Berita Terkini
Trending Tags

UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 25
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Potret penjual gorengan di Pasar Magetan, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng dan bahan plastik dalam dua pekan terakhir kian menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lonjakan biaya produksi memaksa pelaku usaha melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari menaikkan harga jual hingga menyiasati ukuran produk agar tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil.

Di sejumlah pasar tradisional, harga minyak goreng bersubsidi MinyaKita kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga eceran berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per liter setelah sebelumnya mengalami kenaikan bertahap selama dua pekan terakhir.

Seorang pedagang sembako di Pasar Sayur Magetan mengungkapkan, kenaikan harga terjadi di tingkat distributor.

“Dari sebelumnya sekitar Rp195 ribu per karton isi 12, sekarang naik jadi Rp230 ribu. Kami akhirnya menjual eceran di kisaran Rp20 ribu sampai Rp21 ribu per liter,” jelasnya.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng non-subsidi dan minyak curah, meski tidak setinggi MinyaKita. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku plastik di pasar global serta dinamika geopolitik internasional.

Dampak langsung dirasakan pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada minyak goreng sebagai bahan utama. Parmiati, pedagang tahu goreng, memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan tetap bertahan. Namun, ia harus menyiasatinya dengan mengurangi ukuran dagangan.

“Kalau harga dinaikkan, pembeli bisa berkurang. Jadi saya perkecil ukuran saja, tapi tetap terasa berat karena bahan lain seperti kedelai juga ikut naik,” ujarnya.

Hal serupa dialami produsen kerupuk beras. Mereka terpaksa menaikkan harga jual untuk menutup biaya produksi yang terus meningkat.

“Kalau harga tidak disesuaikan, kami bisa rugi. Sekarang saja untuk balik modal sudah terasa sulit,” kata Suparno.

Image Not Found
stok foto plastik dan Minyakita, Foto : iStock

Selain minyak goreng, kenaikan harga plastik turut memperparah tekanan biaya produksi. Harga plastik dilaporkan naik antara 30 hingga 50 persen, tergantung jenisnya, dengan lonjakan tertinggi pada plastik bening non-daur ulang.

Santi, pedagang plastik di Pasar Baru Magetan, mengatakan harga plastik kemasan mengalami kenaikan tajam dan sangat fluktuatif.

“Plastik untuk kemasan gula atau kopi yang dulu sekitar Rp34 ribu per kilogram, sekarang bisa mencapai Rp58 ribu. Bahkan harganya bisa berubah sewaktu-waktu,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Banyak pembeli kini mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan dengan kondisi ekonomi.

“Biasanya pelanggan beli satu kilogram, sekarang hanya setengahnya. Mereka juga jadi lebih selektif,” tambah Santi.

Para pelaku usaha berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan pokok dan bahan pendukung produksi.

“Kami berharap ada solusi agar harga bisa kembali stabil, sehingga usaha kecil seperti kami bisa berjalan lebih tenang,” pungkasnya. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

    Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus mempersiapkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2025. Hingga Rabu, 14/05/2025, tahapan telah memasuki proses pengumpulan koper milik para calon jemaah. Menurut Kepala Kemenag Magetan, Taufiqurrohman, koper para calon jemaah akan diberangkatkan lebih dahulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam, 15 […]

    Bagikan
  • Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Bengawan Madiun pada Sabtu (14/06/2025) akhirnya teridentifikasi sebagai Tanem (60), warga Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Ia sempat dilaporkan hilang sejak akhir Mei lalu. Jasad korban ditemukan warga di kawasan Dukuh Banjeng, Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, dalam kondisi membusuk dan […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Pilih Bersepeda ke Kantor, Ajak Anggota Terapkan Gaya Hidup Sehat

    Kapolres Magetan Pilih Bersepeda ke Kantor, Ajak Anggota Terapkan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen terhadap pola hidup sehat dan ramah lingkungan ditunjukkan Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dengan bersepeda menuju tempat tugas. Langkah ini menjadi tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong penggunaan sepeda bagi jajaran Polri dan ASN. Perjalanan tersebut ditempuh dari wisma dinas di Jalan Inspol Ismiadi menuju […]

    Bagikan
  • Caruban Lebih Inklusif, Trotoar Ramah Disabilitas Terus Dibangun di Madiun

    Caruban Lebih Inklusif, Trotoar Ramah Disabilitas Terus Dibangun di Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggenjot pembangunan trotoar ramah disabilitas di kawasan Caruban. Lewat tangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), wajah kota perlahan berubah, lebih ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Sejauh ini, jalur pedestrian yang dilengkapi guiding block atau jalur taktil sudah terbangun sepanjang 11 kilometer dari […]

    Bagikan
  • Naik Oman Air, Jemaah Sindo Wisata Berangkat Menuju Jeddah Arab Saudi

    Naik Oman Air, Jemaah Sindo Wisata Berangkat Menuju Jeddah Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Oman – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata tiba di Bandara Udara Internasional Muscat (MCT) Oman. Mereka pun menuju ruang tunggu sebelum masuk ke pesawat. Jemaah pun merasa senang akhirnya bisa berangkat menuju ke Jeddah, Arab Saudi. Seperti yang dirasakan oleh jemaah Haji Khusus Sindo Wisata, Zainal dan istrinya Suwarti yang menceritakan perjuangannya untuk […]

    Bagikan
  • Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia Magetan – Usaha pembuatan beduk di Kabupaten Magetan tengah menghadapi masa paling berat dalam hampir tiga dekade terakhir. Produksi beduk yang biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan, justru anjlok hingga 90 persen dibanding tahun sebelumnya. Seperti yang dialami Apung, pengrajin beduk asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, yang sudah menekuni kerajinan tersebut sejak 1997. Ia menyebut […]

    Bagikan
expand_less