Berita Terkini
Trending Tags

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perajin tempe di Ponorogo kecilkan ukuran akibat harga kedelai naik, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga kedelai impor di pasaran memaksa sejumlah perajin tempe di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengurangi ukuran produk mereka. Langkah ini diambil karena para perajin tidak berani menaikkan harga jual di tengah tuntutan pasar dan daya beli masyarakat yang terbatas.

Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Hadi Prayitno, perajin tempe asal Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Ponorogo. Ia mengaku harus memutar otak untuk mempertahankan usahanya yang telah dirintis selama 14 tahun terakhir.

Menurut Hadi, salah satu langkah yang diambil adalah mengurangi berat tempe. Jika sebelumnya satu kotak tempe memiliki berat 380 gram, kini hanya 350 gram atau berkurang sekitar 30 gram.

“Tidak ada jalan lain selain menyiasati. Ukurannya terpaksa dikurangi sedikit,” ujarnya.

Kenaikan harga kedelai yang terjadi dalam dua bulan terakhir menjadi penyebab utama. Per Senin, 4 Mei, harga kedelai kembali naik sebesar Rp100 per kilogram, menjadi Rp10.500 per kilogram. Padahal, dua bulan sebelumnya harga masih berada di kisaran Rp9.600 hingga Rp9.800 per kilogram.

Tak hanya kedelai, harga plastik sebagai bahan pembungkus juga mengalami kenaikan hingga hampir dua kali lipat. Kondisi ini semakin menambah beban produksi para perajin.

Hadi mengungkapkan, opsi menaikkan harga jual bukanlah pilihan yang mudah. Berdasarkan komunikasi dengan para pelanggan, kenaikan harga berisiko membuat pedagang tidak mampu menjual kembali tempe kepada konsumen.

“Kalau harga dinaikkan, pelanggan bisa kabur karena pedagang juga takut tidak laku,” katanya.

Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar, Hadi kini memproduksi tiga varian ukuran tempe dengan harga Rp2.000, Rp4.000, dan Rp5.000 per kemasan. Strategi ini dilakukan agar produk tetap terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Rafli, pedagang kedelai di Pasar Legi Ponorogo, menjelaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi saat ini merupakan harga eceran di tingkat pasar. Ia menyebut, lonjakan harga sudah terjadi sejak adanya konflik global yang memengaruhi pasokan kedelai impor.

Menurut Rafli, sebelumnya harga kedelai eceran berada di kisaran Rp10.000 per kilogram. Namun saat ini telah naik menjadi sekitar Rp12.000 per kilogram. Ia berharap harga kedelai dapat segera kembali stabil agar tidak semakin membebani pedagang maupun pelaku usaha olahan kedelai.

Para perajin berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga kedelai impor di pasaran. Pasalnya, tempe dan tahu merupakan salah satu bahan pangan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang nenek warga Desa Sawo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang sejak Sabtu siang (17/05/2025). Korban yang diketahui bernama Parni (64), diduga hanyut terbawa arus sungai anak Bengawan Madiun saat hendak menuju sawahnya di seberang sungai. Menurut keterangan keluarga, korban pergi ke sawah di wilayah Dusun Gayam, Desa […]

    Bagikan
  • Target Besar Golkar Madiun di 2029, Bidik Kursi Ketua DPRD dan Usung Lagi Hari Wuryanto

    Target Besar Golkar Madiun di 2029, Bidik Kursi Ketua DPRD dan Usung Lagi Hari Wuryanto

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Partai berlambang pohon beringin itu memasang target besar merebut sedikitnya ketua kursi DPRD Kabupaten Madiun, kursi Pimpinan DPRD Jawa Timur, serta kursi Pimpinan DPR RI. Target tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Mashudi, dalam […]

    Bagikan
  • Kapolres Madiun Kumpulkan Bhabinkamtibmas, Singgung Soal Jebakan Tikus Beraliran Listrik

    Kapolres Madiun Kumpulkan Bhabinkamtibmas, Singgung Soal Jebakan Tikus Beraliran Listrik

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik memberikan pengarahan kepada para Bhabinkamtibmas Polres Madiun yang digelar di Gedung Bhayangkara Polres Madiun, Rabu (5/2/2025). 179 personil Bhabinkamtibmas dinilai menjadi ujung tombak kepolisian di tingkat desa/kelurahan. Kapolres Madiun juga menyinggung permasalahan yang berkaitan dengan jebakan tikus beraliran listrik di persawahan. AKBP Mohammad Zainur […]

    Bagikan
  • Jembatan Gantung Desa Prigi, Menghapus Jarak, Menguatkan Asa  photo_camera 3

    Jembatan Gantung Desa Prigi, Menghapus Jarak, Menguatkan Asa 

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Suara gemericik Sungai Pacar mengalun pelan di bawah jembatan gantung yang baru saja rampung dibangun di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Jembatan sepanjang 38 meter itu tampak kokoh membentang, menjadi penghubung yang selama ini dinantikan warga dari tiga desa yakni Prigi, Margo, dan Karanggandu. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, akses […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya berjalan mulus. Dari total target 235 titik, baru 24 gerai yang dinyatakan selesai dan siap digunakan. Sejumlah persoalan administrasi serta status lahan masih menjadi hambatan utama di lapangan. Data terbaru menunjukkan masih ada 40 lokasi yang belum […]

    Bagikan
  • WOW ! Tiga Pengemis di Ponorogo Pendapatan Capai Ratusan Ribu Per Hari

    WOW ! Tiga Pengemis di Ponorogo Pendapatan Capai Ratusan Ribu Per Hari

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo kembali menjaring pengemis di jalanan selama bulan Ramadhan. Kali ini, tiga pengemis yang merupakan penyandang disabilitas terjaring razia pada Selasa (11/03/2025). Ketiganya merupakan warga luar Ponorogo, masing-masing berasal dari Madiun, Sragen, dan Blitar. Kini, mereka dibawa ke rumah singgah Dinsos P3A […]

    Bagikan
expand_less