Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Eko Bayu Riadi pelaku penusukan jukir akhirnya di amankan, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pelarian Eko Bayu Riadi, warga Jalan Sendang Barat, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun akhirnya berhenti di tangan Satreskrim Polres Madiun Kota. Tersangka menjadi buronan usai peristiwa penusukan juru parkir (jukir) Pasar Besar Madiun (PBM) pada tahun 2024 lalu. Tersangka berhasil dtangkap di Desa Hulaan, Menganti, Gresik pada 6 April lalu.

Kapolres Madiun Kota/ AKBP Wiwin Junianto Supriyadi melalui Kasatreskrim Polres Madiun Kota Madiun AKP Agus Setiawan Kamis (08/05/2025) mengungkapkan tersangka melakukan percobaan melarikan diri sejak insiden penusukan terhadap korban Agus Purnawan, warga Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun pada 2 Agustus 2024 lalu di PBM. Sebelum ditangkap di Gresik, EBR sempat kabur ke wilayah Cirebon, Jawa Barat; Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan; Kabupaten Jembrana, Bali; hingga berhasil diringkus di Desa Hulaan, Menganti, Gresik.

“Kami mengamankan barang bukti berupa sajam berupa pisau, pakaian yang digunakan tersangka dan korban, serta rekaman kamera CCTV saat kejadian,” terangnya.

Menurut AKP Agus, kasus ini dipicu persoalan jam operasional jaga parkir. Menurut keterangan tersangka, korban menarik parkir di luar batas jam kesepakatan. Mendapati hal itu, tersangka menegur korban hingga timbul cekcok antara keduanya.

Di tengah cekcok, tersangka mengeluarkan senjata tajam (sajam) berupa pisau dan ditusukkan terhadap korban. Akibatnya, korban mengalami luka berat di lengan, punggung, dan leher.

‘’Korban dan saksi melaporkan peristiwa penusukan dan ditindaklanjuti Satreskrim Polres Madiun Kota dan berhasil dilakukan penangkapan,’’ jelas Agus.

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 170 ayat 2 KUHP terkait tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan luka-luka berat dan kematian hukuman 9 tahun penjara.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Bermuatan Mangga dan Perabotan Terguling di Jalur Ekstrem Sarangan, Dua Penumpang Luka Ringan

    Truk Bermuatan Mangga dan Perabotan Terguling di Jalur Ekstrem Sarangan, Dua Penumpang Luka Ringan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk Isuzu bermuatan buah mangga dan sejumlah perabotan rumah tangga terguling saat melintasi jalur ekstrem menuju kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026). Kecelakaan tunggal itu terjadi di tikungan atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Dalam peristiwa tersebut, dua penumpang truk mengalami luka ringan. Keduanya yakni […]

    Bagikan
  • Semua Fraksi Setujui Raperda Pembentukan Lima Desa Baru dengan catatan

    Semua Fraksi Setujui Raperda Pembentukan Lima Desa Baru dengan catatan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan lima desa baru di Kabupaten Ponorogo terus berlanjut. Dalam rapat paripurna DPRD Ponorogo dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi, Rabu (17/6/2026), seluruh fraksi menyatakan sepakat agar pembahasan lima Raperda pembentukan desa tersebut diteruskan ke tahap berikutnya. Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan secara […]

    Bagikan
  • Pria Tusuk Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Kabur Usai Dihadang Warga

    Pria Tusuk Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Kabur Usai Dihadang Warga

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Peristiwa penganiayaan terjadi di sebuah rumah di Jalan Munggut Arum, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (18/8/2026) malam. Seorang pria bernama Totok diduga menusuk istri sirinya, Widya, dan anak perempuan korban yang masih di bawah umur inisial N. Kedua korban mengalami luka akibat senjata tajam dan langsung dievakuasi warga ke […]

    Bagikan
  • H+5 Lebaran, Kepadatan Penumpang Kereta Api di Stasiun Madiun Masih Tinggi

    H+5 Lebaran, Kepadatan Penumpang Kereta Api di Stasiun Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepadatan penumpang kereta api di Stasiun Madiun masih tampak tinggi hingga Sabtu (05/04/2025) atau H+5 Lebaran. Keberangkatan penumpang mencapai lebih dari 4.000 orang per hari, dengan tujuan favorit seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Malang. Tercatat seluruh tiket perjalanan kereta api jarak jauh telah terisi 100 persen, bahkan untuk kereta […]

    Bagikan
  • PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan bergerak cepat usai menerima laporan terkait ratusan sapi yang dimiliki warga terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sesuai laporan, setidaknya ada 33 ekor sapi mati hingga Senin (30/12/2024). Sementara, tahun 2024 ini tercatat sudah 781 kasus PMK yang telah dilaporkan. “Jadi dari ratusan yang dilaporkan, […]

    Bagikan
  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
expand_less