Berita Terkini
Trending Tags

Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
  • visibility 97
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi pasangan lansia yang tinggal di gubuk reyot, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia sekitar 8 tahun terakhir tinggal di gubuk reyot Jalan Paus Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Petugas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun telah meninjau kondisi keduanya. Hasil pendataan, pasangan lansia bernama Marmin dan Nyanirah itu sejatinya bukan warga Kota Madiun.

“Pak Marmin itu asli warga Kabupaten Madiun. Kalau Bu Nyanirah asli dari Ponorogo. Dari pengakuannya itu mereka nikah siri. Sudah kita upayakan untuk dibuatkan KTP Kota Madiun,” ujar Ketua RT 13 Kelurahan Nambangan Kidul, Supriyanto pada Kamis (13/3/2025).

Sementara itu, Dinsos PPPA Kota Madiun juga sudah menelusuri hingga ke keluarga masing-masing lansia tersebut. Namun, sudah tidak mau menerima. Keduanya memang sudah tinggal cukup lama di lokasi tersebut, tepatnya tepian bantaran Kali Madiun tersebut dengan bangunan non permanen. Petugas Dinsos PPPA Kota Madiun bersama dengan petugas kelurahan setempat sudah mendatangi pasangan lansia untuk ditangani.

“Kita upayakan untuk pindah sebagai warga Kota Madiun. Juga kami bujuk untuk pindah ke pondok lansia, tetapi yang bersangkutan tidak mau. Alasanya karena punya hewan ternak, tetapi sudah kita minta untuk membawa juga masih enggan pindah,” terang Subkor Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA Kota Madiun, Dedi Hermawan.

Untuk menempati Pondok Lansia harus warga Kota Madiun. Pasangan lansia itu sudah ber-KTP dan ber-KK Kota Madiun sejak awal Januari 2025 lalu. 

“Meski masih menolak tetap kami lakukan pendekatan. Hal ini sebagai upaya kami untuk menangani kondisi kedua lansia itu,” pungkas Dedi.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji Limit Persiapan Atlet Triathlon Kota Madiun Menjelang Kejurda April Mendatang

    Uji Limit Persiapan Atlet Triathlon Kota Madiun Menjelang Kejurda April Mendatang

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang akan berlangsung pada bulan April, tepatnya di Probolinggo, Federasi Triathlon Kota Madiun menggelar uji limit untuk mengukur kesiapan para atlet triathlon. Uji limit ini bertujuan untuk memastikan kondisi fisik dan mental atlet-atlet yang akan mewakili Kota Madiun dalam event tersebut. Uji […]

    Bagikan
  • Terjepit Harga Minyak Goreng, Pengrajin Lempeng Magetan Kurangi Isi dan Naikkan Harga Demi Bertahan

    Terjepit Harga Minyak Goreng, Pengrajin Lempeng Magetan Kurangi Isi dan Naikkan Harga Demi Bertahan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng curah kembali menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, para pengrajin kerupuk nasi atau lempeng mulai merasakan dampak signifikan akibat lonjakan biaya produksi yang terus meningkat. Harga minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Siagakan Posko Pengendali Harga Sembako di Pasar Besar Madiun

    Bulog Madiun Siagakan Posko Pengendali Harga Sembako di Pasar Besar Madiun

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di Kota Madiun dilakukan Perum Bulog Kantor Cabang Madiun mendekati momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Seperti dalam pemantauan stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Besar Madiun (PBM) pada Rabu (24/12/2025). Saat ini, permintaan beras SPHP di wilayah Perum […]

    Bagikan
  • Teror Kobra di Permukiman Warga, Puluhan Bayi Ular Dievakuasi Damkar Madiun

    Teror Kobra di Permukiman Warga, Puluhan Bayi Ular Dievakuasi Damkar Madiun

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Madiun mengevakuasi puluhan bayi ular kobra dari kawasan permukiman warga di Perumahan Green Indah, Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Jumat (23/1/2026). Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran sarang ular berada di bawah gorong-gorong saluran pembuangan air di dalam kompleks perumahan. Ular-ular tersebut diketahui baru menetas […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Harapkan Pemerintahan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Lisdyarita Jadi Plt Bupati

    DPRD Ponorogo Harapkan Pemerintahan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Lisdyarita Jadi Plt Bupati

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pemerintahan Kabupaten Ponorogo diharapkan tidak akan terhenti pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/11/2025). Dalam operasi tersebut, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait mutasi serta promosi jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo. Sebagai langkah cepat agar roda […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

    Pemkot Madiun Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan kendaraan dinas berpelat merah untuk keperluan mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diberlakukan menjelang masa libur panjang yang dimulai Rabu (18/3/2026) hingga Selasa (24/3/2026). Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan larangan tersebut telah disampaikan kepada seluruh pimpinan Organisasi […]

    Bagikan
expand_less