Berita Terkini
Trending Tags

Skrining Kesehatan Poli Anak di RSUD Caruban Pastikan Tumbuh Kembang Optimal Sejak Dini

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
RSUD Caruban kini menghadirkan layanan Poli Tumbuh Kembang Anak, (16/3/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Upaya memastikan anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai tahapan usianya kini semakin mudah diakses masyarakat Kabupaten Madiun. RSUD Caruban menghadirkan layanan Poli Tumbuh Kembang Anak, yang fokus pada pemantauan serta penanganan dini berbagai gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Layanan ini dikembangkan sebagai bentuk skrining kesehatan sejak dini agar potensi anak dapat dikenali dan dikembangkan secara optimal. Melalui poli tersebut, orang tua dapat memantau berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari fisik hingga kemampuan sosial dan emosional.

Dokter Spesialis Anak dr. Aries Krisby menjelaskan, pemantauan pertumbuhan anak sebenarnya dimulai sejak bayi lahir. Pada tahap awal, tenaga medis akan mengevaluasi indikator dasar seperti kenaikan berat badan, panjang badan, serta lingkar kepala.

“Pertumbuhan anak itu dimulai sejak lahir. Yang pertama kita lihat adalah apakah berat badannya naik, bagaimana panjang badannya, dan bagaimana lingkar kepalanya,” ujarnya Senin (16/3/2026).

Image Not Found
Pemantauan tumbuh kembang dilakukan hingga anak memasuki usia remaja, Foto : Tova-Sinergia

Setelah memastikan aspek pertumbuhan, dokter kemudian menilai perkembangan anak sesuai usia. Misalnya pada usia dua hingga tiga bulan, bayi biasanya mulai mampu mengangkat kepala atau menunjukkan respons sosial seperti tersenyum ketika melihat orang tuanya.

“Perkembangan itu tiap usia berbeda. Misalnya bayi usia dua atau tiga bulan biasanya mulai bisa mengangkat kepala dan menunjukkan ekspresi ketika melihat wajah orang tuanya,” kata dr Aries.

Pemantauan tersebut dilakukan secara berkelanjutan hingga anak memasuki usia remaja. Dengan cara itu, gangguan perkembangan dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganannya lebih efektif.

Di Poli Tumbuh Kembang Anak RSUD Caruban, sejumlah kasus yang ditangani berkaitan dengan gangguan pertumbuhan maupun perkembangan. Beberapa di antaranya seperti stunting, gangguan kenaikan berat badan, hingga gangguan perkembangan seperti ADHD, cerebral palsy, dan keterlambatan bicara (speech delay).

Menurut dr Aries, kasus speech delay menjadi salah satu yang cukup sering ditemui. Namun, melalui terapi dan pendampingan yang tepat, banyak pasien menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Selama ini kita sudah menangani anak dengan ADHD, cerebral palsy, hingga speech delay. Alhamdulillah dengan terapi yang dilakukan ada perbaikan pada banyak pasien,” ucapnya.

Sementara itu direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amiruddin, mengatakan Poli Tumbuh Kembang Anak mulai dihadirkan sejak 2025 sebagai layanan baru di rumah sakit tersebut.

Di dalam layanan tersebut, pasien akan ditangani oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter rehabilitasi medik, serta tenaga terapi seperti terapis wicara.

“Tujuannya untuk memantau perkembangan anak sejak usia dini. Kalau ditemukan kelainan bisa segera diobati atau ditangani,” kata drg Farid.

Image Not Found
Layanan Tumbuh Kembang Anak dapat memanfaatkan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan, (16/3/2026), Foto : Tova-Sinergia

Salah satu keunggulan layanan ini adalah masyarakat dapat memanfaatkan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan, khususnya bagi anak usia di bawah lima tahun. RSUD Caruban juga bekerja sama dengan puskesmas di wilayah Kabupaten Madiun untuk merujuk anak yang terindikasi mengalami gangguan tumbuh kembang.

Dengan adanya layanan tersebut, Farid berharap semakin banyak anak yang mendapatkan pemantauan kesehatan secara rutin sehingga gangguan pertumbuhan maupun perkembangan dapat dicegah sejak dini.

“Harapannya anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan jika ada kelainan sekecil apa pun bisa segera diketahui dan ditangani,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesehatan anak menjadi investasi penting bagi masa depan. Sebab, kualitas generasi mendatang sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan dan perkembangan anak sejak usia dini, (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

    Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia sekitar 8 tahun terakhir tinggal di gubuk reyot Jalan Paus Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Petugas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun telah meninjau kondisi keduanya. Hasil pendataan, pasangan lansia bernama Marmin dan Nyanirah itu sejatinya bukan warga Kota Madiun. “Pak […]

    Bagikan
  • Aksi Sosial Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Citra Diri 

    Aksi Sosial Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Citra Diri 

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Sebagai bentuk kepedulian TNI dalam menangani masalah sosial dan kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat, Korem 081/DSJ renovasi Panti Asuhan Citra Diri yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Kayen, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan. Tak tanggung-tanggung, renovasi yang dilakukan inipun secara menyeluruh. Mulai dari memperbaiki atap dengan mengganti kayu-kayu dan gentengnya, mengganti kusen pintu […]

    Bagikan
  • Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi berhasil membongkar praktik kelam perdagangan orang di wilayah Jawa Timur dan DKI Jakarta. Sindikat jual beli bayi berkedok adopsi legal itu menyerat empat orang sebagai tersangka. Hal itu diungkapkan Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon dalam konferensi pers pada Jumat (30/5/2025). Kasus ini bermula dari laporan seorang perangkat […]

    Bagikan
  • Fenomena Angin Puting Beliung Muncul di Atas Waduk Bening Widas Madiun

    Fenomena Angin Puting Beliung Muncul di Atas Waduk Bening Widas Madiun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga di sekitar Waduk Bening Widas, Saradan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dikejutkan oleh kemunculan fenomena alam berupa awan berputar menyerupai angin puting beliung di atas permukaan waduk, Kamis (30/10/2025) sore. Fenomena tersebut terekam dalam video amatir milik warga Desa Petung, Kecamatan Saradan, yang memperlihatkan gumpalan awan putih berputar membentuk pusaran […]

    Bagikan
  • Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 31 pelajar sekolah dasar di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tengah digembleng intensif sebagai calon polisi cilik (pocil) untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Mereka diproyeksikan mewakili Polres Madiun menuju ajang bergengsi yang digelar Polda Jawa Timur pada Oktober 2025. Seleksi berlangsung berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Setiap sekolah […]

    Bagikan
  • Monyet Legendaris Warung Puncak Gunung Lawu, Keluarga Mbok Yem Upayakan Temon Kembali

    Monyet Legendaris Warung Puncak Gunung Lawu, Keluarga Mbok Yem Upayakan Temon Kembali

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kepergian Mbok Yem, pemilik warung legendaris di puncak Gunung Lawu, meninggalkan sosok monyet jantan bernama Temon, hewan peliharaan yang setia menemani beliau selama bertahun-tahun. Kini, pasca wafatnya Mbok Yem pada 23 April 2025 lalu, keberadaan Temon justru menjadi sumber polemik. Monyet yang selama ini menjadi daya tarik para pendaki di […]

    Bagikan
expand_less