Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Tiket KA Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Tembus 19 Ribu Penumpang

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 100
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KAI Daop 7 Madiun, Foto : Kriswanto

Sinergia | Madiun — Minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat, hingga akhir Januari 2026, jumlah pemesanan tiket telah menembus 19.110 pelanggan.

Data tersebut merupakan akumulasi pemesanan penumpang untuk periode H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Pemesanan tiket KA Lebaran sendiri telah dibuka hingga H-4 Lebaran, sehingga angka tersebut masih berpotensi terus bertambah.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa total tersebut mencakup penumpang yang naik maupun turun di seluruh stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

“Berdasarkan data sementara, tercatat 3.736 pelanggan naik dan 15.374 pelanggan turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Jumlah ini diperkirakan masih akan meningkat seiring berjalannya penjualan tiket,” ujar Tohari, Sabtu (31/1/2026).

Image Not Found
Suasana Stasiun Madiun (1/2/2026). Foto : Kriswanto

Sementara itu, beberapa stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode Angkutan Lebaran 1447 H antara lain Stasiun Madiun, Kertosono, Kediri, Blitar, dan Tulungagung. KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat yang berencana mudik atau bepergian saat Lebaran agar segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi penjualan KAI, serta merencanakan perjalanan dengan matang.

“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen memberikan layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran,” tutup Tohari. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Ngawi Sita Mobil hingga Sertifikat Tanah Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT GFT Indonesia Investment

    Kejari Ngawi Sita Mobil hingga Sertifikat Tanah Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT GFT Indonesia Investment

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam proses pembebasan lahan milik PT GFT Indonesia Investment. Dugaan korupsi ini mencakup gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proyek pembangunan pabrik mainan oleh investor asal Tiongkok di atas lahan seluas 19 hektare. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari […]

    Bagikan
  • Kapolres Ngawi Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Pakai untuk Tugas Lapangan

    Kapolres Ngawi Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Pakai untuk Tugas Lapangan

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Guna memastikan kesiapan operasional kendaraan dinas, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, didampingi Wakapolres Kompol Moh. Asrori Khadafi serta Kabaglog AKP Suyadi, melakukan pengecekan seluruh kendaraan dinas milik Polres dan Polsek jajaran, Kamis (22/05/2025).Pemeriksaan dilakukan di halaman Kepatihan Jln. Patiunus Ngawi, dan melibatkan para pejabat utama Polres Ngawi. “Tujuannya adalah […]

    Bagikan
  • Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 20/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria di kamar kos lantai dua, Minggu (07/12/2025) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan telungkup di lantai kamar. Pria tersebut diketahui bernama Saparin Budi Suwarno (64), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Sehari-hari ia bekerja sebagai […]

    Bagikan
  • Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Mayat Perempuan di Hutan Jati Sampung Ponorogo

    Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Mayat Perempuan di Hutan Jati Sampung Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Misteri penemuan mayat perempuan di hutan jati Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, akhirnya terungkap. Satreskrim Polres Ponorogo menetapkan Hartono (30), suami korban sebagai tersangka pembunuhan. Korban Alip Rahayu Arianti (ARA), 30 tahun, warga Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tersangka Hartono merupakan warga Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. […]

    Bagikan
  • Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ponorogo memastikan tidak pernah menerbitkan paspor atas nama Dewi Astutik, warga Kabupaten Ponorogo yang kini menjadi buronan dalam kasus penyelundupan sabu seberat dua ton di perairan Kepulauan Riau. Nama Dewi Astutik mendadak viral setelah disebut sebagai otak jaringan narkotika internasional. Padahal, perempuan asal Kecamatan Balong […]

    Bagikan
  • BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Madiun menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Alun-Alun Kota Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan atas disahkannya Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (UU KUHAP) oleh DPR RI beberapa waktu lalu. Koordinator lapangan aksi, Maikel Jeksen, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan hasil […]

    Bagikan
expand_less