Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 272
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Potret penjual gorengan di Pasar Magetan, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng dan bahan plastik dalam dua pekan terakhir kian menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lonjakan biaya produksi memaksa pelaku usaha melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari menaikkan harga jual hingga menyiasati ukuran produk agar tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil.

Di sejumlah pasar tradisional, harga minyak goreng bersubsidi MinyaKita kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga eceran berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per liter setelah sebelumnya mengalami kenaikan bertahap selama dua pekan terakhir.

Seorang pedagang sembako di Pasar Sayur Magetan mengungkapkan, kenaikan harga terjadi di tingkat distributor.

“Dari sebelumnya sekitar Rp195 ribu per karton isi 12, sekarang naik jadi Rp230 ribu. Kami akhirnya menjual eceran di kisaran Rp20 ribu sampai Rp21 ribu per liter,” jelasnya.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng non-subsidi dan minyak curah, meski tidak setinggi MinyaKita. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku plastik di pasar global serta dinamika geopolitik internasional.

Dampak langsung dirasakan pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada minyak goreng sebagai bahan utama. Parmiati, pedagang tahu goreng, memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan tetap bertahan. Namun, ia harus menyiasatinya dengan mengurangi ukuran dagangan.

“Kalau harga dinaikkan, pembeli bisa berkurang. Jadi saya perkecil ukuran saja, tapi tetap terasa berat karena bahan lain seperti kedelai juga ikut naik,” ujarnya.

Hal serupa dialami produsen kerupuk beras. Mereka terpaksa menaikkan harga jual untuk menutup biaya produksi yang terus meningkat.

“Kalau harga tidak disesuaikan, kami bisa rugi. Sekarang saja untuk balik modal sudah terasa sulit,” kata Suparno.

Image Not Found
stok foto plastik dan Minyakita, Foto : iStock

Selain minyak goreng, kenaikan harga plastik turut memperparah tekanan biaya produksi. Harga plastik dilaporkan naik antara 30 hingga 50 persen, tergantung jenisnya, dengan lonjakan tertinggi pada plastik bening non-daur ulang.

Santi, pedagang plastik di Pasar Baru Magetan, mengatakan harga plastik kemasan mengalami kenaikan tajam dan sangat fluktuatif.

“Plastik untuk kemasan gula atau kopi yang dulu sekitar Rp34 ribu per kilogram, sekarang bisa mencapai Rp58 ribu. Bahkan harganya bisa berubah sewaktu-waktu,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Banyak pembeli kini mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan dengan kondisi ekonomi.

“Biasanya pelanggan beli satu kilogram, sekarang hanya setengahnya. Mereka juga jadi lebih selektif,” tambah Santi.

Para pelaku usaha berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan pokok dan bahan pendukung produksi.

“Kami berharap ada solusi agar harga bisa kembali stabil, sehingga usaha kecil seperti kami bisa berjalan lebih tenang,” pungkasnya. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Bojonegoro – Pencarian terhadap RA (14) asal Ngawi yang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Madiun berujug duka. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang di Bendungan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (14/4/2025) sore. Seorang pekerja proyek bendungan melihat benda mencurigakan mengambang di permukaan air. Setelah didekati, ternyata itu adalah jasad manusia. Tim SAR gabungan […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Juli Mendatang, Tampung 100 Siswa dari Keluarga Miskin

    Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Juli Mendatang, Tampung 100 Siswa dari Keluarga Miskin

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Sekjen Kemensos) Robben Rico meninjau gedung yang akan digunakan sebagai lokasi sementara Sekolah Rakyat di Ponorogo pada Kamis (01/05/2025) sore. Gedung tersebut terletak di kawasan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Jalan Trunojoyo. Robben menyampaikan keyakinannya bahwa Sekolah Rakyat dapat mulai beroperasi penuh pada bulan Juli […]

    Bagikan
  • Rekam Jejak Riyin Nur Asiyah, Pengusaha yang Kini Selangkah Lagi Pimpin DPRD Magetan

    Rekam Jejak Riyin Nur Asiyah, Pengusaha yang Kini Selangkah Lagi Pimpin DPRD Magetan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Riyin Nur Asiyah kini menjadi sorotan publik setelah resmi ditunjuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan. Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan DPRD setelah Ketua DPRD sebelumnya, Suratno, dinonaktifkan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran […]

    Bagikan
  • Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Demi memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan transparan dan akuntabel, Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung di SMAN 2 Kota Madiun, Selasa (17/06/2025). Anggota Dewan Pendidikan Jatim, Prof. Parji, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses di lapangan, terutama dalam aspek […]

    Bagikan
  • Gerakan Pangan Murah Digelar di Kota Madiun, Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Bahan Pokok photo_camera 2

    Gerakan Pangan Murah Digelar di Kota Madiun, Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Bahan Pokok

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menekan inflasi serta mengendalikan lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Madiun di Lapangan Rejomulyo, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut disambut antusias warga. Sejak […]

    Bagikan
  • Menagih Janji Politik Nanik-Suyatni Usai Dilantik Sebagai Bupati-Wakil Bupati Magetan

    Menagih Janji Politik Nanik-Suyatni Usai Dilantik Sebagai Bupati-Wakil Bupati Magetan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Setelah resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/05/2025), Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, langsung dihadapkan pada tantangan besar yakni mengejar ketertinggalan berbagai program strategis dari pemerintah pusat maupun provinsi. Dalam keterangannya usai pelantikan, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti […]

    Bagikan
expand_less