
Sinergia | Magetan – Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Magetan tahun 2025 berada dalam tekanan. Hingga 10 Desember 2025, capaian PAD baru menyentuh 85,19 persen, menyisakan kekurangan sekitar Rp. 3 miliar dari target penuh Rp. 21,186 miliar.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan pun bergerak cepat untuk mengejar sisa waktu 21 hari di penghujung tahun. Sejumlah langkah percepatan dilakukan khususnya di dua destinasi penyumbang retribusi terbesar, yakni Telaga Sarangan dan Telaga Wahyu.
Pejabat Fungsional Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disbudpar Magetan, Didik Kurniawan, menyebut pihaknya sedang memaksimalkan seluruh potensi penerimaan yang ada.
“Target PAD sektor pariwisata tahun ini Rp.21,186 miliar. Sampai 10 Desember, pencapaiannya 85,19 persen. Masih kurang sekitar Rp.3 miliar, dan kami punya waktu 21 hari untuk mengejarnya,” jelas Didik, Jumat (12/12/2025).

Untuk menggenjot pendapatan, Disbudpar memperpanjang jam kerja petugas pemungut retribusi. Pada hari biasa, petugas kini berjaga mulai 06.30 hingga 22.00 WIB, sementara pada hari libur pelayanan diperpanjang hingga 23.00 bahkan 00.00 WIB. Selain itu, pengecekan tiket juga diperketat melalui penempatan petugas di titik-titik rawan lolosnya wisatawan dari pungutan retribusi.
“Kami menugaskan petugas untuk melakukan pengecekan tambahan di pintu masuk timur dekat Hotel Rejeki dan di pertigaan Dewi. Jika ada pengunjung yang lolos dari gerbang utama atau sisi lain, mereka masih bisa tersaring di titik ini,” ujar Didik.
Langkah ini diharapkan mampu menutup potensi kebocoran pendapatan sekaligus meningkatkan PAD dua destinasi unggulan tersebut. Meski optimis target dapat dikejar, Didik mengakui masih ada tantangan non-teknis, terutama kondisi cuaca yang tidak menentu jelang libur akhir tahun.
“Kami tetap optimis, tetapi faktor cuaca sangat memengaruhi. Karena itu Disbudpar sudah mengeluarkan edaran ke seluruh pengelola destinasi untuk meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi risiko,” tambahnya.
Pihaknya juga menunggu hasil rakor lintas sektor yang akan digelar Polres Magetan, terutama terkait pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Arahan dari Bapak Kapolres dan Dandim sangat kami nantikan untuk memastikan kelancaran dan keamanan wisatawan,” ujarnya.(Nan/Krs).