Berita Terkini
Trending Tags

Resahkan Warga, Polisi Amankan 200 Selongsong Petasan dari Rumah Warga di Jenangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pamapta Polres Ponorogo temukan ratusan selongsong petasan di salah satu rumah warga Jenangan, (16/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Aparat kepolisian mengamankan ratusan selongsong petasan dari sebuah rumah warga di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Senin (16/3/2026). Penemuan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengaku resah dan merasa tidak nyaman dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Informasi dari warga itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan patroli dan pengecekan langsung ke lokasi yang dicurigai. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, polisi menemukan sekitar 200 selongsong petasan yang disimpan di salah satu rumah warga.

Selain selongsong petasan, petugas juga menemukan sedikit sisa bubuk petasan bekas di lokasi. Temuan tersebut kini turut diamankan sebagai bagian dari penyelidikan lebih lanjut. Polisi menduga barang-barang tersebut disiapkan untuk digunakan saat momentum tertentu, termasuk kemungkinan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Pamapta Polres Ponorogo, Ipda John Anderson, menjelaskan bahwa pengungkapan itu berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada petugas. Warga, kata dia, merasa terganggu dengan situasi di lingkungan mereka sehingga meminta kepolisian untuk melakukan pengecekan.

“Kami mendapat informasi ketidaknyamanan warga. Ketika melaksanakan patroli, kami menemukan rumah yang menyimpan selongsong, kurang lebih 200,” ujarnya.

Dalam proses penanganan kasus tersebut, polisi juga memeriksa sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Total ada 22 orang yang dimintai keterangan oleh petugas. Sebagian besar dari mereka diketahui masih berusia muda, rata-rata sekitar 18 tahun.

Menurut John, pihak yang diduga menyimpan selongsong petasan tersebut telah langsung diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo untuk penanganan lebih lanjut. Hal itu dilakukan agar proses penyelidikan dapat berjalan lebih mendalam, termasuk menelusuri asal-usul barang, tujuan penyimpanan, hingga kemungkinan adanya aktivitas peracikan petasan.

“Yang menyimpan kita serahkan langsung ke Satreskrim. Yang diperiksa ada 22 orang, rata-rata 18 tahun,” tambahnya.

Penemuan ratusan selongsong petasan ini menambah kewaspadaan aparat menjelang Lebaran. Pasalnya, penggunaan petasan berdaya ledak tinggi kerap memicu keresahan masyarakat dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama jika dirakit atau dimainkan tanpa pengawasan. Selain menimbulkan suara ledakan yang mengganggu, petasan juga rawan menyebabkan kebakaran maupun cedera serius.

Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas pembuatan maupun penyimpanan petasan. Polisi juga meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya, terutama yang berkaitan dengan bahan peledak rakitan atau petasan berukuran besar.

Hingga kini, Satreskrim Polres Ponorogo masih melakukan pendalaman atas temuan tersebut. Polisi belum menyimpulkan secara pasti motif penyimpanan ratusan selongsong petasan itu, namun dugaan sementara mengarah pada persiapan penggunaan saat perayaan Lebaran. Penyelidikan juga difokuskan pada kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyediaan maupun penyimpanan barang tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

    Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) terus berlanjut dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah Madiun Raya. Kehadiran jembatan tersebut menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Salah satu jembatan yang telah dimanfaatkan masyarakat berada di Desa […]

    Bagikan
  • Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Identitas para pelaku perampokan minimarket 24 jam di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota. Dua tersangka yang sudah diamankan adalah HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. Keduanya ditangkap di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah polisi […]

    Bagikan
  • Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan

    Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan baru muncul dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Kepala Desa Kebonagung, Balerejo, Kabupaten Madiun, Anton Sujarwo, akhirnya menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui perbuatannya dalam sebuah pernyataan resmi yang dibuat di Pondok Pesantren Al-Hasna, Kartoharjo, Magetan, Selasa (02/12/2025) malam. Pernyataan tersebut dibacakan Anton pada pukul […]

    Bagikan
  • 2 Kepala Dinas di Kota Madiun Diisi Plt, 2 Eselon II Tahun ini Menyusul Pensiun

    2 Kepala Dinas di Kota Madiun Diisi Plt, 2 Eselon II Tahun ini Menyusul Pensiun

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun hingga kini belum ada tanda-tanda melakukan mutasi jabatan di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dikonfirmasi usai pembekalan persiapan purna pegawai negeri sipil (PNS), Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto mengungkapkan hal itu terus dikoordinasikan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi ( Kemenpan-RB). […]

    Bagikan
  • Bahana Bersahaja di Bulakrejo, Ketika Pelayanan Publik Benar-Benar Turun ke Desa photo_camera 5

    Bahana Bersahaja di Bulakrejo, Ketika Pelayanan Publik Benar-Benar Turun ke Desa

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Udara pagi menyapa rombongan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi saat melangkah menyusuri jalan Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo pada Rabu (11/02/2026). Bersama Forkopimda serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Madiun, Bupati tilik para lansia. Tidak sekedar menyapa, namun juga bersenda gurau dengan para lansia sekaligus menyerahkan bantuan. […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menegaskan isu dugaan pemerasan terhadap kepala desa se-Kabupaten Madiun oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun tidak terbukti. Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Saiful Bahri Siregar menyampaikan hasil klarifikasi yang dilakukan terhadap Kasi Intel Kejari Madiun, menyusul kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang sempat ramai diberitakan. “Berita […]

    Bagikan
expand_less