Berita Terkini
Trending Tags

Dana Habis, Lima Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Berhenti Operasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 307
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
salah satu sppg di wilayah kecamatan kawedanan yang menutup operasionalnya di akhir tahun 2025., Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun anggaran, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mengalami hambatan serius. Lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan kegiatan produksi dan distribusi karena dana operasional telah habis.

Penghentian sementara ini bukan disebabkan kurangnya penerima manfaat, melainkan keterlambatan pencairan dana yang seluruhnya bersumber dari pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Dampaknya, dapur-dapur yang biasanya aktif setiap hari kini tidak beroperasi.

Lima SPPG yang berhenti sementara berada di Plaosan, Kawedanan Mojorejo, Ngariboyo Banjarejo 01, Kawedanan Genengan, dan Takeran Jomblang. Seluruhnya menghentikan layanan pada pekan terakhir Desember.

Sekretaris Daerah Magetan sekaligus Ketua Satgas Percepatan Program MBG, Wely Kristianto, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, penghentian operasional terjadi karena seluruh anggaran yang tersedia sudah terserap.

“Yang tidak beroperasi itu karena anggarannya memang sudah habis,” jelas Wely, Rabu (24/12/2025).

Ia menegaskan bahwa pemkab tidak memiliki ruang untuk melakukan intervensi anggaran, sebab pendanaan program sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat melalui BGN. Kondisi serupa juga terjadi di beberapa wilayah lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Rata-rata penghentian ini berkaitan dengan habisnya anggaran atau penyesuaian administrasi menjelang akhir tahun. Kebijakan BGN juga mengatur bahwa seluruh sisa dana wajib dikembalikan ke kas negara paling lambat 31 Desember 2025.

Penghentian layanan ini langsung dirasakan keluarga penerima, terutama orang tua siswa yang sebelumnya mengandalkan MBG untuk pemenuhan gizi harian. Sulastri (34), warga Plaosan, mengaku kecewa karena layanan berhenti bertepatan dengan akhir tahun. “Programnya nasional, tapi berhentinya pas akhir tahun juga. Anak-anak kan butuh makan setiap hari, nggak bisa menunggu anggaran,” ungkapnya.

Senada, Wahyudi (41), warga Kawedanan, menilai bantuan MBG sangat berarti bagi keluarga berpenghasilan rendah. “Selama program ini jalan, sangat membantu. Tapi saat berhenti begini ya terasa sekali. Kebutuhan gizi seperti kalah dengan administrasi,” ujarnya.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh SPPG akan kembali beroperasi pada awal tahun anggaran baru, yakni Januari 2026. Namun hingga layanan pulih, masyarakat termasuk orang tua siswa, ibu hamil, dan balita diminta memahami kondisi tersebut meski kebutuhan gizi tetap berjalan setiap hari.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Pemkab Madiun Putar Roda Ekonomi Desa, Borong 1.000 Nasi Bungkus Warung Warga

    Strategi Pemkab Madiun Putar Roda Ekonomi Desa, Borong 1.000 Nasi Bungkus Warung Warga

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ada pemandangan menarik dalam gelaran Bakti Harmoni Madiun Bersih Sehat dan Sejahtera (Bahana Bersahaja) 2026 di Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Rabu (13/5/2026). Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.000 porsi nasi bungkus dibagikan gratis untuk warga yang mengikuti kerja bakti. Menariknya, ribuan nasi bungkus tersebut bukan dipesan dari katering besar atau vendor […]

    Bagikan
  • 37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

    37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 37 warga binaan dengan kategori risiko tinggi dari sejumlah lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur resmi dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Security di Pulau Nusakambangan, Minggu (28/07/2025). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiono, mengungkapkan bahwa seluruh warga binaan tersebut dipindahkan setelah melalui proses asesmen, penyidikan, dan […]

    Bagikan
  • Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan pelajar di SMK Yosonegoro Magetan antusias dalam mengikuti sesi sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Rabu (15/10/2025). Ruang aula sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, berubah menjadi tempat diskusi hangat tentang demokrasi dan pemilu. Meski dilakukan bukan pada momen Pemilu ataupun Pilkada, kegiatan digelar […]

    Bagikan
  • Kang Giri Dorong BUMDes Tangkap Peluang Ekonomi Desa

    Kang Giri Dorong BUMDes Tangkap Peluang Ekonomi Desa

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mendorong kemandirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh wilayah. BUMDes diminta tidak sekadar menjalankan program wajib, tetapi mampu menangkap peluang ekonomi di tingkat desa. Menurut Kang Giri, BUMDes harus memberi dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi lokal dan pendapatan asli desa (PADes). Apalagi setiap tahun BUMDes mendapat […]

    Bagikan
  • Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir mulai merangkak naik. Harga cabai keriting, cabai rawit, dan cabai merah besar nyaris seragam, berada di kisaran Rp40–45 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya masih di level Rp30–35 ribu per kilogram. “Sekarang cabai semua rata-rata Rp40 sampai Rp45 ribu […]

    Bagikan
  • Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area […]

    Bagikan
expand_less