Berita Terkini
Trending Tags

SDN Glonggong 04 Tanamkan Cinta Budaya Lewat Ekstrakurikuler Dongkrek

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 92
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SDN Glonggong 04 Kabupaten Madiun kesenian tradisional Dongkrek. Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — SDN Glonggong 04 Kabupaten Madiun punya cara unik menanamkan nilai budaya kepada siswanya. Sekolah ini menjadikan kesenian tradisional Dongkrek sebagai kegiatan ekstrakurikuler unggulan untuk membentuk karakter dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal.

Kepala SDN Glonggong 04, Suhartini, mengatakan pelestarian Dongkrek bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari pendidikan karakter dan identitas daerah.

“Melestarikan Dongkrek berarti menjaga nilai bahwa kebaikan selalu mengalahkan kejahatan, sekaligus mempertahankan warisan leluhur agar tetap hidup di generasi muda,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

Dongkrek merupakan kesenian khas Madiun yang lahir dari tradisi rakyat Mejayan abad ke-19 sebagai ritual tolak bala. Pertunjukannya memadukan musik perkusi, nyanyian, dan tarian. Bunyi kentongan “krek-krek” menjadi asal nama Dongkrek. Tokoh Panji melambangkan kebaikan, sementara topeng menyeramkan menggambarkan roh jahat.

Di SDN Glonggong 04, kegiatan ini dikemas dalam ekstrakurikuler “Seni Dongkrek Sekar Jati”. Nama Sekar Jati berarti “bunga keindahan sejati” simbol ketulusan dan keaslian. Kegiatan diikuti siswa kelas III hingga VI setiap minggu dengan bimbingan guru dan pelatih seni tradisional.

Materinya meliputi gerak tari, permainan musik tradisional, pemaknaan karakter topeng, hingga nilai-nilai filosofis seperti gotong royong dan kebersamaan. Latihan dilakukan melalui praktik langsung dan pementasan mini di sekolah. Salah satu penampilan terbaik mereka ditampilkan saat penyambutan Ka Kwarcab pada HUT Pramuka ke-64 di Dolopo.

Menurut Suhartini, Dongkrek memberi banyak manfaat bagi siswa — mulai dari melatih kreativitas, disiplin, hingga kepercayaan diri.

 “Anak-anak belajar gotong royong, kebersamaan, dan berani tampil di depan umum,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk ikut mengintegrasikan budaya daerah ke dalam pembelajaran.

Dengan moto “Bangga Berbudaya, Bangga Jadi Anak Indonesia,” SDN Glonggong 04 menunjukkan bahwa pelestarian budaya bisa dimulai dari ruang kelas — dari semangat anak-anak yang menabuh kendang, menari dengan topeng, dan menjaga api tradisi agar tetap menyala.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Mayday 2026, Polres Magetan Koordinasikan Pengamanan Lintas Sektor

    Antisipasi Mayday 2026, Polres Magetan Koordinasikan Pengamanan Lintas Sektor

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026, Polres Magetan menginisiasi rapat koordinasi lintas sektoral guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan, Rudy Harsono. Hadir pula dalam forum ini perwakilan Serikat Pekerja Seluruh […]

    Bagikan
  • Permendikdasmen Akan Hapus Guru Honorer Pada Tahun 2027, Dikbud Madiun Mulai Pendataan

    Permendikdasmen Akan Hapus Guru Honorer Pada Tahun 2027, Dikbud Madiun Mulai Pendataan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah pusat mulai menerapkan penataan tenaga non-ASN di lingkungan sekolah negeri. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur guru honorer di sekolah negeri hanya diperbolehkan mengajar hingga 31 Desember 2026. Mulai 1 Januari 2027, sekolah negeri dilarang menganggarkan maupun menggunakan tenaga […]

    Bagikan
  • AHY Apresiasi Langkah Wali Kota Maidi Ubah TPA Winongo jadi Destinasi Wisata

    AHY Apresiasi Langkah Wali Kota Maidi Ubah TPA Winongo jadi Destinasi Wisata

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo Kota Madiun, Jumat (22/08/2025). Kunjungan ini disambut Wali Kota Madiun, Maidi, yang memaparkan konsep pengelolaan TPA dengan sistem landfill sekaligus pengembangan kawasan menjadi destinasi wisata baru. AHY mengapresiasi terobosan dan ide Wali Kota […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Ring Road Barat Ngawi, Satu Pengendara Tewas di Tempat

    Kecelakaan Maut di Ring Road Barat Ngawi, Satu Pengendara Tewas di Tempat

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ring Road Barat Km 06–07, tepatnya di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Minggu (22/6/2025) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. Insiden tersebut menyebabkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Impor Melonjak, Industri Kulit Magetan Kian Tertekan

    Harga Bahan Impor Melonjak, Industri Kulit Magetan Kian Tertekan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaku industri penyamakan kulit di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tengah menghadapi tekanan berat seiring kenaikan harga bahan baku impor. Situasi ini terjadi saat kondisi pasar masih cenderung lesu, sehingga memperberat beban produksi yang terus meningkat. Lonjakan harga terutama terjadi pada bahan pembantu, seperti krom, zat pewarna, dan pelembut kulit, yang naik […]

    Bagikan
  • Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 101
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Madiun mengaku resah dengan oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan, dan Ormas. Pasalnya mereka kerap mendatangi kantor desa dengan upaya mencari cari kesalahan kinerja pemerintah di desa hingga berujung pada praktik pemerasan.  Seperti yang dialami Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi. Karena […]

    Bagikan
expand_less