Terekam CCTV, Pencurian Dua Karung Gabah di Ponorogo Viral di Media Sosial
- account_circle Ega Patria
- calendar_month Rabu, 24 Des 2025
- visibility 33
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian gabah terjadi di Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial setelah diunggah oleh keluarga korban.
Dalam kejadian yang berlangsung pada Rabu (24/12/2025) dini hari itu, pelaku diduga nekat menggondol dua karung gabah basah milik warga. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku beraksi sekitar pukul 03.15 WIB.
Rekaman berdurasi sekitar satu menit tersebut memperlihatkan seorang pria datang mengendarai sepeda motor dan berhenti di depan rumah korban. Setelah memastikan situasi aman, pelaku turun dari kendaraan dan mengambil dua karung gabah yang diletakkan di teras rumah, lalu kabur.
Korban pencurian diketahui bernama Mistri (59), warga Desa Prajegan. Anak korban, Eko Wahyudi, mengatakan keluarga baru mengetahui kejadian tersebut setelah memeriksa rekaman CCTV pada pagi harinya.
“Kami baru tahu pagi setelah melihat rekaman CCTV. Di teras rumah memang ada dua karung gabah yang baru dipanen,” ujar Eko Wahyudi.
Akibat pencurian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp. 400 ribu. Rekaman CCTV kemudian diunggah ke media sosial dengan harapan pelaku dapat dikenali oleh masyarakat.
Kepala Desa Prajegan, Timbul, membenarkan adanya peristiwa pencurian gabah tersebut. Ia menyebut kasus ini merupakan yang pertama kali terjadi di wilayah desanya. “Selama ini belum pernah ada pencurian gabah. Kami mengimbau warga agar lebih waspada, terutama saat menyimpan hasil panen,” kata Timbul.
Sementara itu, Kapolsek Sukorejo, Iptu Agustri Cahyo Wiyono mengungkapkan pihaknya telah menerima laporan pencurian tersebut. Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku,” ujar Iptu Agustri. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para petani yang baru panen, agar menyimpan hasil panen di tempat yang lebih aman guna mencegah tindak kejahatan serupa, terlebih menjelang perayaan Tahun Baru. (Ega/Krs).
- Penulis: Ega Patria


