Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Magetan kembali diperkuat oleh Polres Magetan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini digelar dengan menggandeng Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (BPN) sebagai langkah nyata dalam pengendalian inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Berbeda dari kegiatan pasar murah konvensional, Polres Magetan menerapkan pola blusukan mobiling. Polsek jajaran turun langsung ke desa-desa, kelurahan, hingga pasar tradisional untuk memastikan akses pangan terjangkau benar-benar sampai ke masyarakat.

Tiga polsek, yakni Parang, Ngariboyo, dan Magetan melaksanakan pendistribusian beras dengan membawa masing-masing 2 ton beras premium SPHP kemasan 5 kilogram. Beras tersebut dijual melalui skema tebus murah dengan harga Rp. 11.500 per kilogram, sehingga warga cukup membayar Rp. 57.500 untuk 5 kilogram atau Rp. 115.000 untuk 10 kilogram.

Kasi Humas Polres Magetan, IPDA Indra, menegaskan bahwa pola jemput bola sengaja dipilih agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat GPM. “Kami tidak menunggu warga datang. Justru kami yang hadir ke desa-desa untuk memastikan akses pangan murah lebih mudah dan merata. Polres Magetan ingin harga beras bisa dijangkau oleh semua kalangan,” ujar IPDA Indra.

Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. “Kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga stabil, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi daerah agar tetap kondusif. Kami ingin masyarakat merasa aman, baik dari sisi keamanan maupun pemenuhan kebutuhan pokok,” tambahnya.

Dengan agenda yang rutin dan wilayah jangkauan yang terus diperluas, Gerakan Pangan Murah diharapkan memberikan manfaat lebih besar terutama bagi warga berpenghasilan menengah ke bawah.

Antusiasme masyarakat di setiap titik pelaksanaan menjadi bukti bahwa kehadiran Polri melalui program pangan murah benar-benar dirasakan manfaatnya. Selain membantu ekonomi warga, kegiatan ini juga mempererat kedekatan antara polisi dan masyarakat.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang hari raya Idul Adha 2025, permintaan hewan kurban mengalami peningkatan signifikan. Seperti di Kandang Putra Lembu Farm, Kota Madiun, stok sapi untuk kurban mengalami kenaikan hingga 50 persen. Satu ekor sapi memiliki harga yang berbeda, dari harga 21 juta sampai dengan 40 juta rupiah tergantung jenis dan berat sapi […]

    Bagikan
  • 12 Titik KDKMP di Kabupaten Madiun Tertahan, Bupati: Terkendala Lahan Perhutani

    12 Titik KDKMP di Kabupaten Madiun Tertahan, Bupati: Terkendala Lahan Perhutani

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Madiun belum berjalan mulus. Sedikitnya 12 titik pembangunan harus tertahan karena lokasi yang disiapkan berada di lahan milik Perum Perhutani dan masih menunggu persetujuan Kementerian Kehutanan. Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, Pemkab Madiun telah mengajukan komunikasi dan surat untuk memperoleh izin pendirian gerai […]

    Bagikan
  • Balon Udara Jatuhi Atap Rumah Warga Ngrupit Ponorogo

    Balon Udara Jatuhi Atap Rumah Warga Ngrupit Ponorogo

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah balon udara tanpa awak jatuh dan menimpa atap rumah warga di Dusun Tenggang, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, pada Sabtu malam (05/04/2025) sekitar pukul 22.45 WIB. Insiden ini menyebabkan bagian atap rumah terbakar dan beberapa peralatan rusak dilalap api. Kejadian tersebut sempat terekam video dan viral di media sosial. […]

    Bagikan
  • Wabup Madiun Pimpin DPC PKB, Hindari Sekat Faksi dan Merangkul Semua Elemen

    Wabup Madiun Pimpin DPC PKB, Hindari Sekat Faksi dan Merangkul Semua Elemen

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menunjuk dr. Purnomo Hadi sebagai calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Madiun definitif untuk periode 2026–2031. Penunjukan tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi kepengurusan PKB yang dilakukan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. dr. Purnomo Hadi mengungkapkan, pengumuman penunjukan calon […]

    Bagikan
  • Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan pedagang sayur keliling menggeruduk Kantor Pengadilan Negeri Magetan, Rabu (5/2/2025) sejak pukul 09.00 WIB. Mereka mengendarai motor atau pick up yang biasa dipakai berjualan sehari-hari lengkap beserta gerobak kayu berisi sayur mayur, sampai dengan aneka bumbu. Aksi ini buntut dari gugatan di Pengadilan Negeri Magetan yang dilayangkan oleh Bitner […]

    Bagikan
  • Bocah TK di Ponorogo Tewas Tenggelam di Sungai Sekayu, Sang Ibu Menangis Histeris

    Bocah TK di Ponorogo Tewas Tenggelam di Sungai Sekayu, Sang Ibu Menangis Histeris

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang bocah berusia lima tahun, Mohammad Tohip Sabilul Haq, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai aliran Sekayu, Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026). Korban ditemukan warga setelah dilakukan pencarian selama sekitar satu jam. Suasana duka menyelimuti keluarga korban saat jasad bocah tersebut berhasil ditemukan. Sang ibu, Sofi […]

    Bagikan
expand_less