Berita Terkini
Trending Tags

SDN Glonggong 04 Tanamkan Cinta Budaya Lewat Ekstrakurikuler Dongkrek

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SDN Glonggong 04 Kabupaten Madiun kesenian tradisional Dongkrek. Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — SDN Glonggong 04 Kabupaten Madiun punya cara unik menanamkan nilai budaya kepada siswanya. Sekolah ini menjadikan kesenian tradisional Dongkrek sebagai kegiatan ekstrakurikuler unggulan untuk membentuk karakter dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal.

Kepala SDN Glonggong 04, Suhartini, mengatakan pelestarian Dongkrek bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari pendidikan karakter dan identitas daerah.

“Melestarikan Dongkrek berarti menjaga nilai bahwa kebaikan selalu mengalahkan kejahatan, sekaligus mempertahankan warisan leluhur agar tetap hidup di generasi muda,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

Dongkrek merupakan kesenian khas Madiun yang lahir dari tradisi rakyat Mejayan abad ke-19 sebagai ritual tolak bala. Pertunjukannya memadukan musik perkusi, nyanyian, dan tarian. Bunyi kentongan “krek-krek” menjadi asal nama Dongkrek. Tokoh Panji melambangkan kebaikan, sementara topeng menyeramkan menggambarkan roh jahat.

Di SDN Glonggong 04, kegiatan ini dikemas dalam ekstrakurikuler “Seni Dongkrek Sekar Jati”. Nama Sekar Jati berarti “bunga keindahan sejati” simbol ketulusan dan keaslian. Kegiatan diikuti siswa kelas III hingga VI setiap minggu dengan bimbingan guru dan pelatih seni tradisional.

Materinya meliputi gerak tari, permainan musik tradisional, pemaknaan karakter topeng, hingga nilai-nilai filosofis seperti gotong royong dan kebersamaan. Latihan dilakukan melalui praktik langsung dan pementasan mini di sekolah. Salah satu penampilan terbaik mereka ditampilkan saat penyambutan Ka Kwarcab pada HUT Pramuka ke-64 di Dolopo.

Menurut Suhartini, Dongkrek memberi banyak manfaat bagi siswa — mulai dari melatih kreativitas, disiplin, hingga kepercayaan diri.

 “Anak-anak belajar gotong royong, kebersamaan, dan berani tampil di depan umum,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk ikut mengintegrasikan budaya daerah ke dalam pembelajaran.

Dengan moto “Bangga Berbudaya, Bangga Jadi Anak Indonesia,” SDN Glonggong 04 menunjukkan bahwa pelestarian budaya bisa dimulai dari ruang kelas — dari semangat anak-anak yang menabuh kendang, menari dengan topeng, dan menjaga api tradisi agar tetap menyala.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kandang Berisi 15 Ribu Ekor Ayam di Lembeyan Magetan Ludes Terbakar

    Kandang Berisi 15 Ribu Ekor Ayam di Lembeyan Magetan Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Lembeyan Wetan Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan pada Sabtu (05/04/2025). Api menghanguskan kandang peternakan ayam milik Karmanto. Sebanyak 15 ribu ternak ayam beserta kandangnya hangus dilalap si jago merah. Menurut keterangan saksi mata, diketahui asap hitam membumbung tinggi sekitar pukul 06.30 WIB. 3 unit mobil pemadam […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti keluarga Sakti Ramadhani Saputro (24), pekerja migran asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Sakti dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan kerja di Kota Kurume, Prefektur Fukuoka, Jepang. Insiden tragis itu terjadi saat Sakti tengah membongkar sebuah bangunan dua lantai yang telah lama tak digunakan, tepatnya pada Selasa, 15 […]

    Bagikan
  • Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau tahun ini menjadi cobaan berat bagi petani di Desa Getas Anyar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Cuaca yang tak menentu, serangan hama, hingga persoalan pupuk membuat hasil panen jauh dari harapan. Alih-alih bisa menopang ekonomi keluarga, harga jual tembakau justru anjlok di pasaran. Biasanya, daun tembakau basah dari kebun […]

    Bagikan
  • Laka Lantas Meningkat, Kapolres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Etika Berkendara

    Laka Lantas Meningkat, Kapolres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Etika Berkendara

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mencatat kasus kecelakaan lalu lintas meningkat selama tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Kecelakaan didominasi oleh faktor pengemudi atau pengendara dengan kategori karyawan swasta dan pelajar. Hal tersebut menjadi atensi jajaran Polres Madiun Kota melalu Satlantas untuk terus menekan angka laka lantas. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus […]

    Bagikan
  • Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta

    Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemeriksaan intensif terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlangsung hingga Sabtu dini hari (08/11/2025). Setelah hampir tujuh jam pemeriksaan, sekitar pukul 02.00 WIB, dua mobil berpelat AD yang diduga milik tim penyidik KPK tampak keluar dari Mapolres Ponorogo. Sementara […]

    Bagikan
  • Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Layanan kereta api (KA) lokal BIAS dari Stasiun Caruban menunjukkan tren positif sejak pertama kali beroperasi pada 17 Agustus 2025. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat, okupansi penumpang cukup tinggi selama sebulan pertama. “Dalam periode 17 Agustus hingga 16 September 2025, jumlah okupansi keberangkatan dan kedatangan […]

    Bagikan
expand_less