi siswa baru untuk menyusul mengisi kekosongan kuota. Bahkan saat MPLS berlangsung, masih ada siswa baru yang datang dan langsung dikenalkan dengan lingkungan sekolah dan asrama.

“Kami tetap membuka kesempatan selama kuota belum terpenuhi. Ada siswa yang baru masuk, termasuk yang putus sekolah di kelas 5 atau 6, dan ada pula yang dari awal tidak pernah sekolah karena kondisi ekonomi,” jelasnya.

Untuk mendukung proses adaptasi siswa, terutama yang berasal dari jenjang SD, pihak sekolah menerapkan sistem pengasuhan yang intensif. Satu pengasuh mendampingi sekitar 5 hingga 10 siswa di asrama, dan pendekatan dilakukan secara personal mengingat banyak anak yang masih mengalami homesick.

“Kami menyentuh mereka secara perlahan, mengambil hati mereka terlebih dahulu sebelum masuk ke disiplin dan rutinitas belajar,” pungkas Devit.

Dengan MPLS yang dirancang selama dua pekan penuh, Sekolah Rakyat Ponorogo berharap seluruh siswa dapat menyesuaikan diri dan membentuk kemandirian sebelum memulai pembelajaran formal di kelas.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Arus Mudik, Dirlantas Polda Jatim Bersama Satlantas Polres Madiun Kota Lakukan Ramp Check Bus di Terminal Purboyo Madiun

    Jelang Arus Mudik, Dirlantas Polda Jatim Bersama Satlantas Polres Madiun Kota Lakukan Ramp Check Bus di Terminal Purboyo Madiun

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka mempersiapkan kelancaran dan keselamatan arus mudik pada Operasi Ketupat Semeru 2025, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama dengan Satlantas Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan pemeriksaan ramp check kendaraan bus di Terminal Purboyo Tipe A Kota Madiun pada Rabu (19/03/2025). Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah cek kadar […]

    Bagikan
  • Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan memastikan seluruh sekolah dasar negeri (SDN) telah memperoleh peserta didik baru. Meski demikian, sebagian besar sekolah masih belum mampu memenuhi kuota penerimaan yang telah ditetapkan. Kepala […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Bongkar Kasus Penipuan hingga Curanmor Bermodus Kencan Online

    Polres Madiun Kota Bongkar Kasus Penipuan hingga Curanmor Bermodus Kencan Online

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota menunjukkan komitmen dalam memberantas tindak kriminal di wilayah hukumnya. Dalam kurun waktu berdekatan, aparat berhasil mengungkap dua kasus berbeda, yakni penipuan dana talangan dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan modus kencan online. Kasus praktik penipuan dan penggelapan dengan modus kerja sama dana talangan untuk take […]

    Bagikan
  • Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepala Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Tony Ahmadi, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis malam (12/3/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penambangan ilegal tanah dan pasir yang diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Penetapan tersangka dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB setelah penyidik mengantongi minimal dua […]

    Bagikan
  • 8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak delapan orang berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Kabupaten Madiun setelah terjebak banjir di sungai Tretes Desa Gandul Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pada Senin malam, (24/02/2025). Kejadian ini bermula saat hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Hal itu menyebabkan aliran sungai di kawasan itu meluap dan menutup […]

    Bagikan
  • KPK Periksa 13 Pejabat Pemkab Ponorogo, Pendalaman Kasus Suap Jabatan Masuki Babak Baru

    KPK Periksa 13 Pejabat Pemkab Ponorogo, Pendalaman Kasus Suap Jabatan Masuki Babak Baru

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali memasuki fase krusial. Pada Senin (01/12/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sedikitnya 13 pejabat Pemkab Ponorogo dalam agenda pemeriksaan maraton yang dipusatkan di Polres Madiun Kota. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Ia […]

    Bagikan
expand_less