Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 15
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku ditembak polisi saat melawan, (4/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Ngawi – Seorang residivis pencurian di Kabupaten Ngawi kembali ditangkap setelah melakukan serangkaian aksi kriminal, mulai dari pencurian uang puluhan juta rupiah hingga dua unit sepeda motor. Pelaku bernama Samidi (50), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena melawan saat pengembangan kasus untuk menunjukkan lokasi barang bukti.

Peristiwa penembakan terjadi pada Selasa (3/3/2026) siang saat tim Resmob Polres Ngawi membawa pelaku untuk mencari motor hasil curiannya. Saat mencoba kabur dan melawan, polisi menembakkan peluru ke kaki kanan Samidi. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasus yang menjerat Samidi berawal dari pencurian uang hampir Rp50 juta milik seorang pedagang gabah, Bambang Saputra (46), warga Desa Gelung. Aksi itu terjadi pada Rabu (20/8/2025) lalu. Pelaku masuk dengan cara merusak dinding bambu di samping pintu dapur, lalu mengambil tas berisi uang yang digantung di ruang tengah.

“Pagi hari istri saya melihat tas berisi uang hilang. Kami panik dan langsung melapor ke polisi. Pelaku merusak pintu dapur. Kami menduga ia residivis yang beberapa kali terlihat di sekitar rumah,” ujar Bambang Saputra.

Hasil penyelidikan mengarah pada Samidi, yang diketahui bersembunyi di rumah istri sirinya di Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Pelaku yang pernah dipenjara dalam kasus serupa dan bebas pada 2017 itu akhirnya ditangkap saat mengendarai sepeda motor di dekat lokasi persembunyiannya.

Kepada polisi, Samidi mengaku uang hasil curian sebesar Rp45 juta telah habis digunakan untuk membeli sepeda motor baru bagi istri sirinya. Ia juga mengaku mencuri dua sepeda motor, yakni Honda Vario milik Rukini (45), warga Desa Geneng, Kecamatan Geneng, pada 2022, serta Honda Beat milik Arif Hidayat (35), warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, pada 10 Februari 2024.

“Ini kasus pencurian uang pedagang gabah. Pelaku juga mengakui mencuri dua sepeda motor. Ia terpaksa kami lumpuhkan karena melawan saat proses pengembangan,” ungkap Aipda Sandri Budi Setiawan, Katim Resmob Satreskrim Polres Ngawi.

Sementara itu, Samidi mengakui seluruh perbuatannya. “Uangnya Rp45 juta, saya belikan motor baru untuk istri siri,” ujarnya singkat saat diamankan polisi.

Dua motor hasil curian akhirnya ditemukan di rumah bagian belakang milik istri sirinya. Polisi kemudian menyita tiga motor, dua di antaranya merupakan kendaraan hasil pencurian. Hingga kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Ngawi untuk pengembangan kasus lain yang kemungkinan terkait rekam jejak kriminalnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Angkutan Lebaran 2026, Direksi KAI dan KNKT Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

    Jelang Angkutan Lebaran 2026, Direksi KAI dan KNKT Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kesiapan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026 dengan melakukan inspeksi lintas di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Rabu (11/2/2026). Inspeksi dipimpin langsung oleh Direktur Operasi KAI, Awan Hermawan Purwadinata. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris KAI, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta […]

    Bagikan
  • Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus tragis kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api Stasiun Barat, Magetan, akhirnya mencapai putusan hukum. Pengadilan Negeri (PN) Magetan pada Kamis (4/12/2025) menjatuhkan vonis terhadap Agus Supriyanto, penjaga palang pintu yang menjadi terdakwa dalam insiden yang menelan empat korban jiwa tersebut. Dalam sidang terbuka, majelis hakim yang dipimpin Rintis Candra dengan […]

    Bagikan
  • Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan masih berlanjut. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa figur Sekda yang dibutuhkan daerah adalah sosok yang berintegritas dan mumpuni dalam memimpin birokrasi. “Untuk seleksi Sekda, sudah ada tiga pendaftar, tapi syaratnya harus ada empat pendaftar. Makanya pendaftarannya diperpanjang lagi. Sekda yang […]

    Bagikan
  • Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Jelang Idul Adha

    Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, harga sapi kurban di sejumlah pasar hewan di Ponorogo mengalami penurunan. Melimpahnya pasokan sapi tidak diimbangi dengan jumlah pembeli yang memadai sehingga harga sapi turun hingga jutaan rupiah per ekor. Di Pasar Hewan Jetis, Ponorogo, harga sapi mengalami penurunan antara Rp. 1 juta […]

    Bagikan
  • Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

    Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana perombakan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali molor. Hingga penghujung 2025, mutasi pejabat yang sudah lama dinantikan tak juga terealisasi. Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat masih ditempati pejabat yang telah berstatus “penghuni lama” selama lebih dari lima tahun. Data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia […]

    Bagikan
  • Ponorogo Gaspol! 307 Koperasi Merah Putih Resmi Jalan, Kantongi Bonus Rp. 2 Miliar dari Pemprov

    Ponorogo Gaspol! 307 Koperasi Merah Putih Resmi Jalan, Kantongi Bonus Rp. 2 Miliar dari Pemprov

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Koperasi Merah Putih (KMP) resmi mulai beroperasi di 307 desa dan kelurahan di Kabupaten Ponorogo. Peluncuran dilakukan serentak oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Senin (21/07/2025) lalu. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyampaikan bahwa keberadaan KMP diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat desa. “Kami berharap koperasi ini segera berjalan […]

    Bagikan
expand_less