Sirkuit Suryo Magetan Didorong Jadi Arena Balap Berstandar dan Penggerak Ekonomi Daerah
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 29
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai pembangunan Sirkuit Suryo di Kabupaten Magetan menunjukkan kemajuan pesat dan melampaui ekspektasi awal. Saat pertama kali ditinjau, kondisi lintasan dinilai belum memenuhi standar sirkuit, namun kini telah berkembang signifikan.
“Kalau dibandingkan dengan peninjauan awal, progresnya sudah jauh lebih baik dan semakin mendekati standar sirkuit yang layak,” ujar Khofifah.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Magetan akan terus memberikan dukungan untuk penyempurnaan fasilitas pada tahap selanjutnya. Upaya ini dilakukan agar Sirkuit Suryo dapat masuk dalam kalender event balap yang lebih luas.
“Ke depan kami bersama Pemkab Magetan akan melanjutkan dukungan pembangunan tahap berikutnya agar fasilitasnya semakin lengkap,” katanya.
Antusiasme masyarakat Magetan Raya terhadap keberadaan sirkuit juga menjadi perhatian. Menurut Khofifah, dukungan publik menjadi faktor penting dalam pengembangan kawasan tersebut sebagai pusat kegiatan olahraga.
“Animo masyarakat sangat tinggi, ini menjadi energi positif untuk pengembangan sirkuit ke depan,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia berharap keberadaan Sirkuit Suryo mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi dari daerah. Nama pembalap nasional Mario Suryo Aji disebut sebagai inspirasi bagi generasi muda Magetan.
“Harapannya akan muncul talenta-talenta baru dari Magetan yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya.

Selain sebagai sarana olahraga, sirkuit ini juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM.
“Ketika wisatawan datang, UMKM akan ikut tumbuh. Jadi ini bukan hanya pusat olahraga, tetapi juga pusat ekonomi baru,” jelasnya.
Penamaan Sirkuit Suryo sendiri diambil dari pahlawan nasional asal Magetan, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, yang juga merupakan gubernur pertama Jawa Timur.
Terkait pengembangan lanjutan, Pemprov Jawa Timur akan mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) pada tahap kedua. Program tersebut mencakup peningkatan kualitas lintasan melalui overlay aspal, pembangunan tribun penonton, serta pemasangan pagar sirkuit.
Khofifah juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun, sekaligus memanfaatkannya untuk pembinaan atlet sejak usia dini.
“Fasilitas ini harus dijaga bersama dan dimanfaatkan sebaik mungkin, baik untuk pembinaan atlet maupun penyelenggaraan berbagai event olahraga,” pungkasnya. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez






