Berita Terkini
Trending Tags

Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 224
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Polisi Cilik Kecamatan Wungu terus digembleng latihan jelang seleksi tingkat Polda, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 31 pelajar sekolah dasar di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tengah digembleng intensif sebagai calon polisi cilik (pocil) untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Mereka diproyeksikan mewakili Polres Madiun menuju ajang bergengsi yang digelar Polda Jawa Timur pada Oktober 2025.

Seleksi berlangsung berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Setiap sekolah dasar mengirimkan dua perwakilan. Pelajar yang lolos akan melaju ke tingkat kabupaten. “Mudah-mudahan tahun ini hasilnya lebih baik, targetnya bisa lolos ke Polda Jatim,” kata Mahmudi, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Wungu, Sabtu (13/09/2025).

Proses latihan berlangsung sejak pertengahan Agustus. Latihan digelar setiap hari selama dua jam, dipandu anggota Polsek Wungu. Materi utama adalah peraturan baris-berbaris (PBB), mulai dari gerakan dasar hingga formasi variasi. Selain itu, ada 12 gerakan lalu lintas yang wajib ditampilkan saat lomba dengan durasi maksimal 15 menit.

“Untuk hasil maksimal butuh waktu minimal tiga minggu latihan. Normalnya sekitar dua bulan, sementara untuk tingkat nasional bisa tiga bulan karena materinya lebih berat,” jelas Aiptu Dedy Hermawan Santoso, koordinator pelatih pocil Polsek Wungu.

Meski jadwal padat, antusiasme para siswa tetap tinggi. Mahmudi menuturkan, anak-anak mampu cepat menyesuaikan diri dengan instruksi pelatih. Dampaknya terlihat di sekolah, di mana para peserta menjadi lebih disiplin dan sadar aturan berlalu lintas.

“Sejak dini mereka belajar taat aturan, jadi lebih tertib di sekolah, bahkan bisa menjadi contoh bagi teman-temannya,” ujar Mahmudi.

Selain mengejar prestasi lomba, pembinaan pocil juga diarahkan untuk mendukung kegiatan Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Aiptu Dedy menambahkan, keterlibatan siswa dalam kegiatan ini membantu meringankan tugas polisi, misalnya dengan menyeberangkan teman-teman sekolah di pagi hari.

Dengan latihan yang terus berjalan, tim pocil Wungu berharap bisa melampaui capaian tahun lalu yang hanya meraih Juara Harapan I tingkat Kabupaten Madiun. Tahun ini, targetnya jelas: menembus seleksi Polda Jatim.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12 Titik KDKMP di Kabupaten Madiun Tertahan, Bupati: Terkendala Lahan Perhutani

    12 Titik KDKMP di Kabupaten Madiun Tertahan, Bupati: Terkendala Lahan Perhutani

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Madiun belum berjalan mulus. Sedikitnya 12 titik pembangunan harus tertahan karena lokasi yang disiapkan berada di lahan milik Perum Perhutani dan masih menunggu persetujuan Kementerian Kehutanan. Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, Pemkab Madiun telah mengajukan komunikasi dan surat untuk memperoleh izin pendirian gerai […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Uler Raya, Diduga Terkait Kasus Korupsi Fee Proyek dan CSR

    KPK Geledah Kantor Uler Raya, Diduga Terkait Kasus Korupsi Fee Proyek dan CSR

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.486
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (6/4/2026). Selain menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Madiun, Noor Aflah, tim penyidik juga menyasar kantor kontraktor PT Uler Raya Indonesia yang berlokasi di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. […]

    Bagikan
  • Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, suasana berbeda tampak di Stasiun Madiun. Para karyawan PT KAI Daop 7 Madiun tampil anggun dengan mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok R.A. Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, […]

    Bagikan
  • SDN 1 Setono Ditutup, DPRD Ponorogo Dorong Penataan Guru dan Kaji Regrouping

    SDN 1 Setono Ditutup, DPRD Ponorogo Dorong Penataan Guru dan Kaji Regrouping

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penutupan SDN 1 Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, mendapat perhatian DPRD Kabupaten Ponorogo. Sekolah yang selama beberapa tahun mengalami kekurangan siswa tersebut akhirnya ditutup setelah tidak mendapatkan murid baru dan adanya keinginan wali murid agar anak-anak mereka bersekolah di tempat lain. Anggota DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, mengatakan keputusan penutupan SDN […]

    Bagikan
  • Unik! Seserahan Pernikahan di Ponorogo Berupa Sepasang Domba Merino

    Unik! Seserahan Pernikahan di Ponorogo Berupa Sepasang Domba Merino

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seserahan pernikahan umumnya berupa perlengkapan alat salat, perhiasan, pakaian, atau kebutuhan rumah tangga. Namun, pasangan pengantin di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ini memilih seserahan yang tidak biasa. Wilujeng Sri Utami dan Malindo Agus Sutrisno menghadirkan sepasang domba jenis Merino sebagai hadiah pernikahan. Momen tersebut berlangsung saat resepsi […]

    Bagikan
  • PMI Asal Ngawi Klaim Dirugikan Rp357 Juta, Guru PPPK di Magetan Dituding Ingkar Janji Pernikahan

    PMI Asal Ngawi Klaim Dirugikan Rp357 Juta, Guru PPPK di Magetan Dituding Ingkar Janji Pernikahan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penantian enam tahun untuk membangun rumah tangga berujung kekecewaan bagi RW, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ngawi, Jawa Timur. Ia mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan kerugian finansial setelah pria yang selama ini disebut sebagai calon suaminya, NS, seorang guru PPPK yang mengajar agama di salah satu SMP Negeri di […]

    Bagikan
expand_less