Segera Hadir Mini Zoo Bertema Australia, Pemkot Madiun Target Dibuka Tahun 2026
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
- visibility 28
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berinovasi dalam mengembangkan destinasi wisata edukatif. Kali ini, Pemkot tengah menyiapkan pembangunan mini zoo bertema Australia yang akan menjadi bagian dari kawasan wisata Kampung Australia di area Ngrowo Edu Park. Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Madiun dengan Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya.
Wali Kota Madiun, Maidi, menjelaskan bahwa pembangunan kebun binatang mini tersebut mendapat banyak dukungan, baik dari masyarakat maupun pihak Unipa Surabaya. Sejumlah hewan khas Australia sudah disiapkan untuk menghuni kawasan tersebut.
“Untuk bonbin, alhamdulillah masyarakat Kota Madiun dan luar kota banyak membantu. Ada tiga pasang rusa dari Adibuana Surabaya, 30 kelinci Australia, kambing Australia sekitar 30 ekor, dan tiga pasang burung merak. Bahkan ada juga yang akan menyumbang kanguru,” ujar Maidi.
Selain hewan-hewan Australia, Maidi menyebutkan bahwa beberapa satwa hasil tangkapan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) seperti ular besar dan biawak juga akan ditempatkan di lokasi tersebut. “Kandangnya sudah jadi, tinggal dipindahkan ke sini,” imbuhnya.
Mini zoo ini nantinya akan menjadi bagian dari kawasan wisata terpadu Kampung Australia yang mencakup beragam aktivitas edukatif dan rekreatif. Pengunjung dapat menikmati perjalanan menggunakan heritage express bus yang akan mengelilingi area wisata, mulai dari sentra UMKM, tempat pemancingan, kebun bunga, hingga area pertanian melon.

“Semua kita desain agar optimal di tahun 2026. Insyaallah nanti sudah buka dan terbuka untuk umum,” kata Maidi.
Untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan, Pemkot berencana menerapkan tiket masuk dengan sistem kontribusi pemeliharaan. “Kalau sudah jadi nanti pakai tiket, misalnya Rp. 10 ribu dan sebagian hasilnya untuk membeli makanan hewan seperti kanguru dan kelinci. Jadi masyarakat ikut menikmati sekaligus ikut memeliharanya,” jelas Maidi.
Wali Kota optimistis mini zoo ini akan menjadi daya tarik wisata baru sekaligus sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat. Dengan perawatan yang relatif mudah, satwa-satwa khas Australia diyakini dapat tumbuh dengan baik di lingkungan tersebut. (Surya/Krs)
- Penulis: Kriswanto


