Berita Terkini
Trending Tags

Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
  • visibility 123
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi pasangan lansia yang tinggal di gubuk reyot, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia sekitar 8 tahun terakhir tinggal di gubuk reyot Jalan Paus Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Petugas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun telah meninjau kondisi keduanya. Hasil pendataan, pasangan lansia bernama Marmin dan Nyanirah itu sejatinya bukan warga Kota Madiun.

“Pak Marmin itu asli warga Kabupaten Madiun. Kalau Bu Nyanirah asli dari Ponorogo. Dari pengakuannya itu mereka nikah siri. Sudah kita upayakan untuk dibuatkan KTP Kota Madiun,” ujar Ketua RT 13 Kelurahan Nambangan Kidul, Supriyanto pada Kamis (13/3/2025).

Sementara itu, Dinsos PPPA Kota Madiun juga sudah menelusuri hingga ke keluarga masing-masing lansia tersebut. Namun, sudah tidak mau menerima. Keduanya memang sudah tinggal cukup lama di lokasi tersebut, tepatnya tepian bantaran Kali Madiun tersebut dengan bangunan non permanen. Petugas Dinsos PPPA Kota Madiun bersama dengan petugas kelurahan setempat sudah mendatangi pasangan lansia untuk ditangani.

“Kita upayakan untuk pindah sebagai warga Kota Madiun. Juga kami bujuk untuk pindah ke pondok lansia, tetapi yang bersangkutan tidak mau. Alasanya karena punya hewan ternak, tetapi sudah kita minta untuk membawa juga masih enggan pindah,” terang Subkor Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA Kota Madiun, Dedi Hermawan.

Untuk menempati Pondok Lansia harus warga Kota Madiun. Pasangan lansia itu sudah ber-KTP dan ber-KK Kota Madiun sejak awal Januari 2025 lalu. 

“Meski masih menolak tetap kami lakukan pendekatan. Hal ini sebagai upaya kami untuk menangani kondisi kedua lansia itu,” pungkas Dedi.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola. Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang […]

    Bagikan
  • Mancing di Kolam, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam

    Mancing di Kolam, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo –  Sumanto warga Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo harus berurusan dengan pihak kepolisian. Hal itu setelah pria 50 tahun itu menembak seorang anak dengan senapan angin. Korban, AL (12), seorang pelajar kelas 1 MTs asal Desa Beton, Kecamatan Siman, tertembak di lengan kiri saat mencoba memancing ikan lele di kolam milik […]

    Bagikan
  • Satgas MBG Madiun Bakal Sidak 47 Dapur SPPG, Cek Kualitas hingga Sanitasi

    Satgas MBG Madiun Bakal Sidak 47 Dapur SPPG, Cek Kualitas hingga Sanitasi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Tugas (Satgas) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Madiun bakal turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke puluhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional, kualitas makanan, hingga standar sanitasi berjalan sesuai ketentuan. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, yang juga menjabat […]

    Bagikan
  • Tambang Ilegal di Jenangan Ponorogo Rusak Lahan dan Bantaran Sungai

    Tambang Ilegal di Jenangan Ponorogo Rusak Lahan dan Bantaran Sungai

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aktivitas pertambangan ilegal di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai dikeluhkan masyarakat. Selain merusak lahan perkebunan warga, aktivitas tersebut juga diduga mengganggu bantaran sungai akibat pengurukan yang dijadikan akses keluar masuk truk tambang. Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, area pertambangan ilegal berada di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Sejumlah titik lahan […]

    Bagikan
  • Raperda Penyertaan Modal Rp. 10 Miliar untuk Perumda Sari Gunung Segera Dibahas DPRD Ponorogo

    Raperda Penyertaan Modal Rp. 10 Miliar untuk Perumda Sari Gunung Segera Dibahas DPRD Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seluruh fraksi DPRD Ponorogo menyampaikan saran, masukan, dan catatan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung. Catatan tersebut disampaikan oleh masing-masing juru bicara fraksi dalam rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum (PU) fraksi dewan, Kamis (30/10/2025). Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Aktivitas penambangan pasir ilegal di aliran Sungai C, wilayah Dusun Bagi, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, resmi ditertibkan oleh Satpol PP dan kepolisian setempat pada Jumat (04/07/2025). Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya praktik penggalian material sungai secara manual tanpa izin resmi. Petugas gabungan juga melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) […]

    Bagikan
expand_less