Berita Terkini
Trending Tags

Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ASN pemerintahan magetan saat apel di alun alun Magetan

Sinergia | Magetan – Rencana perombakan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali molor. Hingga penghujung 2025, mutasi pejabat yang sudah lama dinantikan tak juga terealisasi. Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat masih ditempati pejabat yang telah berstatus “penghuni lama” selama lebih dari lima tahun.

Data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan menunjukkan bahwa sejumlah OPD yang sebelumnya disiapkan untuk masuk dalam rotasi jabatan mencakup Disdukcapil, DPMPTSP, DTPHPKP, BKPSDM, Disbudpar, DPMD, serta Dindikpora. Namun hingga kalender berganti, posisi-posisi tersebut belum mengalami perubahan.

Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, mengakui bahwa proses mutasi gagal dilaksanakan di akhir tahun. Ia menyebutkan, penyebabnya adalah kelengkapan administrasi yang masih diproses oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Pengajuan mutasi masih menunggu penyelesaian di BKN, sehingga belum bisa dilanjutkan,” kata Masruri, Rabu (31/12/2025).

Keterlambatan ini menyebabkan sejumlah jabatan strategis kembali harus diisi pejabat pelaksana tugas (Plt). Posisi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), misalnya, masih dirangkap oleh Kepala Disperindag, Sucipto, setelah Welly Kristanto dilantik menjadi Sekretaris Daerah. Jabatan asisten daerah pun disebut masih belum terisi definitif.

“Untuk posisi asisten juga masih belum ada keputusan,” tambah Masruri.

Situasi ini terasa kontras dengan desakan DPRD Magetan yang sejak beberapa bulan terakhir menuntut dilakukannya penyegaran birokrasi. Kritik tersebut menguat setelah evaluasi Gubernur Jawa Timur terhadap Rancangan APBD (RAPBD) 2026 menunjukkan banyak catatan penting yang dianggap sebagai sinyal lemahnya manajemen OPD.

Image Not Found
Foto : ASN pemerintahan magetan saat apel di alun alun magetan

Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryono, sebelumnya menilai ukuran kinerja birokrasi dapat dilihat dari banyaknya koreksi dalam evaluasi RAPBD. “Jumlah catatan dari gubernur itu cukup banyak. Itu menjadi indikator bahwa kinerja TAPD dan pengelolaan OPD belum mencapai standar yang memadai,” ujar Didik, Senin (29/12/2025).

Selain itu, ia menyoroti masih banyaknya kepala OPD yang menduduki posisi yang sama selama tujuh hingga delapan tahun. Menurutnya, masa jabatan yang terlalu panjang di satu kursi dapat berdampak pada turunnya performa.

“Ketika terlalu lama di satu jabatan, kejenuhan itu pasti muncul dan itu berpengaruh pada etos kerja,” tuturnya. Kini, keputusan berada di tangan Bupati Magetan. Publik menunggu apakah awal 2026 akan menjadi momentum dimulainya penyegaran birokrasi yang sesungguhnya, atau justru kembali menjadi wacana yang digulirkan tanpa realisasi.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di Dusun Tegir, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terisolir akibat longsor yang menutup akses jalan utama desa, Rabu (29/10/2025). Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah menimpa jalan […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun resmi menetapkan Kusno (61), Kepala Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun anggaran 2022. Penetapan status hukum dilakukan usai pemeriksaan intensif selama lebih dari enam jam pada Rabu, 6 Agustus […]

    Bagikan
  • Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi resmi menetapkan Winarto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah. Penetapan ini diumumkan pada Senin (26/05/2025) setelah serangkaian pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Politisi Partai Golkar tersebut diduga memainkan peran penting dalam proses pembebasan […]

    Bagikan
  • Bus Mogok Diseruduk Truk Boks di Madiun, Sopir Truk Boks Tewas Terjepit

    Bus Mogok Diseruduk Truk Boks di Madiun, Sopir Truk Boks Tewas Terjepit

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Nasional Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (7/4/2026) siang. Sebuah bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang tengah mogok ditabrak truk boks dari arah belakang. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Kejadian ini melibatkan bus Sumber Selamat bernopol W […]

    Bagikan
  • Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang […]

    Bagikan
  • 150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan kereta api. Kali ini, KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fattah, Kabupaten Nganjuk, dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api, Jumat (6/2/2026). Sedikitnya 150 siswa mengikuti kegiatan yang diinisiasi Tim […]

    Bagikan
expand_less