Berita Terkini
Trending Tags

Stand Up Komedi Mahasiswa Ponorogo Ricuh Usai Sindir Monumen Reog

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kericuhan warga setelah salah satu stand up comedian kritik proyek pemerintah, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi stand up comedy yang digelar oleh sekelompok mahasiswa di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo pada Jumat (30/05/2025) berakhir ricuh. Pertunjukan yang awalnya dimaksudkan sebagai bentuk kritik terhadap 100 hari kinerja pemerintah daerah justru memicu kemarahan warga setelah menyinggung proyek Monumen Reog.

Salah satu komika dalam penampilannya menyebut monumen yang menelan anggaran hingga Rp164,7 miliar itu sebagai “patung kucing”. Sindiran tersebut memancing emosi sejumlah warga yang hadir dan menganggap lawakan itu sebagai bentuk penghinaan terhadap simbol kebanggaan daerah.

Pertunjukan yang baru berlangsung sekitar 15 menit pun terpaksa dihentikan. Sejumlah warga naik ke atas panggung, membubarkan acara, dan nyaris melakukan tindakan kekerasan terhadap komedian.

Petugas kepolisian yang berjaga segera mengamankan komedian tersebut dan membawanya ke dalam halaman Kantor DPRD Ponorogo untuk menghindari kericuhan lebih lanjut.

Salah seorang warga, Aang Parianto, menyatakan bahwa kritik merupakan hal yang sah dalam demokrasi. Namun ia mengingatkan bahwa setiap kritik sebaiknya disampaikan dengan data dan tidak merendahkan.

“Boleh saja mengkritik, asal ada bukti dan fakta yang jelas. Jangan asal bicara apalagi sampai menghina. Kami bangga dengan Monumen Reog, jadi jangan dibawa ke arah yang melecehkan,” tegas Aang saat diwawancarai.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Ahmad Segut, menyayangkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa materi yang disampaikan hanyalah bentuk ekspresi kreatif mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara ringan.

“Ini bagian dari ruang ekspresi publik. Kami tidak bermaksud menyinggung siapa pun. Kritik kami kemas dalam bentuk komedi agar lebih mudah diterima masyarakat,” ujar Ahmad.

Setelah situasi mereda, warga menurunkan panggung yang didirikan di depan Gedung DPRD dan massa membubarkan diri.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswi UGM Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Raya Sarangan – Cemorosewu

    Mahasiswi UGM Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Raya Sarangan – Cemorosewu

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana duka menyelimuti proses autopsi di RSUD dr. Sayidiman Magetan terhadap jenazah yang ditemukan di Jalan Raya Sarangan Cemoro Sewu pada Sabtu (12/03/2025). Proses autopsi berlangsung hingga Minggu (13/04/2025) dini hari. Satu per satu anggota keluarga korban keluar dalam kondisi terpukul dan tak kuasa membendung air mata. Korban diketahui bernama Sheila […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengirim 15 personel dalam tim SAR gabungan untuk membantu pencarian seorang pendaki yang hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Pencarian ditempuh melalui jalur Bukit Jobolarangan via Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol. Plt Kalaksa BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Penyelam Lake Guard Sarangan Bongkar Isi Dasar Telaga, Warganet Terpukau

    Penyelam Lake Guard Sarangan Bongkar Isi Dasar Telaga, Warganet Terpukau

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi para penyelam Lake Guard Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, baru-baru ini ramai diperbincangkan warganet. Pertanyaan masyarakat mengenai apa saja yang tersimpan di dasar telaga perlahan mulai terjawab setelah unggahan akun TikTok @Lakeguard_sarangan menampilkan rekaman penyelaman hingga kedalaman 12 meter. Dalam video tersebut, salah satu penyelam berhasil menemukan berbagai benda berharga milik […]

    Bagikan
  • Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat charger yang dibawa oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang. Hal itu guna mengelabui petugas saat […]

    Bagikan
  • DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel yang berdiri di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, dipastikan belum mengantongi izin resmi. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pada Selasa (08/07/2025). Arik menyebut, hingga saat […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

    Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga cabai rawit di Ponorogo, Jawa Timur hingga kini masih tinggi. Bahkan sempat menyentuh angka Rp. 120 Ribu per kilogramnya. Meski kini turun di kisaran harga Rp. 85 Ribu per kilogram, namun itu masih jauh dari harga normal. Kondisi ini memberikan tekanan besar terhadap pelaku usaha kuliner dan produsen sambal […]

    Bagikan
expand_less