Berita Terkini
Trending Tags

UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Potret penjual gorengan di Pasar Magetan, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng dan bahan plastik dalam dua pekan terakhir kian menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lonjakan biaya produksi memaksa pelaku usaha melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari menaikkan harga jual hingga menyiasati ukuran produk agar tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil.

Di sejumlah pasar tradisional, harga minyak goreng bersubsidi MinyaKita kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga eceran berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per liter setelah sebelumnya mengalami kenaikan bertahap selama dua pekan terakhir.

Seorang pedagang sembako di Pasar Sayur Magetan mengungkapkan, kenaikan harga terjadi di tingkat distributor.

“Dari sebelumnya sekitar Rp195 ribu per karton isi 12, sekarang naik jadi Rp230 ribu. Kami akhirnya menjual eceran di kisaran Rp20 ribu sampai Rp21 ribu per liter,” jelasnya.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng non-subsidi dan minyak curah, meski tidak setinggi MinyaKita. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku plastik di pasar global serta dinamika geopolitik internasional.

Dampak langsung dirasakan pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada minyak goreng sebagai bahan utama. Parmiati, pedagang tahu goreng, memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan tetap bertahan. Namun, ia harus menyiasatinya dengan mengurangi ukuran dagangan.

“Kalau harga dinaikkan, pembeli bisa berkurang. Jadi saya perkecil ukuran saja, tapi tetap terasa berat karena bahan lain seperti kedelai juga ikut naik,” ujarnya.

Hal serupa dialami produsen kerupuk beras. Mereka terpaksa menaikkan harga jual untuk menutup biaya produksi yang terus meningkat.

“Kalau harga tidak disesuaikan, kami bisa rugi. Sekarang saja untuk balik modal sudah terasa sulit,” kata Suparno.

Image Not Found
stok foto plastik dan Minyakita, Foto : iStock

Selain minyak goreng, kenaikan harga plastik turut memperparah tekanan biaya produksi. Harga plastik dilaporkan naik antara 30 hingga 50 persen, tergantung jenisnya, dengan lonjakan tertinggi pada plastik bening non-daur ulang.

Santi, pedagang plastik di Pasar Baru Magetan, mengatakan harga plastik kemasan mengalami kenaikan tajam dan sangat fluktuatif.

“Plastik untuk kemasan gula atau kopi yang dulu sekitar Rp34 ribu per kilogram, sekarang bisa mencapai Rp58 ribu. Bahkan harganya bisa berubah sewaktu-waktu,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Banyak pembeli kini mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan dengan kondisi ekonomi.

“Biasanya pelanggan beli satu kilogram, sekarang hanya setengahnya. Mereka juga jadi lebih selektif,” tambah Santi.

Para pelaku usaha berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan pokok dan bahan pendukung produksi.

“Kami berharap ada solusi agar harga bisa kembali stabil, sehingga usaha kecil seperti kami bisa berjalan lebih tenang,” pungkasnya. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Langkah Maidi Atasi Pencemaran Air di Kawasan PSC dan Saluran Sumber Umis

    Ini Langkah Maidi Atasi Pencemaran Air di Kawasan PSC dan Saluran Sumber Umis

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun mengadakan kerja bakti pembersihan di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) serta saluran Sumber Umis pada Rabu (09/04/2025). Kegiatan ini merupakan evaluasi pasca lebaran, dengan fokus utama pada kondisi lingkungan sekitar PSC. Pasalnya, kondisi saluran air yang melintasi kawasan PSC […]

    Bagikan
  • Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingkat perilaku seks bebas di kalangan remaja Kabupaten Magetan masih terbilang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Magetan menerima sedikitnya 68 permohonan dispensasi kawin. Ironisnya hal itu dikarenakan kehamilan di luar nikah maupun tertangkap berhubungan badan oleh keluarga atau warga. Menurut Hakim Pengadilan Agama Magetan, Sunyoto dari 68 perkara yang […]

    Bagikan
  • Polisi Tahan Pembuat Balon Udara dan Ribuan Petasan Jumbo di Ponorogo

    Polisi Tahan Pembuat Balon Udara dan Ribuan Petasan Jumbo di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepolisian Resor Ponorogo menangkap seorang pemuda yang kedapatan membuat balon udara tanpa awak disertai ribuan petasan berukuran besar. Aksi ini dibongkar pada 4 April 2025 lalu di Desa Plancungan, Kecamatan Slahung. Tersangka berinisial MH, 18 tahun, digelandang ke Mapolres setelah kedapatan merakit balon udara raksasa berdiameter 10 meter dan panjang 30 […]

    Bagikan
  • Musrenbangcam Manguharjo Catat 439 Usulan Prioritas untuk Pembangunan 2027

    Musrenbangcam Manguharjo Catat 439 Usulan Prioritas untuk Pembangunan 2027

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum musyawarah antara pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati program pembangunan daerah. Seperti yang dilaksanakan dalam Musrenbang tahun 2026 untuk perencanaan pembangunan tahun 2027 di Kecamatan Manguharjo pada Kamis (05/02/2026). Musrenbangcam Manguharjo ini dihadiri oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, Ketua DPRD Armaya, […]

    Bagikan
  • Jalur Domisili Dibuka Lebih Dulu, Calon Siswa Mulai Berburu PIN SPMB 2026

    Jalur Domisili Dibuka Lebih Dulu, Calon Siswa Mulai Berburu PIN SPMB 2026

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun 2026 di Jawa Timur mulai bergulir. Sejak Junat (29/5/2026), calon siswa mulai melakukan verifikasi nilai rapor dan pengambilan PIN sebagai syarat utama pendaftaran yang berlangsung hingga 9 Juni 2026. Di Kabupaten Madiun, salah satunya di layanan verifikasi dan pengambilan PIN di SMAN […]

    Bagikan
  • Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang tahun ajaran baru 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). “Perubahan ini mengikuti kebijakan menteri baru,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Mochammad Hasan, saat dikonfirmasi, Senin (28/04/2025). Hasan menjelaskan, dalam sistem SPMB, […]

    Bagikan
expand_less