Berita Terkini
Trending Tags

Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus dugaan kekerasan antarsiswa SMA Taruna Angkasa tengah ditangani Polres Madiun Kota, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan antarsiswa. Seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya. Orang tua korban, Edi Sutikno, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada Kamis (04/12/2025).

Insiden itu disebut terjadi pada Selasa malam (02/12/2025) sekitar pukul 21.30 hingga tengah malam. Saat itu, AAM sedang sakit dan mendapat perawatan di UKS. Namun, ia dijemput sejumlah siswa dan dibawa ke kamar 103, lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya pengeroyokan.

“Anak saya dipukuli sampai pingsan. Setelah sadar, ia kembali dipukul hingga matanya bengkak dan tidak bisa dibuka. Penganiayaan berlangsung sampai menjelang pagi,” ungkap Edi usai membuat laporan.

Informasi dari pihak sekolah menyebutkan bahwa ada 10 siswa yang mengakui keterlibatannya. Namun menurut keterangan korban, jumlah pelaku bisa mencapai 20 orang, sebagian besar merupakan siswa kelas XII. Motif tindakan kekerasan tersebut masih belum terungkap.

Korban sempat dilarikan ke UGD RS dr. Efram Harsana Maospati untuk mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian dirawat dan menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan. Hasil visum menunjukkan adanya banyak luka memar di tubuh korban, mulai dari dada, lengan, tangan, paha, hingga punggung. Terdapat pula hematom di bagian belakang kepala. Bahkan kawat behel giginya terlepas, diduga akibat benturan kuat.

“Semua luka sudah terekam jelas dalam visum. Hari ini juga dijadwalkan USG, MRI, dan panoramic untuk memastikan kondisi dalamnya,” tambah sang ayah.

Edi turut menyoroti lemahnya pengawasan sekolah. Ia menyebut, seharusnya siswa yang sedang dirawat di UKS tidak bisa keluar tanpa pengawasan. “Tidak ada SOP yang jelas. Anak sakit bisa keluar UKS tanpa izin. Ini kelalaian serius yang membuka celah terjadinya penganiayaan,” tegasnya.

Ia juga menerima informasi bahwa lokasi kejadian dipilih karena berada di area yang tidak terjangkau CCTV. “Kami ingin kasus ini diproses tuntas. Tahun lalu juga ada kasus kekerasan yang berujung kematian di sekolah ini. Jangan sampai budaya kekerasan terus dibiarkan,” ujarnya.

Selain proses hukum, Edi meminta pihak sekolah memperbaiki pembinaan karakter serta memperketat pengawasan lingkungan asrama. Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, Iptu Agus Riadi, saat dihubungi, membenarkan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Masih dalam tahap pendalaman,” singkatnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Hanya Suap Jual Beli Jabatan, KPK Endus Dugaan Korupsi Lain di Ponorogo

    Tidak Hanya Suap Jual Beli Jabatan, KPK Endus Dugaan Korupsi Lain di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pekan lalu menggemparkan publik. Apalagi, dalam kasus itu, KPK menetapkan 4 tersangka selain Sugiri yakni Agus Pramono, Sekda Ponorogo, dr. Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr. Harjono serta Sucipto, kontraktor atau rekanan proyek. Rupanya, lembaga anti rasuah tersebut […]

    Bagikan
  • Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah jembatan penyebrangan di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, roboh akibat pondasinya tergerus derasnya arus sungai. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, bahkan beberapa di antaranya nekat menerjang banjir untuk bisa beraktivitas. Jembatan besi sepanjang 10 x 3 meter itu putus pada Senin malam (17/05/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan […]

    Bagikan
  • Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upaya meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Madiun terus dilakukan. Salah satunya melalui penerapan metode GASING yakni Gampang, Asyik, Menyenangkan yang diperkenalkan kepada para guru di Kecamatan Saradan dan Gemarang. Metode pembelajaran yang menekankan langkah berhitung cepat dan logis ini diperkenalkan melalui pelatihan pengimbasan di Gedung Korwil 1 […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengandalkan metode pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan melalui pemasangan Rumah Burung Hantu (RBH) di berbagai sentra pertanian. Tercatat tahun 2025, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan telah membangun sebanyak 941 unit RBH yang tersebar di sejumlah wilayah rawan serangan tikus. Kepala Bidang Tanaman Pangan […]

    Bagikan
  • DJKA dan KAI Daop 7 Lakukan Ramp Check Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

    DJKA dan KAI Daop 7 Lakukan Ramp Check Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya melakukan pemeriksaan keselamatan atau ramp check di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Pemeriksaan tersebut merujuk pada aturan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015 mengenai standar pelayanan minimum angkutan […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski masih berada pada tahap awal. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua jalur yang sedang disiapkan pemerintah daerah untuk merealisasikan program pendidikan nasional tersebut. Muhtar menyebutkan bahwa alternatif pertama ialah menyiapkan […]

    Bagikan
expand_less