Salurkan Hibah Ternak dan Rumah Kompos, DKPP Dorong KWT dan Peternak Maju Berkembang
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month Selasa, 16 Des 2025
- visibility 21
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan menyalurkan bantuan hibah kepada kelompok wanita tani dan kelompok ternak di dua desa, yakni Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, dan Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang.
Bantuan tersebut diberikan dalam Program Pengendalian dan Pengawasan Penyediaan serta Peredaran Benih atau Bibit Ternak dan Hijauan Pakan Ternak di tingkat kabupaten/kota. Masing-masing kelompok menerima 12 ekor domba betina dan satu ekor domba jantan.
Selain ternak, setiap kelompok juga memperoleh bantuan kandang komunal dan rumah kompos, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun melalui Dana Alokasi Umum (DAU).
Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, drh. Harris Imballo, menjelaskan bahwa penerima bantuan terdiri dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Kencono Wungu di Desa Nglanduk dan kelompok ternak Lembu Joyo di Desa Gemarang.
“Ada dua kelompok yang menerima bantuan komoditas ternak domba, terdiri atas 12 ekor betina dan satu ekor jantan. Selain itu juga dilengkapi kandang komunal dan rumah kompos,” kata Harris saat ditemui, Selasa (16/12/2025).
Menurut drh Harris, KWT Kencono Wungu dipilih sebagai penerima bantuan karena dinilai memiliki kapasitas dan komitmen dalam mengelola program. Anggota kelompok tersebut mayoritas merupakan ibu rumah tangga yang juga beraktivitas sebagai petani di desa setempat.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dikembangkan dan digulirkan kepada anggota lain sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu, pupuk organik yang dihasilkan dari rumah kompos diharapkan dapat mendukung sektor pertanian lokal.
“Harapannya, bantuan ini tidak hanya berhenti di satu kelompok, tetapi bisa berkembang dan memberi manfaat lebih luas, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertanian berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu anggota KWT Kencono Wungu, Siti Mutmainah, mengaku bersyukur dan antusias menerima bantuan ternak dan rumah kompos tersebut. Ia mengatakan pengelolaan ternak akan dilakukan secara bergiliran oleh anggota kelompok dengan sistem pemeliharaan bersama.
“Ya senang banget. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu kemajuan kelompok dan meningkatkan ekonomi anggota,” kata Siti. (Tov/Krs).
- Penulis: Tova Pradana


