Wali Kota Maidi Cek Lahan Kantor Kemenhaj dan TPS 3R Terpadu
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- visibility 39
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi melakukan peninjauan dan pemantauan sarana dan prasarana pelayanan Pemerintah Kota Madiun pada Selasa (06/01/2026). Salah satunya terkait rencana pembangunan kantor Kementerian Haji dan Umroh di Kota Madiun. Salah satu titik lahan yang disiapkan berada di seputaran Jalan Ring Road di Kelurahan Winongo Kecamata Manguharjo.
“Itu tanahnya sudah kita siapkan. Pemkot 500 (meter persegi) punyanya Kemenhaj 500 (meter persegi). Jadi itu ada 1.000 (meter persegi) dan itu disebelahnya Ring Road. Jadi tempatnya itu luas banget,” ujar Wali Kota Maidi.
Lahan yang berada di dekat TPA Winongo ini telah diusulkan ke Kementerian dan tengah dikaji oleh Kanwil Provinsi Jawa Timur. Apabila tidak sesuai, ia mengaku, masih ada satu lahan yang dapat dimanfaatkan. Yakni, disebelah Pengadilan Agama.
“Itu kita sampaikan ke pak Menteri disana. Tapi dari tim Kantor Wilayah Provinsi itu ada kajian lebih dulu. Kalau itu tidak cocok, nanti kita cari tempat yang lebih cocok dimana. Ada lahan juga didekatnya Pengadilan Agama, tetapi itu harus urug 2 meter,” imbuhnya.
Wali Kota menegaskan pihaknya siap menyediakan lahan untuk pembangunan nantinya. Terlebih, tahun 2026 ini direncanakan akan mulai dibangun kantor Kemenhaj. “Persyaratannya seperti apa Insya Allah nanti akan kita bantu semuanya. Itu sistemnya hibah lahan, bangunan semua dari pusat,” terangnya.

Maidi mengungkapkan Pemkot Madiun komitmen mendukung kantor-kantor Pemerintahan baik pusat maupun provinsi yang dibangun di Kota Pendekar. Hal itu guna memfasilitasi pelayanan publik sebagai kebutuhan masyarakat.
Disisi lain, Pemkot Madiun juga tengah menyiapkan lahan untuk Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). Salah satunya, di belakang Taman Hutan Kota Madiun. Pengukuran lahan tengah dilakukan instansi terkait.
“Tahun 2027 kita harus zero sampah. Dan TPA Winongo 2027 itu diprediksi sudah full, maka ahrus segera dijalankan TPS 3R sesuai intruksi pak Menteri Lingkungan Hidup,” jelas Maidi.
Lahan tersebut dinilai strategis karena jauh dari pemukiman dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sesuai rencana tahun ini bakal ada enam TPS3R yang dibangun oleh Pemkot Madiun.
“Semua yang kita jalankan itu mengikuti aturan-aturan dari pemerintah pusat. Kita nanti ada 5 hektar, salah satunya disitu. Nanti kita membuat 6 TPS 3R tahun ini, masing-masing kecamatan ada 2,” ujarnya.
Pemkot Madiun akan secepatnya menyelesaikan program TPS 3R tersebut. Juga meminta seluruh instansi di Kota Madiun termasuk swasta untuk menyediakan tempat sampah yang telah dipilah-pilah. “Tidak ada kata, semua orang, semua kantor, semua yang aktivitas ekonomi harus ada tong sampah. Dan harus dipilah. Ini terus kita sosialisasikan. Jangan semuanya diserahkan kepada pemerintah,” pungkas Maidi.(Kris).
- Penulis: Kriswanto

