
Sinergia | Kab. Madiun – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Kabupaten Madiun mulai berjalan. Sebanyak 38.371 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Anton Susilo, mengatakan pencairan dilakukan sejak dua pekan terakhir. Mekanisme penyaluran berlangsung di dua lokasi yakni kantor desa dan kantor cabang Pos Indonesia.
“Pos Indonesia menyalurkan bantuan melalui dua mekanisme tersebut. Pencairan sudah dimulai sejak 24 November 2025,” ujar Anton, Senin (08/12/2025).
Ia menjelaskan, sebagian data KPM masih harus divalidasi ulang sehingga penyaluran diperpanjang hingga awal Desember. Dinas Sosial menargetkan seluruh bantuan tersalurkan dalam pekan ini.
“Kami memantau kesesuaian data di lapangan. Harapannya penyaluran tepat sasaran sesuai hasil verifikasi desa,” kata Anton.
Anton menambahkan, 38.371 KPM penerima BLT Kesra merupakan data non-bansos yang dikirim Kementerian Sosial langsung ke Pos Indonesia. Dinas Sosial daerah hanya menerima lokasi penyaluran beserta jumlah penerima.
Karena sumber data berasal dari Kemensos, ia menilai kemungkinan besar warga yang sebelumnya menerima PKH atau BPNT juga dapat terdaftar sebagai penerima BLT Kesra. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp900 ribu per KPM.
Dinas Sosial Kabupaten Madiun, kata Anton, hanya menjalankan fungsi monitoring dan evaluasi pelaksanaan penyaluran oleh desa, termasuk memastikan kecocokan data dengan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
“Kami hanya melakukan monitoring serta evaluasi terkait ketepatan data yang dikerjakan operator desa melalui SIKS-NG,” ujarnya. (Tov/Krs)