Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus dugaan kekerasan antarsiswa SMA Taruna Angkasa tengah ditangani Polres Madiun Kota, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan antarsiswa. Seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya. Orang tua korban, Edi Sutikno, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada Kamis (04/12/2025).

Insiden itu disebut terjadi pada Selasa malam (02/12/2025) sekitar pukul 21.30 hingga tengah malam. Saat itu, AAM sedang sakit dan mendapat perawatan di UKS. Namun, ia dijemput sejumlah siswa dan dibawa ke kamar 103, lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya pengeroyokan.

“Anak saya dipukuli sampai pingsan. Setelah sadar, ia kembali dipukul hingga matanya bengkak dan tidak bisa dibuka. Penganiayaan berlangsung sampai menjelang pagi,” ungkap Edi usai membuat laporan.

Informasi dari pihak sekolah menyebutkan bahwa ada 10 siswa yang mengakui keterlibatannya. Namun menurut keterangan korban, jumlah pelaku bisa mencapai 20 orang, sebagian besar merupakan siswa kelas XII. Motif tindakan kekerasan tersebut masih belum terungkap.

Korban sempat dilarikan ke UGD RS dr. Efram Harsana Maospati untuk mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian dirawat dan menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan. Hasil visum menunjukkan adanya banyak luka memar di tubuh korban, mulai dari dada, lengan, tangan, paha, hingga punggung. Terdapat pula hematom di bagian belakang kepala. Bahkan kawat behel giginya terlepas, diduga akibat benturan kuat.

“Semua luka sudah terekam jelas dalam visum. Hari ini juga dijadwalkan USG, MRI, dan panoramic untuk memastikan kondisi dalamnya,” tambah sang ayah.

Edi turut menyoroti lemahnya pengawasan sekolah. Ia menyebut, seharusnya siswa yang sedang dirawat di UKS tidak bisa keluar tanpa pengawasan. “Tidak ada SOP yang jelas. Anak sakit bisa keluar UKS tanpa izin. Ini kelalaian serius yang membuka celah terjadinya penganiayaan,” tegasnya.

Ia juga menerima informasi bahwa lokasi kejadian dipilih karena berada di area yang tidak terjangkau CCTV. “Kami ingin kasus ini diproses tuntas. Tahun lalu juga ada kasus kekerasan yang berujung kematian di sekolah ini. Jangan sampai budaya kekerasan terus dibiarkan,” ujarnya.

Selain proses hukum, Edi meminta pihak sekolah memperbaiki pembinaan karakter serta memperketat pengawasan lingkungan asrama. Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, Iptu Agus Riadi, saat dihubungi, membenarkan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Masih dalam tahap pendalaman,” singkatnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPLT, Jembatan Patihan Hingga Pondok Lansia Tahap II Diresmikan

    IPLT, Jembatan Patihan Hingga Pondok Lansia Tahap II Diresmikan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Sejumlah proyek strategis Pemerintah Kota Madiun tahun 2024 sudah kelar. Proyek-proyek tersebut pun kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Telah menyelesaikan sejumlah proyek strategis di 2024.  Adapun sejumlah proyek unggulan tersebut yaitu Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di kawasan TPA Winongo, Jembatan Patihan, dan Pondok Lansia tahap II. Peresmian dilakukan oleh Pj […]

    Bagikan
  • Viral, Pedagang di Telaga Sarangan Tegur Wisatawan yang Beli Pecel Keliling

    Viral, Pedagang di Telaga Sarangan Tegur Wisatawan yang Beli Pecel Keliling

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah potongan video yang memperlihatkan perdebatan antara pedagang dan wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, viral di media sosial pada Jumat (01/08/2025). Dalam video tersebut, seorang pedagang menegur sejumlah pengunjung yang tengah menikmati pecel yang dibeli dari pedagang keliling. Insiden bermula saat wisatawan duduk di salah satu area warung yang […]

    Bagikan
  • UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya merilis besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 untuk seluruh 38 daerah. Ketetapan itu tertuang dalam SK Gubernur Jawa Timur yang diteken Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (24/12/2025) menjelang tengah malam. Hal itu setelah melalui rangkaian pembahasan panjang bersama perwakilan pekerja dan kalangan usaha. Untuk Kabupaten […]

    Bagikan
  • Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik Permasalahan tukar guling aset Pemerintah Kabupaten Madiun dengan Pemerintah Desa Purwosari kian panjang. Komisi C DPRD Kabupaten Madiun bakal menginventarisir permasalahan aset yang kian menahun menjadi catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua komisi C DPRD Kabupaten Madiun  Rudi Triswahono menjelaskan pihaknya akan membahas bersama internal komisi. Serta […]

    Bagikan
  • Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Longsornya tebing tambang batuan (galian C) di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2025) pagi, menelan korban jiwa. Suroso (55), sopir truk, meninggal dunia setelah tertimbun material tambang. Peristiwa tragis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Magetan untuk mengambil langkah tegas. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti yang meninjau langsung lokasi […]

    Bagikan
  • Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar, tepatnya di Dusun Kaliwowo, Desa sekaligus Kecamatan Kedunggalar, Rabu (21/1/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Hino Engkel dan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang pelajar. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menyampaikan bahwa truk dengan nomor polisi L 8361 VUD dikemudikan oleh […]

    Bagikan
expand_less