Berita Terkini
Trending Tags

Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Setelah sebelumnya enggan merespons permintaan konfirmasi, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Anggun Retno, akhirnya memberikan hak jawab terkait pemberitaan mengenai relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak masuk bekerja.

Hak jawab ini sekaligus menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya yang menyoroti keluhan sejumlah relawan mengenai status kerja dan ketidakpastian penghasilan. Anggun menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan pemutusan kerja, pemberhentian, atau merumahkan relawan MBG. Menurutnya, relawan yang tidak masuk bekerja belakangan ini sedang menjalani sistem rolling atau shifting jadwal kerja, karena jumlah relawan yang direkrut melebihi kebutuhan.

“Untuk 10 orang yang tidak bekerja itu memang mendapat giliran rolling jadwal masuk, karena jumlah relawan yang kami rekrut melebihi ketentuan yang ada,” ujar Anggun Retno, Jumat (19/12/2025).

Ia menjelaskan, penerapan sistem rolling tersebut dilakukan sebagai langkah untuk menyesuaikan jumlah tenaga dengan kapasitas dapur, sekaligus menghindari cut off relawan. Langkah ini juga diklaim sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN) yang secara tegas melarang pemutusan kerja relawan.

“Terkait aturan dan mekanisme kerja sudah disampaikan sejak awal dan disepakati bersama oleh relawan,” tambahnya.

Hak jawab ini disampaikan untuk memperjelas informasi publik, setelah sebelumnya sebagian relawan mengaku khawatir akan kehilangan penghasilan karena tidak lagi bekerja di dapur gizi MBG Banyudono.

Dengan penjelasan ini, pengelola berharap tidak terjadi kesalahpahaman mengenai status relawan di SPPG Banyudono, sekaligus memastikan bahwa pelaksanaan Program MBG tetap berjalan sesuai aturan dan komitmen bersama.(Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Ponorogo Tunda Pembahasan Raperda Penyertaan Modal ke Perumda Sari Gunung

    DPRD Ponorogo Tunda Pembahasan Raperda Penyertaan Modal ke Perumda Sari Gunung

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung, Rabu (12/11/2025). Rapat yang berlangsung di gedung DPRD Ponorogo itu dihadiri oleh pimpinan dan anggota dewan serta […]

    Bagikan
  • 500 Warga Terdampak Akibat Banjir Bandang Josaren Desa Sugihwaras

    500 Warga Terdampak Akibat Banjir Bandang Josaren Desa Sugihwaras

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sedikitnya 500 warga terdampak akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kec Saradan Kab Madiun. Warga terpaksa mengungsi ke rumah rumah penduduk dan bangunan sekolah yang dirasa aman dari terjangan air banjir. Kepala bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Dinsos Kab Madiun Dedy Anggoro mengaku pihaknya sudah berada di lokasi […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Madiun 2026, Pemkab Targetkan Pengangguran Turun 1 Persen

    Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Madiun 2026, Pemkab Targetkan Pengangguran Turun 1 Persen

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Job Fair 2026 di Pendopo Ronggo Djumeno, Selasa (19/5/2026). Bursa kerja tersebut diserbu ribuan pencari kerja dari berbagai daerah yang datang sejak pagi demi mendapatkan pekerjaan impian mereka. Angka pengangguran di Kabupaten Madiun memang mengalami penurunan dalam setahun terakhir. Berdasarkan data panitia, sekitar 2.000 peserta berasal dari […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan, Satu Peserta Gugur di Tahap Awal

    Seleksi Sekda Magetan, Satu Peserta Gugur di Tahap Awal

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan memasuki uji kompetensi manajerial dan sosio-kultural. Agenda ini telah digelar di Aula Lantai 5 Gedung BKD Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (28/8). Dari delapan peserta yang diundang, hanya tujuh yang hadir. Seorang kandidat, Ansar Rasidi—Staf Ahli Bidang Ekonomi dan […]

    Bagikan
  • Fasilitas Gedung DPRD Kota Madiun Dirusak Massa, Penutup Got hingga Tiang Bendera Dijarah

    Fasilitas Gedung DPRD Kota Madiun Dirusak Massa, Penutup Got hingga Tiang Bendera Dijarah

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demo di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) berujung anarkis yang menyebabkan sejumlah fasilitas rusak. Seperti kerusakan parah pada pintu kaca Gedung Paripurna akibat lemparan batu. Tidak hanya itu, fasilitas lainnya seperti taman, tiang bendera hingga kursi turut menjadi sasaran amukan massa. Personil pengamanan dari Polres Madiun Kota […]

    Bagikan
expand_less